Channel9.id-Aceh Tamiang. Mendagri Tito Karnavian meminta Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bekerja keras membantu percepatan pemulihan layanan publik di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir dan longsor.
Arahan tersebut disampaikan Tito saat memimpin apel pembukaan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1/2026).
Tito menegaskan, keberhasilan pemulihan daerah terdampak bencana diukur dari tiga indikator utama, yakni berjalannya kembali fungsi pemerintahan secara normal, tersambungnya sarana publik, serta pulihnya aktivitas perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Tito mengapresiasi kerja cepat Kementerian Kesehatan yang berhasil memulihkan hampir seluruh rumah sakit umum daerah di 52 wilayah terdampak. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan tanpa banyak ekspos, namun berdampak besar bagi masyarakat.
“Saya paham betul Pak Menkes bekerja sangat keras sekali. Hampir semua rumah sakit umum daerah yang terdampak sudah kembali normal,” ujar Tito.
Tito juga memuji langkah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang aktif mendampingi pelaku usaha terdampak bencana. Pendampingan tersebut membuat aktivitas pasar, warung, toko, hingga restoran mulai kembali berjalan.
Menurut Tito, kehadiran Praja IPDN di Aceh Tamiang bukan hanya untuk membantu pemulihan layanan publik, tetapi juga memberi dukungan moril bagi kepala daerah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kita ingin membangkitkan semangat, supaya Pak Bupati dan Forkopimda tidak merasa sendiri, dan saudara-saudara kita di pengungsian juga tidak merasa sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, jika proses pemulihan di Aceh Tamiang berjalan cepat, Kemendagri membuka peluang menugaskan Praja IPDN ke daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Gayo Lues.
“Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengabdi dan memberikan dharma baktinya. Terima kasih, tetap semangat,” tandas Tito.
Baca juga: Ribuan Praja IPDN Turun ke Aceh Tamiang, Bersihkan Kantor Pemerintahan





