Connect with us

Nasional

Mendagri Minta Semua Pihak Disiplin Patuhi Aturan selama PPKM 

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta semua pihak mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat  (PPKM) di awal Tahun 2021 ini secara serentak di Jawa-Bali, dengan beberapa daerah prioritas.

Hal itu dikatakannya pada rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 wilayah DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, DI Yogyakarta, Banten, dan Bali melalui Vidcon di Ruang Rapat Mendagri, Jakarta Pusat, Jumat (8/01/2021).

“Ini pertama kali kita serentak. Jadi, mohon dukungan dari semua daerah. Jangan sampai nanti ada daerah yang kendor atau tidak melaksanakan,”ujar Tito.

Ia mengatakan bahwa penerapan pembatasan kegiatan akan dilakukan selama 2 minggu. Untuk itu, ia mengajak daerah-daerah yang disebutkan agar menerapkan pembatasan tersebut dengan konsisten dan benar-benar serentak.

“Satu saja yang tidak melaksanakan atau kendor itu akan mengakibatkan terjadinya efek pimpong, tidak berhasil. Dia akan pimpong ke daerah nanti yang berhasil menurunkan. Oleh karena itu, mari sama-sama konsisten,” imbaunya.

Tito pun meminta agar Pemda melakukan koordinasi secara intensif dengan Forkopimda, Satgas Covid-19, dan stakeholder terkait. Misalnya, asosiasi restoran, asosiasi hotel, dan lain-lain. Hal itu bertujuan agar para stakeholder juga memahami tentang aturan-aturan mengenai pembatasan kegiatan kali ini sebelum ada upaya penegakan dari pihak keamanan.

“Jadi semua stakeholdernya itu diberikan penjelasan supaya mereka memahami,”ucapnya.

Kemudian, Mendagri juga meminta kepala daerah proaktif melakukan evaluasi ihwal daerah-daerah yang belum menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik, sehingga dapat dibuatkan program yang sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut.

“Kami sarankan misalnya masker, daerah mana saja yang kepatuhannya rendah di tiap-tiap kabupaten/kota mana saja, bahkan bisa dibreak down lagi mungkin kecamatan mana, sehingga bisa diperkuat program masker itu di daerah itu,” tuturnya.

Tito mengaku jika ia telah meminta dukungan Kementerian Kesehatan untuk mendukung pemda dalam meningkatkan fasilitas kesehatan sehingga daerah dapat melakukan 3T (tracing, testing, treatment) dengan peralatan yang memadai.

“Kami sudah sampaikan kepada Pak Menkes sebaiknya semua kabupaten didukung dengan PCR. semua kabupaten seluruh Indonesia, 514.  Dukung dengan PCR melalui anggaran dari Kemenkes. Memang resikonya angka positif akan meningkat, tapi kita dapat angka yang real, dengan dapat angka yang real kita dapat membuat kebijakan penanganan dengan lebih tepat,” jelasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Imbau Warga KRB III Segera Turun

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) III segera turun menyusul terjadinya erupsi Gunung Merapi pada pukul 13.45 WIB, Rabu 27 Januari 2021.

“Sejauh ini kondisi Klaten, Alhamdulillah aman dan terkendali. Namun, otomatis kami minta masyarakat untuk langsung turun, yang belum mengungsi diminta untuk segera mengungsi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Klaten Sip Anwar di Klaten dilansir Antara.

Selain itu, para penambang pasir yang tadinya sempat beraktivitas normal di Kaliworo diminta untuk segera berhenti.

“Tadi juga sudah dirawuhi (didatangi) Pak Kapolres. Sejauh ini tetap aman, pengungsi juga tenang dan nyaman karena memang arahnya (awan panas) tidak ke Klaten,” katanya.

Dia mengakui sejauh ini masih cukup banyak warga yang bertahan di tempat tinggal masing-masing meskipun mereka berada di KRB III, salah satunya di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Sementara itu, Koordinator Pengungsian Balerante Zainu mengatakan sejauh ini para pengungsi yang ada di Balai Desa Balerante masih beraktivitas seperti biasa. Meski demikian, masih ada beberapa warga yang belum mengungsi.

“Pengungsi masih kondusif, tetapi memang masih ada juga yang di atas,” katanya.

Dia menyatakan untuk saat ini jumlah pengungsi yang ada di lokasi tersebut sebanyak 227 jiwa dengan jumlah ternak 119 ekor.

Diketahui Rabu ini, hujan abu terjadi beberapa kali namun dalam intensitas rendah. Hujan abu terjadi beberapa kali sejak Selasa 26 Januari 2021 malam.

HY

Continue Reading

Nasional

Pemkot Surabaya Tambah Kapasitas Bed Khusus Pasien Covid-19

Published

on

By

Pemkot Surabaya Tambah Kapasitas Bed Khusus Pasien Covid-19

Channel9.id-Surabaya. Terus meningkatnya kasus virus corona di Jawa Timur khususnya kota Surabaya meskipun saat ini sudah memasuki PSBB ketat jilid II Namun belum mengubah kondisi RS yang masih penuh pasien COVID-19.

Menyikapi hal ini Pemkot Surabaya akan menambah kapasitas bed khusus pasien Covid-19 di rumah sakit guna mengantisipasi penumpukan pasien di IGD.

“Kita sudah siapkan, untuk COVID-19 sendiri ruang antrean di IGD sudah kita tambah di RSUD Soewandhie 33 bed, dari 15 jadi 48,” kata Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana di ruang kerjanya, Rabu (27/1/21).

Sementara untuk penambahan bed di ruang ICU, Pemkot Surabaya belum bisa melakukannya. Sebab ada beberapa hal yang masih dipertimbangkan. Salah satunya SDM tenaga medis. Meskipun tempat dan berbagai peralatan medis sudah ada.

“Kalau ICU kita tidak bisa serta merta menambah bednya. Walaupun tempatnya, alatnya ada, tapi kan butuh tenaga medisnya,” ujarnya.

Whisnu pun berharap agar tidak ada penambahan pasien COVID-19 di RS, masyarakat di Surabaya tetap menjaga protokol kesehatan. Jika merasakan gejala, segera memeriksakan diri agar segera tertangani dan tidak menularkan ke keluarga.

Berkaca dari pengalaman isolasi mandiri justru malah menimbulkan adanya klaster keluarga untuk itu Pemkot Surabaya tidak menyarankan untuk isolasi mandiri di rumah

“Untuk mengantisipasi itu, sudah tidak ada isolasi di rumah. Karena pengalaman isolasi mandiri justru ada menjadi klaster keluarga. Kalau keluarganya keluar, bisa menjadi klaster kampung. Makanya kalau ada yang positif tanpa gejala (OTG), kita isolasi di Hotel Asrama Haji, supaya lebih terkontrol dan tidak ada klaster,” pungkasnya.

Continue Reading

Hot Topic

Positif Corona Bertambah 11.948, Jabar Penyumbang Terbanyak

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mencatatkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 11.948 pada Rabu, 27 Januari 2021. Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di tanah air berjumlah 1.024.298, sejak ditemukan kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Tercatat penambahan 387 orang meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona, sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 total berjumlah 28.855.

Baca juga: Tembus Satu Juta, Kasus Covid-19 Bertambah 13.095

Adapun pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 10.974 orang. Dengan penambahan tersebut, jumlah penderita yang sembuh mencapai 831.330 orang.

Sebanyak 11.948 kasus baru Covid-19 diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 77.788 spesimen dalam sehari. Dalam jangka waktu yang sama, ada 46.491 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.

Sejauh ini, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 8.959.395 spesimen terhadap 5.978.128 orang yang diambil sampelnya.

Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali menjadi  penyumbang tertinggi kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dengan penambahan sebanyak 3.198 kasus positif, Jabar menjadi peringkat pertama sebaran kasus Covid-19. Disusul DKI Jakarta yang menambah 2.314 kasus dan Jawa Tengah dengan 1.678 kasus.

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC