Connect with us

Nasional

Mendagri: Pilkada Momentum Pilih Pemimpin Daerah Atasi Covid-19

Published

on

Channel9.id-Batam. Pandemi Covid-19 memberikan dampak multidimensi, tidak hanya pada kesehatan tetapi berimbas kepada masalah sosial dan ekonomi yang merubah seluruh pola tatanan kehidupan. Selain masalah sosial, juga berdampak pada ekonomi. Hal itu juga berpengaruh pada sistem keuangan negara, sehingga daerah yang tadinya mengandalkan transfer pusat menjadi semakin tertekan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas Series 5 (Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Timur) dengan Tema : “Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas Melalui Pilkada Serentak yang Jujur Berintegritas”.

“Ada masalah kesehatan, berimbas ke masalah ekonomi karena adanya pembatasan atau rasa ketakutan masyarakat. Kemudian ke masalah sosial karena merubah pola demand dan supply, merubah pola permintaan barang merubah pola supply nya juga, otomatis produksi juga menjadi terdampak, ini menimbulkan problem masalah ekonomi dan keuangan,” ujarnya di Radisson Golf and Convention Center, Batam, Selasa (10/11).

Baca juga: Mendagri: Pelantikan Gubernur Aceh Momentum Menguatkan Kebersamaan

Oleh sebab itu, menurut Tito, Pilkada Serentak menjadi momentum yang baik untuk memilih kepala daerah yang berkapasitas menangani Covid-19 serta mendorong sinergitas pusat dan daerah  secara serius menangani pandemi ini.

“Pilkada ini menjadi penting. Jadi di balik, bukannya protokol Covid-19 untuk menjagain Pilkada supaya tidak menular, dibalik mindset kita, penanganan pandemi ini memanfaatkan momentum Pilkada untuk bisa memberikan kontribusi agar semua serius pusat dan daerah,” katanya.

Ia menuturkan, dirinya telah mengupayakan agar tema sentral Pilkada Serentak dapat mengangkat masalah-masalah real, yakni bagaimana kepala daerah dapat mengendalikan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

Tito menilai, tema ini akan membantu masyarakat memilih KDH yang tepat karena visi dan misi yang dipaparkan akan sejalan dengan masalah yang dihadapi penjabat pada saat terpilih nanti. Mendagri meyakini tanpa penanganan Covid-19 maka program lain tidak akan berjalan dengan baik.

“Sebagian besar masa jabatan bapak/ibu akan berhadapan dengan masalah ini, berhadapan dengan masalah kesehatan, mencegah penularan Covid-19. Bagaimana menghadapi ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan, restaurant yang tutup, hotel-hotel yang terdampak, tourism yang terdampak, pabrik-pabrik yang ada PHK, dan lain-lain,” tegasnya.

Tito mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Mulai saat ini kita juga harus mulai mengajak meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya tanggal 9 Desember, kenapa? Jangan sampai salah pilih, kalau salah pilih menyesalnya 4 sampai  5 tahun, gunakan hak pilih kalian,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Ketua PBNU Said Aqil Siroj Positif Covid-19

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube Kang Said Official, Minggu 29 November 2020 malam.

“Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siroj menunjukkan hasil positif,” kata Sofwan dalam video tersebut.

Baca juga: Wagub DKI Positif Covid-19, Tertular Staf Pribadi 

Sofwan pun meminta doa dari masyarakat bagi kesembuhan Said Aqil. “Atas arahan beliau kami diminta untuk menyampaikan kabar ini dengan harapan dan memohon doa dari Bapak Ibu sekalian warga NU, khususnya poro masyayikh saya mohon doa untuk kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa penyembuhan ini,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Sofwan, Said Aqil dalam kondisi baik dan dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta.

“Alhamdulillah saat ini beliau dalam kondisi baik sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta dengan perawatan yang intensif,” jelasnya.

Continue Reading

Hot Topic

Wagub DKI Positif Covid-19, Tertular Staf Pribadi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Melalui keterangan tertulis, ia menyatakan tetap dalam kondisi baik. Sesuai arahan dokter, saat ini Ariza menjalani isolasi mandiri.

“Alhamdulillah, meskipun hasil testing pada Jumat (27/11) kemarin menunjukkan positif Covid-19, namun kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali,” kata pria yang akrab disapa Ariza, Minggu (29/11).

Baca juga: Rizieq Tolak Tes Swab, Wagub DKI Ingatkan Denda Rp7 Juta 

Dia menuturkan, staf serta seluruh anggota keluarga sudah menjalani tes usap. Ariza melakukan dua kali tes usap atau PCR test pada Kamis (26/11/2020) dengan hasil negatif dan Jumat 27/11/2020) dengan hasil terkonfirmasi positif. Adapun tes dilakukan berdasarkan hasil dari pelacakan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Dari hasil pelacakan, Ariza diketahui positif karena tertular dari staf pribadinya yang sebeulumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut.

“Jadi, temuan positif Covid-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekali pun,” ujar Ariza.

Politikus Gerindra ini berharap, warga Jakarta semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak.

“Mohon doanya agar kita semua dalam kondisi sehat wal’afiat. Jakarta belum terbebas dari pandemi Covid-19. Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan protokol 3M. Tetap tingkatkan iman, imun, dan aman bahkan hingga di dalam lingkup keluarga kita,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

PP Muhammadiyah: Teror di Sigi Sulteng Bukan Konflik Agama

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan aksi teror yang diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora di Sigi, Sulawesi Tengah, bukan merupakan konflik antarumat beragama.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, meminta masyarakat untuk tetap tengan dan tidak terprovokasi aksi teror tersebut.

Mu’ti mengaku prihatin dengan terjadi kasus kekerasan di sebuah desa di Kabupaten Sigi. Ia meminta agar aparat keamanan segera bertindak dan menindak tegas pelaku sesuai hukuma yang berlaku.

Ia pun berharap Masyarakat mempercayakan penanganan masalah teror tersebut kepada aparat keamanan dan penegak hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Pemerintah dan pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat,” kata Mu’ti.

Baca juga: Kutuk Pembantaian Sigi, Mahfud MD: Masyarakat Jangan Terprovokasi 

Tak hanya itu, Mu’ti meminta agar pemerintah bisa segera memanggil para tokoh-tokoh masyarakat dan agamawan setempat untuk bermusyawarah mencari jalan keluar yang komprehensif terkait insiden ini.

Menurutnya, peristiwa itu bukan persoalan yang sederhana, sehingga harus diselesaikan dengan bersama-sama dan secara seksama.

“Diperlukan kebersamaan menyelesaikan persoalan agar peristiwa serupa tidak terjadi di tempat yang sama atau tempat yang lainnya,” kata Mu’ti.

Diketahui, diduga kelompok MIT di bawah pimpinan Ali Kalora melancarkan serangan dan pembakaran tujuh rumah warga di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11). Peristiwa itu telah menewaskan empat orang.

Mereka juga diduga membakar tujuh rumah yang salah satunya kerap dijadikan tempat ibadah umat Nasrani di daerah tersebut.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC