Meski Sepele, Goyangkan Kaki Selama Duduk Ternyata Bermanfaat
Lifestyle & Sport

Meski Sepele, Goyangkan Kaki Selama Duduk Ternyata Bermanfaat

Channel9.id-Jakarta. Terlalu lama duduk berisiko tinggi bagi kesehatanmu. Terlebih lagi bila disertai dengan gaya hidup tak sehat, seperti merokok, minum alkohol, dan minim beraktivitas fisik. Bukan cuma nyeri punggung atau otot melemah, Kamu juga berisiko terserang diabetes, serangan jantung, atau stroke.

Sayangnya, bagi sebagian orang, duduk lama tak bisa dihindari karena tuntutan kerja atau lain sebagainya. Bila Kamu di posisi ini, ada satu cara untuk mencegah risikonya yaitu menggoyangkan kaki saat duduk.

Memang tampak sepele. Namun, menurut penelitian, sengaja menggerakkan kaki saat duduk bisa melancarkan peredaran darah dan melindungi kesehatan arteri, terutama di kaki. Untuk lebih jelas perihal manfaatnya, berikut ini penjelasannya.

1. Bakar kalori
Menurut penelitian, menggoyangkan kaki sambil duduk membantu membakar kalori. Gerakan sederhana ini sebetulnya tak bisa menggantikan olahraga serta aktivitas fisik yang dibutuhkan tubuh. Namun, sering dilakukan, dalam sehari Kamu bisa membakar hingga 350 kalori. Adapun pembakaran kalori ini bisa mencegah obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

2. Cegah penyumbatan arteri
Penelitian lain menunjukkan bahwa menggerakkan kaki saat duduk akan memicu peredaran darah menuju tungkai bagian bawah karena adanya aktivitas otot. Pasalnya, otot jadi lebih aktif dan aliran darah jadi lebih deras, terjadi gesekan yang cukup intens pada arteri. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya penumpukan plak.

Plak tersebutlah yang bisa menyebabkan arteri menyempit, dan berujung pada penyakit arteri perifer. Akibatnya, darah tak bisa mengalir ke bagian tubuh tertentu, khususnya tungkai. Adapun gejalanya yaitu lain rasa nyeri atau kram pada kaki, terutama saat berdiri dari duduk atau berjalan.

Itu dia manfaat menggoyangkan kaki selama duduk. Ketimbang hanya diam dan kena risikonya, coba goyangkan kaki. Namun, bagaimana pun, aktivitas ini tak bisa diandalkan untuk menyeimbangkan gaya hidupmu yang sedenter. Maka dari itu, seimbangkan pula kebiasaan duduk lama dengan aktivitas fisik. Pun terapkanlah gaya hidup yang sehat.

(LH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6  +  4  =