Ekbis Hot Topic

OJK Finalisasi Taksonomi Hijau

Channel9.id-Jakarta. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan sedang memfinalisasi taksonomi hijau untuk mengklasifikasi sektor usaha ramah lingkungan yang berhak mendapatkan pembiayaan hijau. “Taksonomi hijau ini akan disusun, sekarang sedang kami finalisasi. Ini ada 1.000 lebih subsektor usaha, setiap proyek dan setiap industri dari hulu sampai hilir akan ada labelnya hijau atau tidak,” ujarnya, Selasa, 28 Desember 2021.

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga akan diklasifikasi dengan taksonomi hijau untuk melihat apakah usaha yang dijalankan ramah lingkungan. Dengan menelurkan taksonomi hijau. Indonesia akan menjadi negara keenam di dunia yang membuat kebijakan pembiayaan berdasarkan aktivitas ekonomi yang ramah lingkungan.

“Indonesia harus menjadi contoh karena penduduk dengan banyak pulau, dengan sumber daya nasional yang penting. Kami khawatir kalau ini tidak dikeluarkan, produk kita jadi tidak kompetitif secara global,” kata Wimboh.

Taksonomi hijau akan menjadi bagian dari kebijakan Indonesia untuk merealisasikan komitmen Perjanjian Paris menurunkan emisi karbon hingga 29 persen dengan upaya sendiri pada 2030 dan 41 persen dengan bantuan internasional. Sebelumnya pada 2015 OJK juga telah membuat peta jalan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong sektor keuangan memiliki bisnis yang ramah lingkungan.

Pada 2017 OJK juga telah mewajibkan lembaga jasa keuangan serta perusahaan yang melantai di bursa efek Indonesia untuk menyampaikan laporan kinerja berkelanjutan kepada masyarakat. “Dan Indonesia memperoleh peringkat satu tentang kepercayaan kepada perusahaan yang menyampaikan laporan kinerja berkelanjutan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2  +  7  =