Connect with us

Nasional

Pakar Komunikasi: Penanganan Covid-19 Agar Menjadi Tupoksi PBB

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Pakar Komunikasi Emrus Sihombing menyatakan, sampai saat ini belum ada satu negara yang berhasil melahirkan pemodelan yang efektif dalam penanganan dan mengatasi pandemi Covid-19 dengan segala kemungkinan variannya.

Emrus menyebut, seandainya pada 2021 ini, umat manusia di dunia mampu menanggulangi pandemi Covid, termasuk dengan segala kemungkinan variannya, merupakan suatu kesuksesan luar biasa.

Ia menuturkan, penyelesaian persoalan pandemi Covid, sangat tergantung mutlak terhadap sejauhmana seluruh umat manusia mempunyai kesadaran yang tinggi, sikap yang baik dan perilaku taat sekali terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Sebab, sampai saat ini, saya belum melihat ada formula yang valid dan reliabel secara ilmiah yang dapat menanggulangi tuntas pandemi Covid ini,”ujar Emrus, Senin (04/01).

Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 6.753 Senin Ini

Menurutnya, ada dua hal  yang bisa dilakukan secara simultan di setiap negara atau lebih baik lagi jika bersama-sama dilakukan di seluruh dunia menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pertama, kata Emrus, membuat dan mengimplementasikan strategi komunikasi sangat-sangat persuasi yang mendunia, seterusnya dilakukan secara nasional di setiap negara di dunia hingga ke tingkat keluarga. “Untuk itu, diperlukan proaktif peran PBB”, ungkapnya.

Emrus menilai, strategi komunikasi ini harus dilakukan secara masif, sistematis, terstruktur, berkesinambungan, kreatif dan inovatif di seluruh dunia. Sebab, sambungnya, segala program yang terkait dengan interaksi antar manusia, termasuk dalam mengatasi pandemi Covid, harus dimulai dengan komunikasi.

Dilanjutkan dengan komunikasi yang baik berbasis pada konsep, teori, metode dan yang tak kalah utamanya yaitu mengindahkan aksiologi komunikasi global dan yang berlaku di masing-masing negara.

“Kedua, penegakan hukum yang mendunia, ditaati setiap negara secara nasional hingga ke tingkat keluarga,”jelas Emrus. .

Khusus dalam penegakan hukum secara internasional, Emrus berujar, maka polisi setempat di suatu negara dalam penegakan hukum penanganan pandemi Covid sebagai representasi polisi internasional (PBB).

“Sehingga tidak ditafsirkan secara subyektif dan atau sempit oleh sekelompok masyarakat sebagai politisasi oleh rezim yang berkuasa di suatu negara,”tandasnya.

Emrus menilai, penanggulangan Covid-19 dengan kemungkinan segala variannya, amat sulit bisa di atasi secara sektoral geografis (satuan negara), tetapi harus menjadi program bersama mengglobal melalui PBB.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Gunung Semeru Mengeluarkan Awan Panas Level II Waspada

Published

on

By

Channel9.id-Lumajang. Gunung Semeru kembali meletus, Sabtu (16/1) pukul 17.48 WIB. Letusan Gunung Semeru yang berlokas di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur bahkan masih terjadi hingga saat ini.

“Gunung Semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilometer. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas,” ujar Bupati Thoriqul.

Kabar meletusnya Gunung Semeru juga disampaikan oleh Badan Nasional Penanganggulangan Bencana (BNPB) Indonesia. Lewat Twitter resminya, BNPB juga menyebutkan bahwa telah terjadi awan panas guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 KM pada Sabtu (16/1) pkl 17.24 WIB.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menyatakan, guguran awan panas terjadi sampai dengan pukul 18.35.

“Terjadi Awan panas guguran Gunung Semeru pukul 17:24 s/d 18:35 WIB dg amplitudo maksimum 22 mm durasi 4.287 detik,” kata Kasbani, Sabtu.

Kasbani juga menegaskan bahwa Gunung Semeru saat ini berada pada status level II alias waspada.
Bagi masyarakat di sekitar Desa Sumber Mujur serta Desa Curah Koboan dan sekitarnya, diimbau waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

Khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan juga harus waspada dalam menghadapi intensitas curah hujan yang tinggi lantaran bisa memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Continue Reading

Nasional

Yasonna Laoly: Tidak Ada Sanksi Pidana Bagi Penolak Vaksin

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan, tidak ada sanksi pidana bagi masyarakat yang menolak vaksin. Namun, pemerintah tetap mengimbau supaya masyarakat ikut program vaksinasi Covid-19.

Selain itu, warga yang tidak mengikuti Vaksin Covid-19 tetap akan diberi sanksi. Sanksi yang diberikan berupa sanksi administratif.

“Tidak ada sanksi pidana terkait sanksi ya. Mungkin perlu disampaikan juga terkait Hari Pers Nasional ini,” kata Yasonna dilansir WartaKota, Rabu 13 Januari 2021 lalu.

“Bentuknya sanksi administratif,” lanjutnya.

Yasonna menjelaskan, sanksi diperlukan untuk mendorong masyarakat supaya ikut bersama-sama dalam program vaksinasi guna mengatasi dampak pandemi Covid-19. Jika sebagian masyarakat sudah divaksin, maka akan tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity.

“Kalau hanya sebagian kecil, maka herd immunity tidak akan terjadi,” kata Yasonna Laoly.

Terlebih, dengan terciptanya kekebalan komunitas maka diharapkan Indonesia bisa melanjutkan kegiatan pembangunan dan ekonomi kembali tumbuh.

HY

Continue Reading

Nasional

Tambah 14.224 Kasus Baru Covid-19, DKI Penyumbang Terbanyak

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kasus baru Covid-19 masih terus menunjukkan penambahan signifikan. Bahkan, di akhir pekan ini, jumlah kasus baru Covid-19 menembus angka lebih dari 14 ribu.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 data pada Sabtu, 16 Januari 2021, terdapat penambahan 14.224 orang. Sehingga total akumulatifnya ada 896.642 orang di Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Dekati 900 Ribu, Kasus Baru Covid-19 tambah 14.224

DKI Jakarta menyumbang pasien positif Covid-19 tertinggi dengan penambahan 3.536 pasien. Disusul Jawa Barat yang bertambah 3.460 kasus baru Covid-19.

Berikut 5 provinsi dengan kasus baru Covid-19 tertinggi pada Sabtu, 16 Januari 2021:

  1. DKI Jakarta: bertambah 3.536
  2. Jawa Barat: bertambah 3.460
  3. Jawa Tengah: bertambah 1.997
  4. Jawa Timur: bertambah 1.160
  5. Sulawesi Selatan: bertambah 659
Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC