Opini

Polri Tetap Terpercaya

Oleh: Edy Budiyarso*

Channel9.id-Jakarta. Lembaga Charta Politica kembali membuat survey terbaru soal kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Hasilnya, Polri berada dalam tiga besar lembaga negara terpercaya oleh publik.

Bagi Polri, survey ini menunjukkan prestasi yang luar biasa. Kenapa? Pertama, Polri tetap dapat mempertahankan prestasi ini dalam lima tahun terakhir yang tidak hanya oleh satu lembaga survey. Kedua, karena Polri adalah lembaga negara dengan spektrum tugas pokok dan fungsi yang sangat luas.

Bayangkan, untuk tugas melayani masyarakat, petugas kepolisian digarda depan seperti Polsek, dapat menerima pengaduan dari binatang peliharaan menganggu taman tetangga. Sedangkan di level Mabes Polri, dalam tugas penegakkan hukum Bareskrim Polri biasa menangani kejahatan transnasional yang melibatkan pelaku kejahatan antar negara.

Di sini, kejahatan tingkat tinggi seperti penyelundupan narkoba antar negara, human trafficking atau perdagangan manusia dan kejahatan kerah putih lainnya.

Baca juga: Masuk Tiga Besar Lembaga Negara Dipercaya Publik, Polri Berterimakasih 

Polri juga memiliki prestasi tidak hanya di dalam negeri. Dalam penugasan internasional misalnya kontingan Formed Police Unit (FPU) Polri di PBB yang sudah bertugas di berbagai negara yang dilanda konflik dan peperangan. Seperti yang terjadi di Darfur, Sudan, dan sebelumnya di beberapa negara Balkan, dimana anggota polisi perdamaian kita cukup membanggakan.

Dalam penanganan kejahatan terorisme, prestasi Polri juga diakui dunia internasional. Mandat negara bagi Polri untuk meneggakan hukum dalam kejahatan terorisme yang memiliki jaringan internasional, memiliki kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan pendekatan perang melawan terorisme dengan menggunakan kekuatan militer seperti yang dilakukan oleh beberapa negara besar.

Karena itu, ada pendapat seperti yang disampaikan oleh Dosen STIK/PTIK, Dr Yundini Erwin yang menyebut, “Prestasi Polri sangat menonjol dalam pemberantasan terorisme dan penugasan internasional sebagai polisi perdamaian PBB,” katanya.

Dalam dunia media sosial yang kini sangat dinamis, berbagai tindakan humanis Polri juga mendapat perhatian publik yang luas atau menjadi viral. Misalnya, ada Bhayangkara Polri di Aceh yang menjadi orang tua asuh banyak anak yatim. Di daerah terpencil seperti di Papua dan NTT anggota Bimas Polri sekaligus menjadi guru bagi anak-anak kampung.

*Praktisi Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

75  +    =  80