Connect with us

Lifestyle & Sport

PSIS Petik Kemenangan Kedua

Published

on

Channel9.id – Jakarta. PSIS Semarang memetik kemenangan kedua usai membekap perlawanan Persiraja Banda Aceh dengan skor 3-1 dalam lanjutan BRI Liga 1 yang digelar Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Sabtu 18 Agustus 2021 sore.

Tiga gol PSIS dicetak Jonathan Cantillana Zorilla lewat titik pinalti pada menit 52. Serta brace Hari Nur Yulianto (HNY) di menit 68 dan 87. Sedang gol Persiraja dibukukan Paul Henrique menit ke 65.

Menurunkan Jonathan Cantillana dan Nerius Alom di lini tengah sejak menit awal. Membuat serangan PSIS Semarang lebih hidup dan mampu menguasai pertandingan pada 45 menit pertama.

Pada menit ke 6 babak pertama PSIS nyaris menjebol gawang Persiraja Banda Aceh, yang dijaga Fahrurozi sayang umpan tendangan bebas Alfreanda Dewangga gagal di sontek Jonathan Cantilana.

Selanjutnya di pertengahan babak pertama kembali tendangan bebas Jonathan yang on target masih bisa ditangkap penjaga tim laskar Rencong. Kemudian di menit akhir umpan tarik David Maulana kepada Hari Nur Yulianto gagal terkonversi menjadi gol dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Baca juga: Persija Ditahan Imbang, Marko Simic: PSIS Bermain Sangat Baik

Sedang Persiraja yang menurunkan seluruh pemain asingnya punya satu peluang on target lewat tendangan bebas Defri Rizki yang berhasil ditangkap Jandia Eka Putra. Babak pertama ball position PSIS 61 persen dan 39 persen milik Persiraja. Skor babak pertama 0-0.

Babak kedua dimulai PSIS Semarang langsung melakukan inisiatif serangan. Hasilnya menit 52, PSIS Semarang memimpin skor 1-0, setelah Jonathan Cantillana sukses mengeksekusi pinalti. Setelah sebelumnya wasit Mustafa Umarela menunjuk titik putih menyusul pelanggaran penjaga gawang Fahrurozi Kuba melanggar Hari Nur di dalam kotak pinalti.

Setelah gol pertama, dengan sistem organisasi yang kompak, para pemain tetap mencoba menekan pertahanan Persiraja. Pada menit ke 55 tendangan jarak jauh Riyan Ardiansyah masih membentur tiang gawang.

Hal yang sama juga terjadi ke gawang Jandia Eka Putra pada menit 63, tendangan bebas pemain asingnya, Leo Lelis, tendangan set piece nya membentur tiang gawang.

Pada menit 65, Persiraja akhirnya mampu menyamakan kedudukan setelah tandukan Paul Henrique menjebol gawang PSIS, skor berubah 1-1.

Namun skor ini hanya bertahan tiga menit, usai Hari Nur Yulianto (HNY)  mencatatkan namanya di papan skor menjadi 2-1 pada menit 68. Gol dicetak Hari Nur setelah menerima assist dari Komarudin.

Tiga menit menjelang pertandingan usai Hari Nur mencetak brace pada laga kali ini. Memanfaatkan back pass M Roby kepada penjaga gawang Fahrurozi, dan HNY memenangi perebutan bola dengan penjaga gawang, dan akhirnya dengan mudahnya Hari Nur menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Setelah gol ini tak ada lagi gol tercipta, PSIS memenangi laga dengan skor 3-1.

Peegantian sejumlah pemain oleh Imran Nahumarury pada pertengahan babak kedua terbukti tepat. Organisasi permainan PSIS menjadi lebih terkemas dengan baik saat bertahan maupun menyerang.

Dengan hasil ini PSIS mengumpulkan 7 poin dari dua kali menang sekali seri, dan bercokol di papan atas.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Tips Supaya Hubungan Asmara Langgeng Meski Terhalang Pandemi

Published

on

By

Tips Supaya Hubungan Asmara Langgeng Meski Terhalang Pandemi

Channel9.id-Jakarta. Pandemi COVID-19 yang saat ini masih melanda memungkinkan orang yang berpacaran merasakan long distance relationship (LDR)—kendatipun sebetulnya tempat tinggal mereka hanya beda gang (haha). Mereka yang biasanya bertatap muka langsung, kini berkomunikasi hanya lewat chat, telepon, atau video call. Yaaa, ini merupakan upaya untuk mencegah penularan COVID-19.

Lebih dari itu, berkomunikasi lewat media alternatif seperti itu juga merupakan bukti cinta, bukan? Toh, Kamu pastinya tak mau pasanganmu tertular COVID-19 sehabis berkencan denganmu. Jadi, Kamu menahan hasrat untuk bertemu langsung untuk berjaga-jaga barangkali Kamu carrier virus.

Meski begitu, bagi sebagian orang, kontak fisik menjadi salah satu fondasi penting yang bisa menjaga kelanggengan hubungan asmara. Di lain sisi, risiko COVID-19 juga tak bisa disangkal. Nah, tak sedikit juga yang hubungan asmaranya kandas di masa pandemi ini, karena merasa perasaannya sudah terkikis oleh jarak dan waktu.

Memang tidaklah mudah menjalani hubungan asmara di saat kondisi seperti ini. Lebih-lebih ketika hubungan sedang ada masalah. Tak heran bila “putus” kerap kali dianggap menjadi solusi terbaik. Namun, jika Kamu masih ingin mempertahankan hubungan dengan pasangan, paling tidak, cobalah beberap trik berikut ini.

1. Komunikasi dengan cara baru
Kunci utama dalam mempertahankan hubungan ialah menjaga komunikasi. Terutama di situasi seperti ini, yang membikin Kamu merasa sedang LDR. Selagi ada internet, komunikasi mestinya tak terhambat. Kamu bisa saling kirim pesan, telepon, dan video call. Namun, jangan terlalu intens dan pastikanlah kapan waktu yang tepat.

Dalam berkirim pesan, cukup saling berkabar. Bisa juga dengan teleponan atau video call di saat segala rutinitas harian telah berakhir. Paling tidak, rasa rindumu pada pasangan bisa terobati.

2. Jujur
Sama halnya dengan komunikasi, jujur juga sama pentingnya saat menjalani LDR. Kamu sebaiknya terus terang dan katakan apa yang Kamu rasakan selama LDR. Saat merasa sedang tidak baik-baik saja, terutama jika berkaitan dengan hubungan, cobalah untuk sampaikan dengan jujur kepada pasangan. Cara ini bisa membantu untuk saling memahami, daripada terus berpikir hal yang negatif.

3. Coba hal baru
Meski sedang LDR, Kamu bisa melakukan hal lainnya secara jarak jauh. Misalnya, menonton film bersama melalui layanan streaming. Ada banyak berbagai kegiatan yang bisa dihubungkan melalui internet. Dengan demikian, hubungan Kamu dengan pasnagan tetap menyenangkan, bahkan cenderung lebih awet.

4. Bertemu
Ada kalanya keadaan pandemi COVID-19 membaik, misalnya di saat kasus positifnya turun. Di masa ini, Kamu bisa merencanakan pertemuan. Namun, perlu dicatat, sebaiknya lakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, pastikan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian, perihal tempat, pilihlah tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari pula tempat yang sangat ramai. Tidak perlu lama untuk bertemu, sebab yang penting adalah momen saat bertemu pasangan.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Arsenal Kontra Crystal Palace Hanya Bermain Imbang 2-2

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Arsenal imbang 2-2 lawan Crystal Palace dalam laga pekan kedelapan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Senin waktu setempat (Selasa WIB).

Gol itu dicetak Alexandre Lacazette yang menyelamatkan Arsenal dari kekalahan. Gol itu lahir pada menit kelima injury time, memanfaatkan kemelut di depan gawang Palace yang gagal mengantisipasi situasi sepak pojok Arsenal.

Arsenal yang sempat memimpin berkat gol cepat Pierre-Emerick Aubameyang berada di ambang kekalahan akibat gawang mereka dibobol dua gol balasan Palace yang dicetak Christian Benteke dan Odsonne Edouard.

Baca juga: Manchester United Harus Puas Bermain Seri Lawan Crystal Palace

Hasil tersebut membuat Arsenal duduk di urutan ke-12 klasemen dengan raihan 11 poin, sementara Palace dua strip dan tiga poin di bawah mereka, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

The Gunners membuka keunggulan mereka saat pertandingan belum genap berusia delapan menit memanfaatkan situasi sepak pojok yang berujung gol Aubameyang.

Nicolas Pepe berusaha melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok kiri atas gawang Palace dan bisa ditepis oleh kiper Vicente Guaita, tetapi bola muntah jatuh di hadapan Aubameyang yang menyambarnya demi membawa Arsenal memimpin.

Arsenal seharusnya bisa menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-22, bila saja Emile Smith-Rowe tak memilih melepaskan tembakan yang bisa dimentahkan Guaita padahal Pepe berdiri dalam posisi bebas tak terkawal di sisi kiri.

Sebaliknya, Palace enam menit balas mengancam lewat sepakan Benteke yang sayangnya masih terlalu dekat dengan jangkauan kiper Aaron Ramsdale dan skor 1-0 Arsenal bertahan hingga turun minum kendati mereka lebih banyak ditekan di sisa waktu babak pertama.

Keunggulan Arsenal raib pada menit ke-50 saat Benteke sukses menaklukkan Ramsdale dalam situasi satu lawan satu setelah mengendalikan umpan terobosan dari Jordan Ayew demi mengubah kedudukan jadi 1-1.

Gol itu menumbuhkan kepercayaan diri para pemain Palace yang nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-57 sayangnya tembakan Ayew dari tepian kotak penalti bisa ditepis oleh Ramsdale ke atas mistar gawang.

Sebaliknya, Arsenal balik mengancam lewat aksi umpan sontekan Aubameyang yang nyaris diselesaikan sempurna oleh Lacazette pada menit ke-72, tetapi Guaita sukses menghalau bola ke samping gawang.

Semenit berselang, Palace justru sukses berbalik memimpin ketika serangan balik mereka diakhiri umpan Michael Olise yang disambar tembakan keras Edouard dan bola sempat membentur mistar sebelum melewati garis gawang tuan rumah.

Tiga menit jelang bubaran waktu normal, Arsenal nyaris menyamakan kedudukan lagi, tetapi tembakan keras Kieran Tierney ditolak oleh mistar gawang.

Arsenal tak patah arang dan dalam injury time memperoleh sepak pojok. Barisan pertahanan Palace gagal mengantisipasi sempurna tembakan Ben White dan bola jatuh di hadapan Lacazette yang tinggal melesakkannya ke dalam gawang demi memaksakan laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil tersebut menjaga tren positif bagi Arsenal yang kini sudah lima pertandingan terakhir tak mengalami kekalahan.

Di laga selanjutnya, Arsenal akan menjamu Aston Villa pada Jumat nanti, sementara Palace sehari kemudian juga main di kandang sendiri saat menghadapi klub kaya baru Newcastle United di Selhurst Park.

HY

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Raja Sapta: Tidak Hanya Soal Doping WADA Berikan Sanksi ke Indonesia

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Satuan tugas yang dipimpin Raja Sapta Oktohari menemukan fakta persoalan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dengan Badan Anti Doping Dunia (WADA) bukan hanya soal sampel tes doping. Raja Sapta mengungkap banyak persoalan administrasi sehingga WADA memberi sanksi kepada Indonesia.

“Dari kemarin kami sudah bertemu dengan tim LADI. Kami sudah memetakan persoalannya. Banyak masalah administratif di dalamnya. Kayak pending payment saja ada banyak. Pending payment itu dari 2018,” kata Raja Sapta, Selasa (19/10).

“Jadi kalau ada yang bilang ini soal sampel tes doping, tidak semuanya soal sampel. Ada juga soal bayaran. Orang kan banyak bilang ini di ruang lingkup pemenuhan sampel tes doping, tetapi setelah didalami ternyata banyak hal lain,” ucap Raja Sapta yang juga menjabat Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dilansir CNNIndonesia.

Indonesia mendapat sanksi WADA per 7 Oktober 2021. Sanksi ini diberikan WADA karena LADI tak bisa memberikan klarifikasi atas kepatuhan pemenuhan sampel tes doping. Persoalan sampel tes doping ini sudah terkendala sejak 2020.

Baca juga: KOI Akan Berupaya Agar Sanksi WADA Terhadap LADI Dicabut

WADA mengirim surat peringatan kepada LADI pada 15 September 2021. LADI kemudian diberi waktu 21 hari untuk menjelaskan duduk perkara yang terjadi. Sayang hingga batas waktu yang ditentukan, LADI tak membalas surat tersebut.

Indonesia, dalam hal ini pemerintah lewat Kemenpora, baru membalas surat pada 8 Oktober, setelah kasus ini dipublikasikan sejumlah media massa besar dunia.

Meski Indonesia telah memberikan klarifikasi, WADA tak bisa mencabut sanksi hingga persoalan administrasi dan kepatuhan sampel tes doping dipenuhi. Ini membuat atlet Indonesia terdampak secara langsung.

Permasalahan makin mencuat dalam ajang Thomas Cup 2020 (2021). Hendra Setiawan dan kawan-kawan berhasil menjuarai turnamen beregu tersebut di Denmark pada Minggu (17/10), namun bendera merah putih tidak bisa berkibar di sana.

IG

Continue Reading

HOT TOPIC