Hot Topic

Qodari Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan: Kontrak Politik Prabowo

Channel9.id – Jakarta. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari visi dan misi yang disampaikan Prabowo kepada masyarakat sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Qodari mengatakan kemenangan Prabowo dalam pilpres mencerminkan adanya mandat dari masyarakat untuk menjalankan program-program yang telah dijanjikan selama kampanye. Karena itu, ia menilai pelaksanaan MBG tidak dapat dipisahkan dari komitmen politik yang telah disampaikan kepada publik.

Menurut Qodari, program MBG dirancang untuk menjawab persoalan gizi yang masih dihadapi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia. Ia menyebut kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik.

“Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan,” ujar Qodari, dikutip dari siaran pers Bakom RI, Rabu (17/6/2026).

Qodari mengakui pelaksanaan MBG menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Namun, ia menilai tantangan tersebut perlu dijawab melalui perbaikan pelaksanaan, bukan dengan menghentikan program.

Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait implementasi MBG. Selain itu, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola agar program dapat berjalan lebih efektif.

“Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya,” jelasnya.

Selain MBG, Qodari mengatakan pemerintah juga menjalankan sejumlah program lain yang diklaim sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Ia mencontohkan kebijakan ekspor satu pintu untuk meningkatkan penerimaan negara dan program Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan transformasi dan menyelesaikan sejumlah persoalan nasional. Karena itu, ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan agenda kerjanya selama masa jabatan berlangsung.

“Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan,” tuturnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  61  =  70