Nasional

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Channel9.id – Jakarta.  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyambut baik pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Kemendagri. Menurutnya, pemeriksaan BPK menjadi bagian penting untuk memperkuat akuntabilitas dan mengevaluasi pengelolaan keuangan serta aset negara.

“Kami berharap tentunya dari pihak BPK dapat memberikan masukan dan mendorong perbaikan kepada peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara serta aset negara yang ada di Kementerian Dalam Negeri,” ujar Tomsi dalam Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI dengan Kemendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Tomsi meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemendagri mendukung proses pemeriksaan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan data, dokumen, hingga klarifikasi yang dibutuhkan tim pemeriksa.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara tim BPK dengan seluruh unit kerja juga perlu dijaga agar pemeriksaan berjalan lancar.

Kemendagri Percepat Realisasi Anggaran

Di sisi lain, Tomsi menyampaikan Kemendagri saat ini terus mempercepat realisasi anggaran. Koordinasi internal juga diperkuat agar proses tersebut dapat berjalan dengan baik.

Ia meminta seluruh jajaran Kemendagri memberikan perhatian terhadap pemeriksaan BPK. Proses tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi internal sekaligus memperbaiki pengelolaan keuangan dan aset secara menyeluruh.

Tomsi menegaskan Kemendagri akan memberikan dukungan penuh agar pemeriksaan berlangsung lancar dan objektif serta memberikan manfaat bagi peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi internal dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan dan aset serta peningkatan sinergi dari Kementerian Dalam Negeri,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK Widhi Widayat beserta jajaran BPK, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Teguh Setyabudi, Rektor IPDN Halilul Khairi, Plt. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Bachril Bakri, Plt. Kepala BPSDM Kemendagri Andi Ony P., serta sejumlah pejabat Kemendagri.

Baca juga: Sekjen Kemendagri: Tim Pemantauan Harus Temukan Akar Masalah Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10  +    =  18