Connect with us

Hot Topic

Selandia Baru Resmi Resesi, Menyusul 44 Negara yang Terjerembab Resesi

Published

on

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern

Channel9.id-Jakarta. Selandia Baru resmi resesi setelah ekonominya di kuartal II-2020 mengalami penurunan yang cukup dalam akibat pandemi corona (Covid-19). Corona telah melumpuhkan aktivitas bisnis di Selandia Baru.

Produk Domestik Bruto (PDB) terkontraksi 12,4% secara year-on-year (yoy). Sementara secara kuartalan terkontraksi 12,2%. The Reserve Bank of New Zealand memperkirakan penurunan ekonomi secara kuartalan dan tahunan sebesar 14%.

Rendahnya pertumbuhan ekonomi Selandia Baru disebabkan keputusan lockdown yang ketat pada April dan Mei. Keputusan itu membuat semua orang tinggal d rumah dan kegiatan bisnis banyak yang tutup.

Mengutip Reuters, Kamis (17/09), data pertumbuhan ekonomi Selandia Baru resmi resesi karena sudah dua kuartal berturut-turut terkontraksi atau tumbuh negatif. Pasalnya pertumbuhan ekonomi di Maret terkontraksi 1,6%.

Baca juga: Mahfud MD Pastikan Bulan Depan Indonesia Alami Resesi

Para ekonom mengatakan Selandia Baru akan pulih lebih cepat dibanding negara lain yang masih berjuang menahan penyebaran virus corona.

“Kami memperkirakan penurunan PDB yang memecahkan rekor pada kuartal Juni akan diikuti oleh kenaikan yang memecahkan rekor pada kuartal September,” kata ekonom senior Westpac, Michael Gordon.

Sebelumnya ada 44 negara lainnya yang resmi resesi. Berikut rangkumannya dari Trading Economics:
1. Afrika Selatan (0)
2. Albania (-3)
3. Angola (-2)
4. Arab Saudi (-1)
5. Argentina (-5)
6. Austria (-13)
7. Bahrain (-1)
8. Barbados (0)
9. Belanda (-9)
10. Belgia (-14)
11. Belize (-4)
12.Brasil (-11,4)
13. Ekuador (-1)
14. Filipina (-16)
15. Finlandia (-5)
16. Guyana Khatulistiwa (-6)
17. Hong Kong (-9)
18. Inggris (-22)
19. Iran (-10)
20. Italia (-17)
21. Jepang (-10)
22. Jerman (-12)
23. Kanada (-13)
24. Latvia (-10)
25. Lebanon (-5)
26. Lebanon (-5)
27. Lituania (-4)
28. Makau (-68)
29. Meksiko (-19)
30. Mongolia (-10)
31. Palestina (-3)
32. Peru (-30)
33. Portugal (-16)
34. Republik Ceska (-11)
35. Singapura (-13)
36. Slowakia (-12)
37. Spanyol (-22)
38. Sudan (-2)
39. Swiss (-9)
40. Thailand (-12)
41. Tunisia (-22)
42. Ukraina (-11)
43.Venezuela (-27)
44.Yunani (-15,2%)

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Polda Metro Jaya Bongkar Praktek Aborsi, 10 Orang Jadi Tersangka

Published

on

By

Channel9.id- Jakarta. Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktek aborsi di salah satu klinik di Jalan Percetakan Negara 3, Johar Baru, Jakarta Pusat. Adapun 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, peran mereka berbeda-beda saat aborsi. Bahkan, salah satu pelaku ada yang berprofesi sebagai dokter.

“Yang pertama LA, pemilik klinik, kemudian inisial DK (30) ini laki-laki, LA perempuan ya, ini adalah dokter, yang tugasnya perannya adalah sebagai penindakan aborsi,” kada Yusri, Rabu (23/9).

Pelaku inisial NA berperan sebagai registrasi pasien yang datang ke klinik dan juga merangkap sebagai kasir. Selanjutnya, ada tersangka MM perannya adalah USG orang yang ingin melakukan aborsi di klinik tempat kerjanya. Lalu, YA (51) membantu dokter melakukan aborsi, RA sebagai penjaga di klinik tersebut, selanjutnya tersangka LL juga membantu di ruangan tindakan aborsi di dalam klinik.

“Ada juga tersangka berinisial ED ini bertugas sebagai cleaning servis, ada SM melayani pasien, RS pasien aborsi pada saat kita amankan. Semuanya ini berawal dari informasi masyarakat yang kita terima bahwa ada 1 klinik yang sering melakukan aborsi dan cukup lama,” ujarnya.

Yusri menjelaskan, pada 2002 sampai 2004 klinik pernah buka, tapi karena pelanggannya terus menurun kemudian ditutup. Pada 2017 kemarin klinik ini kembali buka untuk melayani Aborsi.

“Yang setiap hari dilakukan praktek, kecuali hari Minggu, yang dari jam 7 pagi sampai 1 siang, ya,” kata Yusri.

Selama 3 tahun beroperasi, sudah sebanyak 32 lebih janin yang dibuang ke dalam closed. Sebab, setiap harinya klinik ini bisa menggugurkan janin sebanyak 4 sampai 6 pasien.

Klinik ini membuka pelayanan melakui website dengan naman klinikaborsiresmi.com. Polisi bakal menggandeng Kominfo untuk melaksanakan patroli Cyber guna mengungkap klinik lainnya.

“Ya karena ini sangat terbuka sekali di website tersebut. Kemudian di media sosialnya bisa menawarkan aborsi dengan biaya yang ada,” ujarnya.

Yusri menyampaikan, biaya yang ditawarkan sekitar Rp 2 juta perorang dan janin yang bisa digugurkan juga terbatas hanya berusia 2 Minggu. Namun ketika janin berusia 5 Minggu dokter ini meminta uang sebesar Rp 4 juta.

Dalam sehari, klinik ini mendapatkan keuntungan dari praktek aborsi ilegal sebesar Rp 10 juta. Kemudian pembagianya 40 persen untuk dokter, 40 persen pemilik dan 20 persen untuk pegawai dan lainnya.

“Pegawainya dibayar Rp 250 ribu sehari. Tetapi Minggu tutup. Kalau kita hitung total dari 2017, kita kalikan kalau kita hitung berapa keuntungan yang diraup, itu ada sekitar Rp10 miliar lebih. Dihitung dari 2017, ada 32.760 janin yang sudah digugurkan. Ini yang sudah kita hitung, masih kita dalami lagi,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Rekor Baru, Positif Corona Bertambah 4.465 Per Hari Ini

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah kembali mencatat rekor kasus baru, kali ini ada 4.465 kasus baru Covid-19-19 yang terkonfirmasi pada hari Rabu (23/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 257.388 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.

Baca juga: Pasien Sembuh Bertambah 3.501, Kasus Baru Covid-19 Masih Di Atas 4.000

Sementara itu rekor baru kasus Covid-19 sebelumnya dilaporkan pada Selasa (22/9/2020) sebanyak 4.176 kasus. DKI Jakarta lagi-lagi menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.133 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 516 kasus baru per 23 September.

Berikut detail sebaran 4.465 kasus baru Covid-19  pada Rabu 23 September 2020:

Provinsi Jumlah Kasus
DKI Jakarta 1.133
Jawa Barat 516
Jawa Timur 338
Jawa Tengah 257
Banten 216
Sumatera Barat 204
Kalimantan Timur 196
Riau 188
Papua 138
Bali 130
Sulawesi Selatan 124
Kepulauan Riau 117
Sumatera Selatan 110
Kalimantan Tengah 92
Sulawesi Tenggara 90
Sumatera Utara 87
Papua Barat 87
Kalimantan Selatan 82
DI Yogyakarta 63
Aceh 50
Gorontalo 48
Bengkulu 31
Kalimantan Utara 29
Nusa Tenggara Barat 24
Maluku Utara 21
Nusa Tenggara Timur 17
Lampung 16
Bangka Belitung 14
Sulawesi Tengah 14
Sulawesi Barat 10
Jambi 9
Kalimantan Barat 6
Sulawesi Utara 6
Maluku 2
Continue Reading

Hot Topic

Kombes Sulastiana: Kedepan Polwan Siap Duduki Jabatan Srategis di Bidang Penegakan Hukum

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Inspektur Bidang Anggaran dan Keuangan Wilayah II Polri, Kombes Pol Dr. Sulastiana S.IP. SH, M.SI, menyampaikan Polwan saat ini belum memiliki kesetaraan memperoleh jabatan strategis di bidang penegakan hukum Polri.

Padahal, kedudukan di bidang penegakan hukum sesuai dengan karakteristik Polwan, salah satunya ialah tidak koruptif.

“Keunggulan Polwan dalam bidang penegakan hukum di indonesia yakni disiplin, tidak kompromistis, tidak koruptif, humanis, eksploratif, multitasking, kolaboratif, dan adaptif. Ini adalah sesuai dengan keinginan masyarakat,” kata Kombes Sulastiana dalam Webinar “Transformasi Kepemimpinan Perempuan dalam Kelembagaan dan Bisnis”, Rabu (23/9).

Kombes Sulastiana mengaku keinginan itu tidak mudah dilakukan, lantaran ada hambatan-hambatan yang harus dilalui. Dalam segi kuantitas saja, jumlah Polwan dengan Polisi Laki-laki di bidang penegakan hukum Polri terlampau jauh.

“Jumlah anggota Polri saat ini mencapai 446.061 orang, Polki berjumlah 392.882 dan polwan 26.063 sisanya PNS 27.116. kemudian dalam Polwan di bidang penegakan hukum, Densus hanya 104, Intelkam 1625, Bareskrim 3732. Perbandinganya 1:6 di lingkungkan Polri. Kemudian, kalau melihat pangkat Polwan, Brigjen ada 3, Kombes 65, AKBP 645, Kompol 962, Pama 3232, Bintara 21156. Ini tidak setara dengan rasio laki-laki,” katanya.

Selain hambatan kuantitas, budaya patriarki di lingkungan polri masih dominan. Budaya tersebut membuat Polwan sering tidak dilibatkan dalam dalam merumuskan kebijakan strategis.

“Meski dalam performa maksimal tapi ada pandangan yang sifatnya sosial, budaya patriarki yang melekat di lingkungan kerja yang sangat maskulin. Timbul anggapan bahwa Polwan belum dianggap setara dengan laki-laki,” ujarnya.

“Sehingga kami agak terganggu, karena dari proses seleksi dan rekrutmen hampir di seluruh siklus manajemen sumber daya manusia tidak mudah kami rubah,” lanjutnya.

Masalah lainya ada pada sebagian besar individu Polwan. Banyak Polwan yang harus melakukan kerja ganda yakni mengurusi urusan domestik dan pekerjaan.

“Kami tidak menampik bahwa masalah domestik juga berpengaruh terhadap polwan karena peran ganda. Ibu rumah tangga ketika dihadapkan pada dua pilihan membuat kedudukan strategis di Polri tidak diambil,” lanjutnya.

Masalah terakhir adalah keputusan politik. Sulastiana menyampaikan, pengaruh politik dalam birokrasi Polri sangat besar. Keputusan politik mempengaruhi jabatan strategis untuk Polri.

Kendati memiliki berbagai hambatan, Sulastiana meyakini Polwan suatu saat akan menduduki jabatan strategis di bidang penegakan hukum Polri. Dia pun meminta komunitas perempuan di berbagai bidang untuk berjuang bersama-sama mencapai kesetaraan.

“Dengan tingkat kematangan dan kualitas pendidikan kami berharap dukungan semua komunitas perempuan terhadap Polwan,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC