Connect with us

Hukum

SETARA: Hentikan Polemik TWK, Tidak Produktif

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Ketua SETARA Institut Hendardi menyatakan, sudah waktunya polemik dan manuver politik pihak yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ini dihentikan.

Menurutnya, polemik yang dibawa para pegawai KPK tidak lulus ini tidak produktif, terlebih tersedia mekanisme hukum PTUN untuk memperjuangkan aspirasi mereka.

“Dalam persoalan alih status menjadi ASN dimanapun, sangat wajar jika Pemerintah menetapkan kriteria-kriteria tertentu sesuai amanat UU,” kata Hendardi, Kamis 10 Juni 2021.

“Karena untuk menjadi calon pegawai negeri pun memerlukan syarat-syarat tertentu termasuk melalui sejumlah test antara lain tentang kebangsaan,” lanjutnya.

Menurut Hendardi, menjadi sebuah ironi ketika di berbagai instansi negara lainnya untuk menjadi calon ASN maupun menapaki jenjang kepangkatan harus melewati berbagai seleksi termasuk TWK, namun ada segelintir pegawai KPK yang tidak lulus (kurang dari 5,4%) yang menuntut diistimewakan.

Baca juga: SETARA: Pemanggilan Komnas HAM Terhadap Pimpinan KPK dan BKN Tidak Tepat

Dalam konteks seleksi ASN memang bisa saja pelanggaran terjadi misalnya seseorang tidak diluluskan (dicurangi/diskriminasi) atau karena tidak dipenuhi hak-haknya ketika diberhentikan dari pekerjaannya (pelanggaran HAM). Tapi tentu harus dibuktikan dengan data yang valid.

“Demikian pula seyogyanya lembaga-lembaga seperti Komnas HAM dan lain-lain. tidak mudah terjebak untuk terseret dalam kasus yang kendati cepat populer tapi bukan merupakan bagian mandatnya dan membuang-buang waktu,” pungkasnya.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polri Bakal Tindak Tegas Jika Massa Rizieq Timbulkan Kerumunan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Petugas Kepolisian menegaskan bakal membubarkan massa simpatisan atau pendukung mantan Imam Besar FPI, M. Rizieq Shihab jika menimbulkan kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Diketahui, mantan pentolan FPI itu bakal menjalani sidang pembacaan vonis terkait perkara penyebaran kabar bohong (hoaks) hasil tes virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 24 Juni 2021.

“Yang datang bila melanggar ketentuan prokes dan berkerumun akan kami bubarkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, Rabu, 22 Juni 2021.

Tak hanya itu, kata Erwin, jika kedapatan menimbulkan kerumunan di sekitar lokasi sidang, pihaknya juga bakal meminta pertanggungjawaban dari koordinator massa.

Disampaikan Erwin, hal ini dilakukan lantaran pandemi Covid-19 masih terjadi di Jakarta. Apalagi, peningkatan kasus terkonfirmasi positif tercatat juga masih terus meningkat.

“Dan meminta pertanggungjawabannya dari para koordinatornya, mengingat Jakarta sekarang sedang tinggi-tingginya penyebaran covid-nya,” ucap Erwin.

Terkait berapa jumlah personel yang akan diterjunkan untuk pengamanan, Erwin belum mengungkapkannya.

“Kepolisian selalu berkomitmen mengamankan persidangan dari awal agar berjalan dengan aman tertib dan lancar,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jendral PA 212, Novel Bamukmin mengklaim pihaknya tak memiliki wewenang untuk menghentikan massa yang hendak hadir di PN Jaktim saat pembacaan vonis.

“Kami tentunya tidak mampu dan tidak punya wewenang untuk menghentikan antusias pencinta Habib Rizieq [ke PN Jaktim],” kata Novel, Selasa, 22 Juni 2021.

Novel hanya menegaskan bahwa PA 212 akan terus mengawal sidang Rizieq sampai tuntas. Ia juga mengklaim berjanji akan menaati protokol kesehatan dan prosedur yang dibuat oleh pemerintah selama ini.

IG

Continue Reading

Hukum

Habib Bahar bin Smith Divonis 3 Bulan Penjara

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Bandung memvonis Habib Bahar bin Smith dengan pidana penjara selama 3 bulan. Habib Bahar dinilai hakim terbukti bersalah melakukan penganiayaan terhadap sopir taksi online, Andriansyah.

Vonis dibacakan majelis hakim yang dipimpin Surachmat dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Selasa, 22 Juni 2021. Bahar dinyatakan bersalah sesuai Pasal 351 KUHPidana.

“Mengadili, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa habib Bahar selama 3 bulan,” ujar Surachmat saat membacakan amar putusannya.

Dalam putusannya, hakim menilai Habib Bahar bersalah. Dia menyebut Bahar untuk tetap ditahan. Bahar sendiri saat ini tengah menjalani hukuman atas kasus sebelumnya yaitu penganiayaan dua remaja.

“Bersalah sesuai dakwaan lebih subsider Pasal 351,” kata Hakim.

Putusan hakim lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jabar. Dalam tuntutannya, Bahar dituntut 5 bulan penjara.

Baca juga: Habib Bahar Menjadi Tersangka Penganiayaan

Seperti diketahui, Habib Bahar diadili atas kasus pemukulan terhadap sopir taksi online bernama Andriansyah. Pemukulan itu dilakukan usai Andriansyah mengantar istri Bahar pada tahun 2018 lalu.

Dalam sidang tuntutan, jaksa menuntut Bahar dengan hukuman 5 bulan penjara. Bahar dinilai terbukti melakukan penganiayaan sesuai Pasal 351 KUHP Jo Pasal 55.

“Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama lima bulan. Dengan tetap ditahan,” ujar jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat saat membacakan amar tuntutan.

IG

Continue Reading

Hukum

Polisi Pastikan Penembakan di Dekat Kompleks Pati Polri Bukan Teror

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Polisi memastikan peristiwa penembakan di dekat kompleks Perwira Tinggi (Pati) Polri, Kebayoran Baru, tidak terkait teror.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menyatakan, peristiwa itu tidak berkaitan dengan petinggi Polri yang mendiami salah satu rumah di kawasan itu.

“Tidak ada sama sekali (teror),” ujar Azis, Selasa 22 Juni 2021.

Sejauh ini, Polres Metro Jakarta Selatan dan didukung Polda Metro Jaya serta Mabes Polri masih memeriksa sejumlah saksi. Menurutnya, tiga orang saksi telah dimintai keterangan.

Sebelumnya, seorang pengemudi Toyota Fortuner melepaskan tembakan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Aksi penembakan itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @cetul.22.

Berdasarkan informasi, penembakan itu terjadi pada Sabtu 19 Juni 2021 malam di lampu lalu lintas Jalan Prof. Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, Jaksel, samping kompleks perwira tinggi Polri.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC