The Virgin Ungkap Pengalaman Jalani Syuting Film ‘Tanah Sengketa’ di Citeureup
Lifestyle & Sport

The Virgin Ungkap Pengalaman Jalani Syuting Film ‘Tanah Sengketa’ di Citeureup

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada pengalaman tersendiri. Demikian dengan The Virgin yang diperkuat Dara dan Mita mengungkapkan pengalaman dalam menjalani syuting film ‘Tanah Sengketa’. Sebuah film yang menandai kembalinya The Virgin ke layar lebar setelah sembilan tahun vakum.

Film ‘Tanah Sengketa’ mengisahkan Yuni (Dara), mahasiswi idealis, yang tiba di Kampung Degong dengan niat mulia: mendirikan Taman Belajar Gratis untuk anak-anak desa. Inisiatif Yuni disambut dingin oleh warga.

Pak Kades (Boy Crosby) dan Bu Inem (Dewi Sartika) kemudian memperingatkan ada tanah lapang yang dianggap angker. Peringatan ini tak membuat semangat Yuni melempem. Ia didukung Raka (Awan Reyhan), pemuda desa yang baik dan suka membantu.

Raka tak seperti warga desa lain yang percaya hal mistis. Ia skeptis terhadap klenik dan lebih senang memberi sudut pandang yang lebih logis. Perlahan, Yuni dihantui teror mistis.

Tulisan peringatan gaib hingga penampakan wanita bernama Sulastri (Marlene Sheryl) lalu menuntun Yuni beserta Raka pada rahasia kelam yang terkubur belasan tahun.

Mita menyebut ada banyak kenangan manis selama syuting film Tanah Sengketa di Citeureup, Jawa Barat. Salah satunya, tidak ada sinyal sama sekali di lokasi syuting. Baginya ini malah menyenangkan.

“Seru banget. Syutingnya di daerah Citeureup. Paling penting yang bikin seru itu karena di sana sinyal enggak ada sama sekali. Jadi kita syuting itu benar-benar ngobrol terus satu sama lain. Saling berinteraksi,” kata Mita kepada wartawan di Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut, Mita menerangkan serunya syuting film tersebut. “Jadi enggak sibuk dengan handphone masing-masing karena sinyal enggak ada sama sekali. Itu bikin kita justru makin dekat, itu pengalaman baru. Kekeluargaan lebih erat lagi menurut aku karena enggak ada orang yang sibuk sama handphone,” terangnya.

Film ‘Tanah Sengketa’ karya sineas Muda Saleh dan Sadly Fafa Rachman di bawah naungan Ocean Production. Kembali ke layar lebar salah satu hal yang disyukuri Dara dan Mita tahun ini.

“Setelah tahun 2017 akhirnya main film lagi, alhamdulillah bersyukur. Karena selama ini banyak yang kami tolak,” Mita menyambung seraya berterima kasih ke Ocean Production.

Hal lain yang dikenang Mita yakni tampil beda menggunakan hijab. Tampak dalam poster, Mita berhijab lebar hingga menutupi dada. Tampil berhijab sebagai Lina bukan tanpa tujuan.

“Lina ini sebenarnya gadis desa. Jadi penginnya tampil agak syari,” terangnya.

Kembali ke lokasi syuting membuat Dara dan Mita deg-degan. Jangankan syuting film, manggung pun mereka masih deg-degan.

“Pasti deg-degan, nyanyi juga sampai sekarang masih deg-degan. Kalau aku deg-degan karena disuruh pakai hijab. Soalnya aku takut nanti jadi prokontra karena aslinya tidak berhijab. Jadi agak deg-degan, tapi mudah-mudahan bisa dinikmati,” harap Mita.

Film ‘Tanah Sengketa’ tayang di bioskop Tanah Air mulai 25 Juni 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5  +  2  =