Connect with us

Hot Topic

Tiga Admin Medsos Provokator Ditetapkan Sebagai Tersangka

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Polisi menetapkan tiga orang yang bertindak sebagai admin media sosial masing-masing berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17) sebagai tersangka. Mereka diduga menggerakkan massa perusuh dalam demo tolak Omnibus Law.

“Kita sudah menetapkan tiga tersangka yaitu aktor ataupun yang membuat akun,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/10).

Baca juga: Kadiv Humas Polri: Masyarakat Demo Jangan Ricuh dan Anarkis 

Tersangka MLAI dan WH merupakan admin dari grup Facebook bernama STM Se-Jabodetabek yang memposting konten provokasi hingga informasi bohong untuk menghasut para pelajar membuat kerusuhan saat demo berlangsung.

Sedangkan tersangka SN merupakan seorang admin akun Instagram @panjang.umur.perlawanan yang juga memposting konten-konten ajakan untuk membuat kerusuhan.

“Ada tiga tersangka (untuk admin grup Facebook), yaitu MI dan WH dan satu lagi masih kita kejar,” jelas Argo.

Ketiganya dijerat Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 UU ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU No 1 tahun 1946 dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap tiga orang pemuda yang diduga menggerakan massa perusuh dalam demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10) dan Selasa (13/10) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan tiga orang ini berperan mengajak, memprovokasi, hingga menyebarkan berita bohong melalui media sosial. Mereka berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17).

“Polda Metro Jaya dalam hal ini Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya telah mengamankan 3 orang ya yang memang sebagai provokasi, penghasutan, serta ujaran kebencian dan berita bohong yang tersangkut masalah demo kemarin untuk undangan yang STM itu,” kata Yusri, Senin (19/10).

“Bukan (untuk demo), ini semua untuk melakukan kerusuhan, bukan demo, ini dihasut untuk kumpul, untuk melakukan kerusuhan,” sambungnya.

Menurut Yusri, ketiga orang ini juga kembali mengajak membuat kerusuhan kepada para pengikutnya di media sosial dalam aksi demo pada hari ini, Selasa (20/10).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Ketua PBNU Said Aqil Siroj Positif Covid-19

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube Kang Said Official, Minggu 29 November 2020 malam.

“Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siroj menunjukkan hasil positif,” kata Sofwan dalam video tersebut.

Baca juga: Wagub DKI Positif Covid-19, Tertular Staf Pribadi 

Sofwan pun meminta doa dari masyarakat bagi kesembuhan Said Aqil. “Atas arahan beliau kami diminta untuk menyampaikan kabar ini dengan harapan dan memohon doa dari Bapak Ibu sekalian warga NU, khususnya poro masyayikh saya mohon doa untuk kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa penyembuhan ini,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Sofwan, Said Aqil dalam kondisi baik dan dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta.

“Alhamdulillah saat ini beliau dalam kondisi baik sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta dengan perawatan yang intensif,” jelasnya.

Continue Reading

Hot Topic

Polisi Panggil Rizieq Shihab Sebagai Saksi

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya resmi memanggil Pemimpin FPI Rizieq Shihab terkait dengan beberapa peristiwa, mulai dari penghasutan hingga tidak mematuhi penyelenggara kekarantinaan kesehatan.

Penyidik meminta Rizieq datang untuk dimintai keterangan pada Selasa 1 Desember 2020. Hal itu tertuang dalam surat panggilan nomor: S/Pgl/8767/XI/2020 Ditreskrimum.

“Untuk datang ke Unit V Subditkamneg di Kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Jalan Jenderal Sudirman Nomor 55, Jakarta Selatan pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2020 guna didengar keteragannya sebagai saksi,” tulis surat yang ditandatangani oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan, Minggu (29/11).

Dalam surat itu, Rizieq rencananya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik A.KP D.K Zendrato dan Ipda Rosadi. Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan peristiwa tindak pidana di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut dan melawan kekuasaan umum dengan kekerasan.

Rizieq juga dipanggil atas kasus dugaan menghasut agar jangan mau menuruti peraturan undang-undang, serta tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Adapun tanggal pelanggaran kekarantinaan terjadi pada 13-14 November di Tebet Jakarta Selatan dan Petamburan, Jakarta Pusat.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Rizieq Shihab Dipanggil Polda Metro Jaya

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Polda Metro Jaya berencana memanggil pimpinan FPI M. Rizieq Shihab, untuk diperiksa terkait dugaan penghasutan di muka umum.

Panggilan Polda Metro Jaya ini sudah dilayangkan kepada pimpinan FPI ini untuk diperiksa hari Selasa 1 Desember lusa.  Surat panggilan tersebut telah diterima oleh kuasa hukum Rizieq, Rinaldi SH.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengonfirmasi hal tersebut. “Mengantar surat pemanggilan HRS untuk hadir hari Selasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam keterangannya, Minggu (29/11).

Baca juga: Lewat Pintu Belakang, Rizieq Shihab Kabur Dari RS Ummi Kota Bogor 

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya yang mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat dihadang oleh Laskar Pembela Islam (LPI). Kelompok ini memang menjaga ketat gang akses ke rumah Habib Rizieq.

Polisi yang hendak menyampaikan surat panggilan pun dihadang para laskar, Minggu (29/11). Kedua pihak sempat beradu mulut saat laskar tidak mengizinkan polisi untuk masuk gang tempat kediaman Rizieq. Alasannya demi menjaga protokol kesehatan.

Namun polisi juga bersikukuh untuk masuk. Sampai akhirnya hanya tiga orang bisa masuk ke dalam Gang Paksi. Tak lama, pukul 16.49 polisi telah keluar dari kediaman Rizieq.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC