Connect with us

Nasional

Vaksin Covid-19 Tidak Menimbulkan KIPI Yang Serius

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meyakinkan masyarakat agar tidak ragu menerima vaksin karena aman dan halal. Wiku menegaskan, sejauh ini tidak ditemukan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) yang serius.

“Penting diketahui masyarakat telah digunakan oleh presiden dan tenaga kesehatan. Hingga saat ini belum ditemukan adanya KIPI yang serius,” tegasnya dalam keterangan pers di Graha BNPB, Selasa (16/02).

Bahkan, lanjut Wiku, vaksin Covid-19 ini telah mendapatkan emergency use of Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) , dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang 

Ia pun meminta agar masyarakat tidak perlu takut jika ada efek samping yang terjadi. “Karena efek samping yang terjadi umumnya bersifat ringan dan tidak serius serta dapat segera hilang. Masyarakat tidak perlu khawatir akan vaksin Covid-19,”imbuh Wiku.

Lebih lanjut ia menyatakan, masyarakat agar menyadari makna penting dari program vaksinasi dalam membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity.

Wiku berharap, masyarakat berpartisipasi sehingga herd immunity dapat tercapai.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Jokowi Lantik 3 Pasang Gubernur dan Wagub Terpilih

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik tiga pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Kamis, (25/02).

Pasangan calon gubernur dan wakilnya yang dilantik adalah:
1. Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat;
2. Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau; serta
3. Rohidin Mersyah dan E.H. Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Ketiga pasangan terpilih tersebut terlebih dahulu menerima petikan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia yang dilakukan di ruang kredensial, Istana Merdeka.

Selanjutnya, para calon gubernur dan wakil gubernur tersebut menjalani prosesi kirab dari Istana Merdeka ke Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Bengkulu Masa Jabatan Tahun 2021-2024.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengambil sumpah jabatan bagi pihak-pihak yang dilantik.

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Jokowi mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Ketiga pasangan gubernur dan wakil gubernur tersebut telah secara resmi mengemban amanah jabatannya untuk periode 2021 hingga 2024 mendatang.

 

Continue Reading

Nasional

Kemendagri Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah Kolaboratif

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diwakili oleh Heri Roni,  Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sipil dalam penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di daerah.

Hal ini disampaikannya saat memberi keynote speech Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, pada acara pembukaan kegiatan “Webinar Nasional Praktik Baik Pemulihan Ekonomi Lokal di Jepang dan Jerman, dan Dialog Nasional Penguatan Sinergi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha, dan Komunitas Masyarkat Sipil di Indonesia dan Kawasan Sub-Regional IMT-GT”, Rabu (24/02).

Webinar yang digelar secara luring di Palembang, dan daring yang diikuti oleh unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas masyarakat sipil. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten  Administrasi dan Umum, Prof Edward Juliarta, yang mewakili Gubernur Sumatera Selatan, sekaligus membuka kegiatan secara resmi

“Kementerian Dalam Negeri mendorong berbagai upaya dari sisi kebijakan dan regulasi bagi pemerintah daerah agar menyinkronkan berbagai kebijakan di level pemerintah pusat dalam hal penanganan Pandemi Covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional di daerah, sebagai landasan kebijakan yang diambil daerah dalam menjalankan kewenangannya secara optimal, dalam bentuk Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan yang terakhir adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai PPKM”, tutur Heri.

Skema kemitraan multipihak tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah dalam hal penanganan Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat sampai ke skala mikro, advokasi, edukasi, dan sosialisasi peningkatan disiplin prokes di lingkungan kerja, dan masyarakat.

Baca juga: Rapim TNI-Polri 2021 Bahas Soliditas dan Pemulihan Ekonomi 

Kemudian percepatan pelaksanaan APBD TA 2021, mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah untuk menarik minat investor dalam dan luar negeri, dan pengawasan penggunaan APBD sesuai target dan sasaran.

Terakhir, mendukung kelancaran Program Vaksinasi Covid-19 hingga ke level masyarakat.

“Sehingga penanganan Pandemi Covid-19, yang diikuti dengan pemulihan ekonomi nasional di daerah dapat segera tercapai melalui kolaborasi multi stakeholder tersebut,” ujar Heri.

Pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut akan menghadirkan ahli dari Jepang dan Jerman, yang membagikan best practice kebijakan dan pengalaman aksi kongkret dalam pemulihan ekonomi di negara masing-masing yang kolaboratif dengan masyarakat sipil dan dunia usaha.

Selain pengalaman yang dibagikan oleh ahli dari luar negeri, pertemuan tersebut juga dijadikan sebagai forum dialog yang mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sipil yang membahas isu di seputar penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di daerah yang kolaboratif.

“Peserta diharapkan memperoleh inspirasi dari pengetahuan dan pengalaman best practice yang dibagikan dari para pembicara ahli internasional, guna adopsi dan replikasi yang dapat diterapkan di daerah,” katanya.

“Pertemuan ini juga dapat dijadikan bagi semua stakeholder, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sipil, sebagai forum dialog dalam memperkuat sinergi, sekaligus menggali ide-ide kolaborasi yang inovatif guna menyusun dan melakukan kegiatan yang kongkret di daerah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di daerah”, lanjut Heri.

Continue Reading

Nasional

Ratusan Ternak Milik Warga di Lereng Gunung Raung Sakit

Published

on

By

Makan Rumput Terpapar Abu vulkanik, Ratusan Ternak Milik Warga di Lereng Gunung Raung Sakit

Channel9.id-Banyuwangi. Ratusan ternak milik warga di lereng Gunung Raung menderita sakit akibat memakan rumput yang terpapar abu vulkanik dari erupsi gunung raung beberapa waktu yang lalu.

Ternyata abu vulkanik yang dilontarkan Gunung Raung tidak hanya mengganggu kesehatan manusia tapi juga mengancam Kesehatan hewan ternak di sekitarnya.

Pemilik ternak mengaku hewan ternaknya mengalami penurunan nafsu makan lantaran abu vulkanik yang menempel pada rumput pakannya. Atas permasalahan ini, Dinas Pertanian Banyuwangi langsung turun ke bawah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak warga.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disperta Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto mengatakan abu vulkanik yang menempel pada rerumputan memang bisa mengganggu kesehatan jika dikonsumsi hewan ternak.

“Dinas Pertanian Banyuwangi melakukan langkah preventif untuk ternak warga. Kebetulan kemarin ada erupsi Gunung Raung yang turun. Dan ternak ini makannya rumput sehingga menimbulkan kolik abdomen,” kata Nanang, Kamis (25/2/21).

Kondisi itu, kata Nanang, yang menjadi fokus agar peternak tidak lantas merugi. Apalagi, jika ternak alami alami sakit parah hingga terjadi kematian.

“Jadi abdomen, kolik abdomen ini yang kita cegah agar tidak ada kerugian. Apalagi ada laporan dari warga yang mengatakan ternak mereka tidak mau makan,” katanya.
Langkah lain, lanjut Nanang, ternak diberikan pengobatan. Meskipun, beberapa ternak mengalami keluhan berbeda.

“Langkahnya ada pemberian vitamin, pengobatan jika sakit, diberikan obat cacing, dan pemberian mineral. Begitu juga jika ada ternak yang minta kawin kita layani kawin suntik,” terangnya.

Meski demikian, kata Nanang, secara data dampak erupsi Gunung Raung bagi ternak memang belum begitu terasa. Namun, pihak dinas melakukan langkah antisipasi lebih dini.

“Dampaknya memang tidak begitu nampak. Tapi kami mengimbau kepada warga agar makanan ternak rumput ini yang terkena abu agar dibersihkan atau dicuci. Ini untuk meminimalisir adanya kejadian yang menimbulkan penyakit,”

“Dampak yang terasa yaitu hanya menimbulkan penyakit individu saja, kita lakukan preventif khususnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon ini yang paling parah,” jelasnya.

Continue Reading

HOT TOPIC