Connect with us

Nasional

Vaksinasi Untuk Petugas Pelayanan Publik Ditarget Rampung Mei

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah segera melanjutkan program vaksinasi Covid-19 tahap kedua dan ketiga. Diketahui pada tahap pertama program vaksinasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dengan target sasaran sebanyak 1.468.764 orang dari total sasaran berjumlah 181.554.464 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut tahap kedua dan ketiga itu diperuntukkan bagi warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik. Pelaksanaannya ditargetkan Kemenkes akan selesai pada bulan Mei 2021.

“Nantinya pendataan daftar penerima vaksin merunut data yang dimiliki BPJS Kesehatan, Dukcapil dan hasil koordinasi dari kementerian dan lembaga terkait,” jelas Wiku dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (16/02).

Wiku menuturkan, untuk urutan penerima vaksinasi, pemerintah akan menimbang jumlah kasus dan tingkat penularan, kesiapan kapasitas penyimpanan vaksin dan daerah yang telah mencapai target cakupan vaksinasi tenaga kesehatan.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang 

Ia pun menegaskan, bahwa sejauh ini tidak ditemukan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) dalam program vaksinasi Covid-19.

Meski demikian, lanjut Wiku, sebagai bentuk upaya antisipasi adanya KIPI, pemerintah telah membuat skema alur Kegiatan pelaporan dan pelacakan KIPI.

Wiku menegaskan, untuk kejadian yang bersifat serius akan dilaporkan berjenjang keatas kepada instansi kesehatan pada wilayah administratif diatasnya. Selain itu juga dilaporkan kepada  serta Komite Ahli Indonesia yang terdiri dari pokja, atau lomda atau Komnas PP KIPI.

“Masyarakat juga dapat melihat format investigasi serta panduan penggunaan web keamanan dan vaksin di lampiran juknis Covid-19,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Waspada, Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Warga Jakarta diminta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan petir pada hari ini, Senin 8 Maret 2021.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari,” tulis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di laman resminya.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca Jakarta sepanjang Senin pagi sampai malam hari berawan hingga hujan disertai petir.

Baca juga: BMKG Perkirakan Terjadi Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek 

Data BMKG Senin dini hari menyebutkan, wilayah administrasi Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan cuacanya berawan pada pagi hari.

Sementara, cuaca di wilayah administrasi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu pada pagi hari diprediksi cerah berawan.

Kemudian memasuki siang hari, wilayah administrasi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih diprediksi berawan tebal.

Untuk wilayah administrasi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diprediksi diguyur hujan disertai petir.

Memasuki malam hari cuaca di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta diperkirakan berawan. Sedangkan, pada Selasa dini hari Kepulauan Seribu akan mengalami hujan dengan intensitas ringan dan wilayah administrasi lainnya cerah berawan.

Sementara itu, suhu udara diperkirakan berkisar 23-30 derajat celcius. Jakarta Barat akan berada pada rentang 23-30 derajat. Jakarta Pusat 24-29 derajat.

Berikutnya, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan pada rentang 23-30 derajat, sedangkan Jakarta Utara berkisar 24-29 derajat, dan Kepulauan Seribu 26-28 derajat.

Untuk kelembapan udara, BMKG memperkirakan akan berada pada rentang 70-95 persen. Jakarta Barat kelembapan berada pada rentang 70-95 persen, Jakarta Pusat 75-95 persen.

Kemudian, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan pada rentang 70-95 persen, sedangkan Jakarta Utara berkisar 75-95 persen, dan Kepulauan Seribu 80-95 persen.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Warga Tak Keluar Kota

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Ketua Satuan Tugas Penanganan  (Satgas) Covid-19 Doni Monardo meminta seluruh kepala daerah khususnya, di wilayah PPKM Mikro untuk menjaga warganya agar tidak bepergian ke luar kota saat long weekend pada Maret ini.

Isra Miraj 1442 H yang jatuh pada Kamis, 11 Maret 2021 berpotensi menjadi libur panjang empat hari hingga Senin, 14 Maret 2021 bertepatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943.

Doni mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 memang sudah mulai menurun pasca libur akhir tahun lalu, namun jangan abai dan mengulangi kesalahan yang sama pada Maret ini.

“Sebentar lagi atau minggu depan akan ada liburan, libur Isra Miraj, dan diharapkan tidak ada aktivitas bepergian ke luar kota, sehingga kita tetap mampu mengendalikan covid ini dan tidak menimbulkan korban bertambah banyak,” kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (7/3).

Baca juga: Lonjakan Kasus Corona DKI Tembus 40 Ribu, Gugus Tugas Salahkan Long Weekend

Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro kembali diperpanjang mulai 9 hingga 22 Maret 2021.

Selain Jawa-Bali, pemerintah menambahkan tiga provinsi lain yang juga wajib menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur karena peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19. Inmendagri 5/2021 itu ditandatangani Mendagri Tito Karnavian di Jakarta pada 4 Maret 2021.

IG

Continue Reading

Nasional

Timbulkan Kerumunan Massa, Polisi Bubarkan Lomba Burung Berkicau

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Polres Cianjur, Jawa Barat, membubarkan acara lomba burung berkicau di Pendopo Tumaritis, Kelurahan Sawahgede, Cianjur, Minggu 8 Maret 2021.

Pembubaran itu dilakukan karena lomba itu menimbulkan kerumunan massa dan melanggar protokol kesehatan. Bahkan, ratusan orang peserta datang dari luar kota. Lomba itu juga tidak memiliki izin.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton menyatakan, pihaknya bersama Polsek Cianjur membubarkan acara itu setelah warga melaporkan kegiatan yang sudah berlangsung sejak pagi hingga sore.

“Pesertanya ratusan orang, ini sudah jelas melanggar protokol kesehatan. Terlebih lagi banyak peserta dari luar kota. Kegiatan ini diduga ilegal karena tidak mengantongi izin,” kata Anton di Cianjur Minggu 7 Maret 2021.

Anton menyatakan, polisi akan memanggil panitia dan pemilik lokasi yang mengizinkan tempatnya digunakan untuk kegiatan yang mengundang kerumunan.

Menurut Anton, pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan yang dapat mengundang kerumunan.

“Selama pandemi tidak ada izin untuk menggelar acara seperti ini, kami sudah minta keterangan panitia yang menggelar acara tanpa izin,” kata Anton.

Anton menegaskan, pihak penyelenggara bisa diancam dengan pidana karena membuat acara mengundang kerumunan.

“Kami akan bubarkan hingga sanksi pidana bagi penyelenggara setiap acara yang menimbulkan kerumunan,” kata Anton.

Anton memastikan akan memproses hukum lomba burung berkicau tersebut.

“Kami akan proses kasus ini, panitia dan pemilik akan dimintai keterangan karena berani mengadakan acara yang mengundang kerumunan saat pandemi,” pungkas Anton.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC