Nasional

Wamendagri Ribka Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Papua Pegunungan

Channel9.id – Jakarta. Wamendagri Ribka Haluk mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya dan Lanny Jaya segera menuntaskan verifikasi serta pendataan warga terdampak konflik sosial.

Menurut Ribka, data yang akurat diperlukan agar hak masyarakat, termasuk bantuan dan santunan jiwa dari Kementerian Sosial, dapat segera disalurkan kepada para korban.

“Khusus untuk dari Kementerian Sosial, santunan jiwa biasanya ada sebagai bentuk perhatian kita, sehingga Pemerintah Daerah dalam hal ini Bapak Gubernur dan para Bupati bisa menyiapkan data,” ujar Ribka dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ribuan Warga Sempat Mengungsi

Ribka mengatakan validasi data juga penting untuk memberikan gambaran utuh mengenai dampak konflik serta menentukan kebutuhan pemulihan di lapangan.

Berdasarkan laporan pemerintah daerah, konflik tersebut menyebabkan kerusakan 300 rumah warga, satu gereja, tiga gedung sekolah dasar, dan dua unit PAUD. Selain itu, satu jembatan gantung terputus dan ribuan warga sempat mengungsi.

Ia menyebut koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung rekonstruksi serta pemulihan infrastruktur sosial di wilayah terdampak telah berjalan.

Sinergi tersebut dinilai penting agar penanganan pascakonflik dilakukan secara terpadu dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ribka Apresiasi Dukungan Pemerintah

Ribka mengapresiasi kementerian dan lembaga yang telah memberikan perhatian serta dukungan dalam mempercepat pemulihan masyarakat di Papua Pegunungan.

Ia berharap koordinasi dan sinergi tersebut terus diperkuat hingga seluruh kebutuhan warga terdampak dapat tertangani.

“Saya sekali lagi atas nama Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas izin Tuhan sehingga hari ini memberikan satu penghormatan dan juga perhatian yang serius dan bermakna,” pungkasnya.

Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Polkam Djamari Chaniago dan dihadiri Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, Bupati Jayawijaya Athenius Murip, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, serta Gubernur Papua Pegunungan John Tabo yang hadir secara virtual.

Baca juga: 26 Pemda Papua Belum Cairkan Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Tagih Komitmen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

63  +    =  68