Techno

YouTube Ubah Kebijakan Terkait Kata Kotor

Channel9.id-Jakarta. Komunitas game menggugat YouTube lantaran video mereka tak bisa dimonetisasi secara tiba-tiba, lapor TechCrunch.

Hal itu merupakan dampak dari kebijakan baru YouTube pada November lalu. Kebijakan ini tercantum pada pedoman konten, yang mengharuskan konten lebih “ramah” bagi pengiklan. Dengan perubahan ini, YouTube mengubah pendekannya terhadap konten yang mengandung kata kotor dan kasar.

Meski begitu, YouTube tampaknya mendengarkan kekhawatiran para kreator konten terkait perubahan itu.

“Di beberapa minggu terakhir kami mendengar masukan dari banyak kreator konten terkait perubahan ini,” ujar juru bicara YouTube Michael Aciman, dikutip dari TechCrunch. “’Feedback’ itu penting bagi kami dan kami sedang dalam proses membuat beberapa penyesuaian pada kebijakan ini untuk mengatasi masalah mereka.”

Sebagai informasi, pada November lalu, YouTube memperluas definisi “kekerasan”, termasuk konten kekerasan dalam game. Dalam hal ini, yang dianggap kekerasan mengarah pada pengalaman mengejutkan seperti pembunuhan massal yang brutal. Perusahaan mengatakan bahwa gore dalam “play game standar” tidaklah masalah jika disisipkan setelah 8 detik video diputar.

YouTube juga mengumumkan bahwa pihaknya tak akan lagi menganggap “hell” dan “damn” sebagai katak kotor. Selanjutnya, dikatakan pula bahwa kata-kata kotor yang digunakan dalam judul, thumbnail, atau di 7 detik pertama video, maka tak akan memperolah pendapatan dari iklan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6  +  4  =