Connect with us

Nasional

550 Bengkel Disiapkan untuk Uji Emisi Kendaraan

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sedang mempersiapkan sedikitnya 550 bengkel untuk dilibatkan dalam penyelenggaraan uji emisi kendaraan. Sejauh ini baru baru 155 bengkel yang berkompeten melakukan uji emisi di Jakarta.

Selain ketersediaan bengkel, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menyiapkan pelatihan dan pembinaan terhadap 300 teknisi selama bulan ini.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andon Warih, ratusan teknisi berasal dari 87 bengkel resmi Agen Pemegang Merek (APM) dan bengkel lainnya.

Baca juga: Siap-siap, Pemilik Kendaraan Bermotor Wajib Emisi Gas Tahun Depan

Pelatihan dilakukan secara virtual untuk sesi teori dan untuk prakteknya dilaksanakan di Bengkel Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, di Cililitan, Jakarta Timur.

“Pelatihan bertujuan untuk menambah jumlah teknisi yang mampu melakukan uji emisi. Mereka nanti bakal bertugas di bengkel atau kios uji emisi maupun kendaraan layanan uji emisi,” ungkap Andono, mengutip keterangan tertulisnya Jumat (23/10).

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan DKI Jakarta Yusiono A Supalal mengatakan ratusan teknisi ini akan dibekali sejumlah materi tentang Standar Operasional Prosedur Uji Emisi.

“Karena pesertanya dari berbagai bengkel, alat uji emisi dan mereknya pasti beragam. Dari beragam kondisi yang ada itu, kami informasikan sebenarnya prosedur yang diakui itu seperti apa, karena ini ada aturan dan standarnya,” kata Yusiono.

Menurut Yusiono pelatihan juga akan menyampaikan soal kebijakan dan regulasi yang perlu diketahui para teknisi, sehingga mereka memiliki kesamaan pandangan.

“Terutama aturan terbaru yaitu Peraturan Gubernur Nomor 66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor,” kata Yusiono.

Yusiono menambahkan para teknisi juga dilatih menggunakan sistem informasi uji emisi atau E-Uji Emisi.

“Ini penting bagaimana mereka nanti menginput hasil uji emisi itu. Selain sertifikat, kami berikan user ID dan password-nya,” tandas Yusiono.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Lantik Sejumlah Pejabat Tinggi, Mendagri Sebut Soal Leadership

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas Lingkup Kemendagri, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Senin, (30/11).

Pada kesempatan tersebut, Tito  mengingatkan bahwa Kemendagri merupakan salah satu pilar sentral dalam sistem administrasi pemerintahan Indonesia.

“Saya minta rekan-rekan silahkan terapkan segala pelajaran teori tentang leadership jadi pemimpin yang baik, entah itu pemimpin yang bisa menjadi contoh, pemimpin yang bisa membawa tujuan organisasi, dan lain-lain. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang mencapai tujuan organisasi dan yang mampu mengakomodir kepentingan sebagian besar anggotanya,” terangnya.

Baca juga: Dalam Waktu Bersamaan, Kemendagri Raih 3 Penghargaan 

Meskipun demikian, Tito juga menekankan bahwa dalam berorganisasi harus ada keselarasan antara seorang  pemimpin dan followers pengikutnya. Menurutnya, dari sudut pandang seorang pemimpin ada dua variabel followers yang baik, yaitu prestasi dan loyalitas.

“Karena kita bekerja pasti ada atasan, saya pun juga sama, diatas saya juga ada (atasan). Saya melihat salah satu pengalaman penting untuk bisa menjadi bawahan yang baik kita juga bisa memahami pemimpin itu menghendaki apa, dan pimpinan ini selalu melihat bawahan itu seperti apa penilaiannya,” tuturnya.

Sementara itu, Mendagri mengatakan pelantikan bukan hanya sekedar ritual biasa, tetapi menandakan penyegaran dalam lingkup organisasi tersebut dengan adanya rotasi kepemimpinan.

“Bergeraknya gerbong ibarat kereta api ada lokomotif dengan gerbong-gerbongnya, maka dengan bergeraknya gerbong ini kereta tetap berjalan, regenerasi tetap berjalan. Karena salah satu tanda sehatnya organisasi dengan sistem kaderisasi dan regenerasi yang baik. Tidak tergantung pada figur, tapi membuat sistem yang baik maka organisasi akan survive. Organisasi yang bergantung kepada figur begitu figur itu tidak ada maka akan melemah,” terangnya.

Adapun, penerapan reward dan punishment menjadi sangat penting di organisasi manapun. Menurutnya, pekerja yang baik layak diberikan reward, sementara yang kurang baik diberikan punishment, keduanya sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik.

“Yang baik diberikan reward, yang kurang baik diberikan punishment, sehingga memberikan efek deteren untuk tidak melanggar, juga memberikan motivasi untuk berlomba-lomba berkompetisi secara sehat dalam rangka untuk mendapatkan penghargaan reward, diantaranya promosi jabatan, perpindahan jabatan, dan lain-lain,” tandasnya.

Continue Reading

Nasional

Bertambah 4.617, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 538.883 Orang

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah mengumumkan kembali perkembangan virus corona di Indonesia. Tercatat ada penambahan sebanyak 4.617 kasus positif Covid-19 pada hari ini, Senin (30/11). Dari jumlah tersebut, total jumlah kasus Covid-19 di tanah air menjadi 583.883 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Disisi lain, pasien sembuh dari virus corona juga semakin banyak. Ada penambahan 4.725 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi memiliki virus corona. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR), yang hasilnya negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh sampai saat ini berjumlah 450.518 orang sejak awal pandemi.

Baca juga: Pecah Rekor, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 6.267 

Sementara itu, masih ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 29-30 November 2020, ada 130 orang yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia tercatat sebesar 16.945 orang.

Berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini ada 71.420 orang. Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri. Selain kasus positif, pemerintah juga mencatat ada 72.786 orang yang kini berstatus suspek.

Sebanyak 4.617 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 40.055 spesimen dalam sehari. Pada jangka waktu yang sama, ada 29.839 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.

Sejauh ini pemerintah sudah melakukan pemeriksaan terhadap 5.695.747 spesimen dari 3.827.720 orang yang diambil sampelnya. Sebagai informasi, satu orang dapat menjalani pemeriksaan spesimen dan diambil sampelnya lebih dari satu kali.

Continue Reading

Nasional

Pemkot Surabaya Ciptakan Perpustakaan Herbal

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. Ingin belajar manfaat tanaman obat hingga cara budidayanya? Kunjungi saja perpustakaan herbal di Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) menciptakan perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Herbal
Terletak di di Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, perpustakaan baru ini banyak diminati warga kota.

Kepala Dispusip Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan, awalnya perpustakaan tersebut dibuat lantaran warga setempat menginginkan adanya tempat baca di sekitar wilayah itu.

Setelah ditelusuri, di lokasi tersebut ditemukan potensi masyarakat yang dapat dikembangkan, yakni pengelolaan tumbuh-tumbuhan herbal. Pemkot Surabaya pun memutuskan memberi nama perpustakaan tersebut dengan sebutan Perpustakaan Herbal.

“Kebetulan di lingkungan perpustakaan itu ada tumbuh-tumbuhan herbal yang dikelola oleh masyarakat setempat. Nah tanah yang ditanami itu milik fasilitas umum (fasum) Pemkot,” kata Musdiq di Surabaya, Senin (30/11/20).

Musdiq menjelaskan, melihat potensi yang ada di sekitar perpustakaan, koleksi buku pun disesuaikan. Pemkot Surabaya memperbanyak buku-buku terkait tanaman atau obat herbal. Musdiq merinci dari total koleksi 1.119 judul buku yang tersusun rapi dalam rak, 500 buku di antaranya membahas seputar tanaman herbal.

“Alhamdulillah antusias masyarakat setempat cukup banyak untuk datang ke perpustakaan kami. Biasanya anak-anak itu ada proses bimbingan belajar (bimbel), membaca, serta mengerjakan tugas sekolahnya,” kata dia.

Kepala Seksi Informasi dan Layanan Perpustakaan Dispusip Kota Surabaya, Imam Budi Prihanto menambahkan, sebelum pandemi Covid-19, perpustakaan tersebut tak pernah sepi pengunjug. Pada pagi hari, sebagian besar pengunjung adalah kalangan ibu-ibu yang hendak membaca literasi herbal.

Sedangkan, di siang hingga sore hari perpustakaan tersebut dipadati oleh anak-anak sekolah.
Masyarakat juga diakuinya langsung mengimplementasikan ilmunya di lahan milik Pemkot itu. Sebagian besar dari mereka disibukkan dengan pengolahan herbal minuman seperti pengolahan jahe merah dan sebagainya. Tidak sedikit pula dari mereka yang mengolah tanaman herbal menjadi makanan.

“Jadi ada hasil yang dapat diterapkan warga setelah membaca koleksi herbal dari kami. Kalau selama ini yang sering itu minuman herbalnya,” kata dia.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC