Channel9.id, Jakarta. Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) memberikan bantuan biaya hidup (living cost) kepada mahasiswa yang akan mengikuti program internasional di Filipina dan India. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen IKA UNJ dalam mendorong mahasiswa memperluas pengalaman akademik sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Harian IKA UNJ Dr. Herman Saji bersama Sekretaris Jenderal IKA UNJ Edy Budiyarso kepada dua mahasiswa penerima, yakni Fathur Rahman dan Vivian Karim Ladesi.
Fathur Rahman merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISH) UNJ yang terpilih mengikuti Program SEA Teacher 2026 di Filipina. Program yang difasilitasi Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) tersebut berlangsung pada 26 Maret – 17 April 2026 dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa calon guru untuk menjalani praktik mengajar di sekolah mitra di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Vivian Karim Ladesi, mahasiswa Teknik Manajemen Transportasi Fakultas Teknik UNJ, menjadi bagian dari rombongan Summer School di Mumbai, India. Program tersebut diikuti 11 mahasiswa UNJ dengan pendampingan dosen Muti Delima.
Edy Budiyarso berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri sekaligus memperluas wawasan dan jejaring internasional.
“Belajar dari komunitas internasional itu penting. Kita bisa belajar budaya, pola pikir, dan cara bertindak yang positif dari bangsa-bangsa lain. Yang tidak kalah penting, jagalah nama baik Universitas Negeri Jakarta dan Indonesia di komunitas internasional,” ujar Edy, Jumat (26/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menitipkan pesan kepada rombongan mahasiswa yang akan berangkat ke India.
“Khusus kepada tim yang ke Mumbai, sampaikan salam kepada Ibu Muti Delima selaku dosen pembimbing yang sudah berada di India,” katanya.
Melalui dukungan ini, IKA UNJ berharap semakin banyak mahasiswa memanfaatkan berbagai program internasional sebagai sarana meningkatkan kompetensi akademik, memperluas jejaring global, serta memperkuat kapasitas sebagai generasi muda yang siap bersaing di tingkat internasional.
Baca juga: Di Tengah Fenomena Peserta Mundur, 99 Persen Mahasiswa SNBP UNJ Daftar Ulang





