Skastra Siap Gelar Tur Jepang 2026 di 3 Kota Besar, Osaka, Nagoya dan Tokyo
Lifestyle & Sport

Skastra Siap Gelar Tur Jepang 2026 di 3 Kota Besar, Osaka, Nagoya dan Tokyo

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup musik yang tak hanya semangat berkarya lagu, tapi juga menggelar tur di luar negeri. Kali ini, grup musik ska asal Indonesia, Skastra, yang, resmi mengumumkan agenda besar bertajuk ‘Skastra Japan Tour 2026.

Rangkaian tur internasional ini dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli mendatang dengan menyasar empat titik pertunjukan di tiga kota besar, yaitu Osaka, Nagoya, dan Tokyo.

Gelaran tur Jepang pertama bagi Skastra ini merupakan bagian dari perayaan perilisan album ikonis mereka yang berjudul “Metanoia” ke dalam format piringan hitam atau vinyl 12-inch. Langkah ini menjadi momentum krusial bagi band untuk memperkuat posisi mereka di kancah musik internasional sekaligus bentuk apresiasi terhadap pengaruh musik Jepang.

“Awalnya enggak terbayang bakal dirilis bahkan bisa manggung di Jepang. Tulisan di cover itu memang jadi manifestasi Skastra. Ternyata sekarang terkabul. Begitulah cara semesta bekerja,” ujar Fazrin ‘Adin’ Mustakin selaku gitaris Skastra saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Jumat (29/5/2026).

Pernyataan Adin tersebut merujuk pada desain sampul album Metanoia yang menampilkan ilustrasi pria bermain gitar di dalam gerbong kereta dengan running text bertuliskan ‘Next Stop: Japan’. Manifestasi yang awalnya dianggap sebagai hiasan belaka tersebut kini benar-benar menjadi kenyataan bagi unit ska yang sudah berkarya selama delapan tahun ini.

Album Metanoia sendiri sebenarnya telah dirilis pada 1 Desember 2023 sebagai simbol transisi perjalanan bermusik Skastra. Sembilan lagu dalam album tersebut mendapatkan sambutan hangat dari pencinta musik di luar negeri, khususnya di Jepang, sehingga mendorong Skastra untuk mendistribusikan karya mereka lebih luas lagi.

“Tulisan di cover itu memang jadi manifestasi Skastra. Ternyata sekarang terkabul. Begitulah cara semesta bekerja,” ucap Adin.

Dalam proyek perilisan piringan hitam 12-inch ini, Skastra kembali bekerja sama dengan label independen asal Tokyo, Big Romantic Records. Album ini berisi sepuluh lagu pilihan, di antaranya adalah ‘Oh Malam’, ‘Fantasia’, ‘Hujan Deras’, ‘Penjelajah’, ‘Pelabuhan Terakhir’, ‘Matahari’, ‘Derai’, ‘Ria’, ‘Suatu Pagi’ dan ‘Endorfin’.

Dari deretan lagu tersebut, track berjudul ‘Hujan Deras’ didapuk menjadi single andalan untuk memberikan pengalaman audio yang autentik dalam format vinyl. Skastra ingin memberikan kehangatan suara yang berbeda kepada para pendengar setianya, baik di Indonesia maupun di mancanegara.

“Rangkaian tur Jepang 2026 dan perilisan piringan hitam Metanoia 12-inch ini tidak hanya merayakan perjalanan musik Skastra,” papar vokalis Skastra, Alduri Asfirna atau yang akrab disapa Ina.

Lebih lanjut, Ina menjelaskan misi budaya di balik tur ini. Menurutnya, perjalanan mereka ke Jepang memiliki tujuan jangka panjang untuk komunitas musik independen.

“Tetapi juga memperkokoh jembatan kultural antara komunitas musik independen di Indonesia dan Jepang,” tegas Ina.

Sebelum bertolak ke Jepang, band beranggotakan Ina, Ibrahim, Raga, Adi, Adin, Hanung, dan Taufiq ini akan menggelar showcase di Jakarta pada bulan Juni. Selain itu, mereka juga berencana merilis album Metanoia dalam format Compact Disc (CD) setelah menyelesaikan rangkaian tur di Jepang nanti.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  27  =  34