Channel9.id-Jakarta. Kita patut bangga kepada No Na, girl group pop global pertama asal Indonesia di bawah 88rising, yang resmi meluncurkan album penuh perdana bertajuk “island girl”. Rilisan ini menjadi tonggak penting yang menempatkan identitas Indonesia di garis depan musik pop internasional.
Lewat narasi tentang romansa, feminitas, dan persahabatan, ‘island girl’ merayakan rasa percaya diri dan keberanian dalam perjalanan menuju kedewasaan.
Peluncuran album ini hadir setelah serangkaian single no na lebih dulu menarik perhatian di layanan streaming dan media sosial, membuka jalan bagi langkah besar mereka ke kancah global.
Elemen budaya Indonesia menjadi inti dari karya no na: denting ceng-ceng dalam “work”, bunyi gamelan pada “rollerblade”, klakson minibus di “honk!”, hingga dunia yang mereka bangun lewat “speaker freaker the long song”. Nama grup ini sendiri terinspirasi dari kata “nona” yang merujuk pada perempuan muda.
Pekan lalu, no na merilis “speaker freaker (the long song)”, sebuah perjalanan musik-visual berdurasi hampir 15 menit yang merangkai delapan lagu menjadi satu kesatuan. Proyek ini memuat hit viral global “rollerblade”, “work”, serta tujuh lagu dari album yang sebelumnya belum pernah diperdengarkan.
Sejak diumumkan, ‘island girl’ menuai pujian dari berbagai media musik internasional.
“membawa nuansa kuat era 2000-an, dengan sentuhan ghettotech ala Detroit yang dipadukan dengan ritme khas Indonesia seperti gamelan,” tulis The FADER.
“Berapi.” sebut NME.
Media lain juga menyoroti cara no na meramu tradisi dan modernitas.
“memadukan unsur tradisional dengan pendekatan musik yang modern,” tulis Dazed.
“pop yang catchy, sesekali dengan lirik eksplisit, dibawakan dengan kostum yang mencuri perhatian dan gerakan tubuh yang dramatis.” tulis The Guardian.
Consequence menyoroti posisi no na dalam peta pop Asia Tenggara.
“talenta Asia Tenggara mampu bersaing dengan Korea dan Jepang,” tulis Consequence.
Media tersebut juga mencatat pilihan warna synth-pop era ’80-an yang diusung no na di tengah tren musisi lain yang kembali ke era ’90-an dan 2000-an.
Dibentuk dan dikembangkan oleh 88rising, no na beranggotakan Baila, Christy, Esther, dan Shaz yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, merefleksikan keberagaman budaya tanah air.
Nama no na terinspirasi dari kata “nona” sebagai penghormatan terhadap akar Indonesia, sekaligus mencerminkan semangat muda yang mereka bawa.
Secara musikal, no na memadukan R&B dan pop dengan sentuhan soulful serta energi panggung yang kuat, mengambil inspirasi dari Victoria Monét, FLO, Janet Jackson, dan Diana Ross.
Album ‘island girl’ berisi 15 lagu yang menampilkan sisi ceria, ekspresif, dan berani namun tetap tulus, sekaligus merayakan persahabatan, masa muda, dan romansa. Identitas ini juga hadir pada artwork album, ketika tiap anggota direpresentasikan lewat pose tari tangan khas Indonesia yang berbeda.
Berikut daftar lengkap 15 lagu dalam “island girl”: star – seafood diet – smooth – island girl – rollerblade – rollerblade part two – work – honk! – dizzy – chaser – party in the +62 – speaker freaker – nick of time – durian – better on the island
Dengan identitas Indonesia yang kuat dan ambisi global, no na menawarkan perspektif baru tentang bintang pop internasional dari Asia Tenggara lewat album debut yang tersedia di seluruh platform streaming musik.
Kontributor: Akhmad Sekhu




