Connect with us

Nasional

Antisipasi Libur Panjang, Polisi Siaga di Titik Rawan Bencana

Published

on

Channel9.id-Surabaya. Jelang libur panjang dan cuti bersama, Polisi menyiapkan sejumlah antisipasi agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas hingga menjaga sejumlah titik yang rawan bencana. Hal ini karena sejumlah wilayah Jatim telah memasuki musim penghujan.

“Ada penjagaan di wilayah rawan bencana, kita turunkan personel dari internal kita polres-polres yang memang potensi-potensi terhadap bencana alam. Seperti tanah longsor, banjir dan lain-lain,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Selasa (27/10).

Truno menambahkan pihaknya juga bekerja sama dengan sejumlah stakeholder terkait. Misalnya dengan BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kota dan kabupaten, Dinas Kesehatan, hingga berkoordinasi dengan TNI.

Baca juga : Dirjen Dukcapil: Sanksi Bagi Petugas yang Menghambat Pelayanan

Sementara untuk pengamanan lalu lintas, Truno menambahkan libur panjang ini bersamaan dengan digelarnya Operasi Zebra Semeru 2020. Operasi ini digelar mulai 26 Oktober hingga 8 November.
Dalam operasi zebra, Truno menyebut ada sejumlah sasaran yakni daerah yang rawan terjadi kepadatan arus lalu lintas.

“Sasaran tempat itu di jalur-jalur umum, baik itu jalur provinsi, jalur tol, jalur kabupaten dan seluruh wilayah Jawa Timur. Kemudian juga kegiatan itu kita meliputi terminal bus, kemudian tempat-tempat fasilitas umum kemudian juga bahu jalan, pasar tumpah misalnya selama masa libur panjang ini. Kemudian tempat wisata juga,” papar Truno.

“Kita melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian ini dengan tujuan keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban masyarakat berlalu lintas,” tambahnya.

Tak hanya itu, Truno memaparkan dalam operasi zebra ini ada 3.004 personel kepolisian dari jajaran Polda Jatim yang terlibat. Para personel nantinya juga akan mengingatkan masyarakat terkait penerapan Protokol Kesehatan COVID-19.

“Tujuan operasi ini untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan selama masa pandemi. Yang kedua, berkurangnya jumlah pelanggaran dan laka lantas di wilayah Jawa Timur dan membantu memperlancar baik itu distribusi logistik maupun transportasi orang di wilayah Jawa Timur dan terciptanya situasi keamanan keselamatan lalu lintas yang aman dan nyaman,” pungkas Truno.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Jokowi Sodorkan 18 Nama Calon Anggota Ombudsman ke DPR

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Panitia seleksi (pansel) telah memilih 18 nama calon anggota Ombudsman Republik Indonesia masa jabatan 2021-2026. Nama-nama tersebut telah dilaporkan pansel kepada Presiden Joko Widodo yang kemudian mengajukannya ke DPR RI.

“Dengan surat Nomor R-46/PRES/12/2020 pada tanggal 2 Desember 2020, Presiden telah menyampaikan 18 nama tersebut kepada DPR,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam keterangan persnya, di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (2/12).

Baca juga: Ombudsman RI Terima 1.346 Pengaduan Terkait Bantuan Sosial 

Pratikno menambahkan, surat Presiden tersebut telah diterima oleh Sekretariat Jenderal DPR pada Rabu (2/12/2020). Ia pun berharap agar DPR segera menindaklanjuti surat tersebut.

“Kami sangat mengharapkan DPR segera menindaklanjuti dengan memilih 9 orang dari 18 nama tersebut untuk ditetapkan pengangkatannya melalui keputusan Presiden,” ujar Pratikno.

Berikut 18 nama calon anggota Ombudsman RI yang diajukan Jokowi:

1. Andri Gunawan Sumianto (Praktisi)
2. Bobby Hamzar Rafinus (ASN)
3. Dadan Suparjo Suharmawijaya (Lembaga Negara)
4. Hani Hasjim (Praktisi)
5. Heru Setiawan (BUMN/BUMD)
6. Hery Susanto (Swasta)
7. Indraza Marzuki Rais (BUMN/BUMD)
8. James Modouw (Akademisi)
9. Jemsly Hutabarat (BUMN/BUMD)
10. Johanes Widijantoro (Akademisi)
11. Mokh Najih (Akademisi)
12. Muhammad Joni Yulianto (Praktisi)
13. Noorhalis Majid (Lembaga Negara)
14. Ratminto (Akademisi)
15. Robertus Na Endi Jaweng (Swasta)
16. Roby Arya Brata (ASN)
17.Ucu(ASN)
18. Yeka Hendra Fatika (Praktisi)

Pansel dibentuk awal Juli 2020 untuk memilih calon anggota Ombudsman RI yang akan menggantikan anggota periode saat ini yang akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 17 Februari tahun mendatang.

Adapun Pansel tersebut terdiri dari Chandra M. Hamzah sebagai ketua merangkap anggota, Muhammad Yusuf Ateh sebagai wakil ketua merangkap anggota, serta Juri Ardiantoro, Francisia Saveria Sika Ery Seda, dan Abdul Ghaffar Rozin sebagai anggota.

Continue Reading

Nasional

WNI Marahi Warga Asing Dukung Papua Barat Merdeka, Tidak Tahu Kondisi Sebenarnya

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Beredar sebuah video di Twitter yang memperlihatkan 3 warga asing menggelar unjuk rasa mendukung Papua Barat Merdeka. Dalam video tersebut, tampak seorang pria asal Indonesia memarahi 3 warga asing tersebut lantaran mendukung gerakan Papua Barat Merdeka.

Pria asal Indonesia tersebut bertanya kepada 3 warga asing tersebut, apakah dibayar dalam melalukan unjuk rasa tersebut. Kemudian, pria tersebut bertanya apakah membaca berita-berita mengenai kondisi Papua yang sebetulnya.

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah membuat masyarakat Papua bahagia. Karena itu, pria tersebut meminta mereka berhenti melakukan unjuk rasa.

Baca juga: KSP: Deklarasi Kemerdekaan Papua Tidak Sah

“Sekarang Jokowi perbaiki Papua, semuanya bahagia. Anda membaca beritanya? Yang asli, tanpa omong kosong? Karena seseorang membayarmu. Berapa gaji Anda? Saya akan membayar Anda dua kali lipat sekarang. Ya, karena Anda bisa mendapatkan uang,” kata pria itu.

“Apakah presiden (Jokowi) saya membunuh orang? Tidak. Kalian hanya ingin uang mudah. Bakar benderanya, saya akan membayar Anda dua kali lipat. Berapa bayaranmu?,” lanjutnya.

Tidak diketahui kapan dan di mana video tersebut direkam. Namun, salah seorang informan menyatakan, video itu direkam saat Veronica Koeman menggelar demo di Sydney, Australia. Dia menyampaikan, pria asal Indonesia itu bernama Mr Apau.

“Video itu Veronika Koeman gelar demo di Sydney. Seorang Warga Indonesia bernama Mr Apau naik pitam & marah kepada Veronika,” kata dia.

“Bagi Mr Apau, gerak-gerik Veronika adalah penghianatan terhadap bangsa & negara Indonesia. Bravo Mr Apau…!!,” lanjutnya.

Hal itu pun ditanggapi oleh Iwan Sumule, Ketua Majelis Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM). Menurutnya, video itu membuktikan bahwa Beni Wenda dan Veroncia Koeman mendukung gerakan separatisme.

Dia pun menegaskam dirinya membela negara dan rakyat Indonesia yang memperoleh keadilan. Pun menentang separatisme.

“TEGAKKAN KEADILAN. PERANGI SEPARATIS. Veronika mendukung separatis, harus diperangi,” katanya melalui akun twitternya @RealKetuaProDEM, Kamis (3/12).

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Kasudin Pendidikan Jaktim Meninggal Setelah Terinfeksi Corona

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kepala Suku Dinas Pendidikan (Kasudin) Wilayah 1 Jakarta Timur Ade Yulia Narun meninggal dunia setelah terpapar virus corona (Covid-19), Selasa (2/12) kemarin. Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar membenarkan informasi tersebut.

“Iya. Covid-19,” ujar Anwar di Jakarta, Rabu (3/12) seperti dikutip Antara.

Kepergian Ade Narun menambah daftar kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Lurah Meruya Selatan Ubay Hasan, dan Camat Kelapa Gading M Harmawan.

Baca juga: Sekda DKI Jakarta Wafat Setelah Terpapar Covid-19 

Sementara Ade Yulia Narun meninggal pada Selasa (2/12) sekitar pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur.

Jenazah Ade Narun telah dimakamkan di Pemakaman Pondok Rangon secara langsung oleh petugas dari RSKD Duren Sawit.

Proses pemakaman almarhum dilakukan secara protokol Covid-19 dan hanya dihadiri perwakilan keluarga dengan jumlah terbatas demi menerapkan aturan menjaga jarak.

Akumulasi kasus positif Covid-19 di Jakarta hingga Rabu (2/12) mencapai 139.085 kasus dengan penambahan kasus harian 1.166 orang. Dari jumlah itu catatan Satgas Covid-19 Jakarta menunjukkan kasus aktif total sebanyak 10.212 kasus dengan penambahan harian 84 orang.

Terbaru, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria diketahui terpapar Covid-19.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC