Channel9.id-Jakarta. Sebuah event besar siap digelar. Platform konferensi dan showcase musik terbesar se-Asia Tenggara, Axean Festival, yang siap kembali digelar tahun ini. Pulau Dewata kembali dipilih menjadi rumah pagelaran dan melting pot bagi seluruh pelaku industri musik sedunia. Festival akan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 dan bertempat di Jimbaran Hub, Bali.
Sekitar dua bulan menuju kegiatan, pihak penyelenggara mengumumkan deretan musisi yang masuk dalam gelombang pertama lineup festival. Di antara nama yang paling dikenal publik, hadir Ndarboy Genk, penyanyi yang populer lewat lagu-lagu berbahasa Jawa, serta Jo Soegono yang dikenal sebagai singer-songwriter dengan karakter musik yang kuat.
Salah satu pendiri Axean Festival, Piyapong Muenprasertdee mengatakan bahwa proses kurasi musisi yang hadir dalam kegiatan tersebut dilakukan dengan ketat. “Kami mencari musisi yang memiliki profesionalisme, kualitas pertunjukan langsung yang kuat serta visi artistik yang jelas,” ucapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6).Pantai & Kepulauan
Selain musisi Indonesia, festival itu juga menghadirkan sejumlah penampil dari negara-negara Asia Tenggara. Dari Malaysia hadir band indie pop-rock MASDO yang telah memiliki basis penggemar luas di kawasan regional. Sementara itu, Thailand akan diwakili oleh Yellow Fang, grup indie rock yang dikenal melalui berbagai penampilan di festival musik internasional.Acara & Daftar
Singapura turut mengirimkan salah satu nama yang cukup diperhitungkan di kancah musik independen Asia, yakni Subsonic Eye. Band dream pop tersebut menjadi salah satu penampil yang menarik perhatian karena kiprahnya yang semakin dikenal di luar Asia Tenggara. Kehadiran musisi lintas negara ini menjadi bukti komitmen Axean Festival dalam mempertemukan talenta terbaik dari berbagai penjuru kawasan.
”Selain menghadirkan musisi yang memenuhi tiga aspek tersebut, di saat yang sama lmi juga ingin menghadirkan talenta dari berbagai skena musik yang mungkin belum banyak dikenal dunia. Harapannya, pengalaman mereka di Axena dapat membuka jalan dan menginspirasi generasi berikutnya,” jelas Piyapong Muenprasertdee.
Dalam gelaran tahun keenam ini, Axean Festival menghadirkan program baru yang dapat membantu para seniman untuk tumbuh dan berkembang, yaitu Songwriting Camp.Industri Rekaman
Co-founder Axean Festival, David Siow, menjelaskan bahwa Songwriting Camp sejak awal memang dirancang sebagai ruang yang mengutamakan kolaborasi dibanding kompetisi “Program ini lahir dari keinginan kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para musisi,” jelasnya.
Selain memperluas ruang kolaborasi kreatif, festival itu juga menghadirkan konsep kuliner baru yang terinspirasi dari budaya hawker center dan food court khas Asia Tenggara. Berbagai hidangan dari sejumlah negara akan dikurasi dalam satu area festival, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal keberagaman budaya dari berbagai negara.
Axean Festival 2026 juga mempertahankan komitmennya sebagai platform pengembangan industri musik melalui berbagai panel diskusi, business matchmaking, dan sesi networking terstruktur.
Adapun penjualan tiket Axean Festival 2026 telah resmi dibuka, pada periode early bird, tiket dijual mulai Rp75 ribu per hari, sedangkan tiket terusan dua hari dibanderol Rp150 ribu.Musik & Audio
Dengan kombinasi showcase musik, konferensi industri, dan program kolaborasi kreatif, Axean Festival 2026 diharapkan kembali menjadi salah satu agenda musik paling penting di Asia Tenggara sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru menuju panggung dunia.
Kontributor: Akhmad Sekhu





