Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup band yang tak hanya semangat berkarya, tapi juga semangat menggelar tur. Demikian dengan grup band D’MASIV siap memulai tur bertajuk ‘D’MASIV Asia Home Run’ di sejumlah kota di wilayah Asia pada Oktober 2026.
Rangkaian tur grup beranggotakan Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall alias Kiki (gitar), Nurul Damar Ramadan alias Rama (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata alias Rai (bass), dan Wahyu Piadji (drum) itu akan dimulai di SUB Live Taipei pada 4 Oktober 2026.
Layanan penjualan tiket konser D’MASIV di Taipei akan dibuka pada 10 Agustus 2026 di situs resmi dmasivtour.com.
Rangkaian tur D’MASIV di Asia juga mencakup pertunjukan di Hong Kong, Kuala Lumpur, Singapura, dan Jakarta.
Penyelenggaraan tur D’MASIV di wilayah Asia didukung oleh promotor RANS Entertainment, Antara Suara, dan Flabbergast Production.
Direktur Utama RANS Entertainment Nagita Slavina mengatakan bahwa ‘D’MASIV Asia Home Run’ dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang lebih dekat dengan penggemar sekaligus memperkenalkan D’MASIV di panggung Asia.
“Selama kurang lebih dua jam, penonton akan diajak menikmati perjalanan musik D’MASIV, mulai dari lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka hingga materi terbaru yang mencerminkan babak baru band ini,” kata Nagita dalam siaran pers dari penyelenggara tur yang diterima di Jakarta pada Jumat (7/8/2026).
Lebih lanjut, Nagita mengharapkan dengan tur tersebut. “Kami berharap setiap pertunjukan menghadirkan pengalaman yang hangat, dekat, dan meninggalkan kesan bagi siapa pun yang hadir,” harapannya.
Setelah tampil di Taipei, Hong Kong, Kuala Lumpur, dan Singapura, D’MASIV akan mengakhiri tur di Jakarta.
Rian mengatakan bahwa D’MASIV ingin menemui para penggemar dan menghadirkan suasana yang akrab dan hangat selama konser.
“Semangat itulah yang kami bawa ke setiap kota yang kami kunjungi. Kami ingin datang langsung menemui para penggemar dan menghadirkan suasana yang terasa hangat dan akrab, seperti sedang menikmati konser di Indonesia,” terangnya.
Studio kreatif Kelas Pagi dan RUX akan membantu menyajikan pengalaman imersif selama konser D’MASIV, grup band yang dibentuk di Ciledug pada 3 Maret 2003.
Nama D’Masiv sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris “massive” sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional.
Pada tahun 2006, Massive (sebelum berganti nama menjadi D’Masiv) pernah memulai debut album pertama mereka berjudul ‘Menuju Nirwana’ di bawah label indie Malta Music Indonesia. Namun, album pertama mereka dengan nama Massive kurang laku di pasaran. Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisi musik A Mild Live Wanted pada tahun 2007 dengan juara satu dengan mengalahkan beberapa kontestan lain seperti Geisha, North, Riveira, Beautiful Monday, Coin dan lain-lain.
Mereka pada saat mengikuti ajang kompetisi A mild Live Wanted pada tahun 2007 tersebut sudah berganti nama dari awalnya Massive menjadi D’Masiv dengan hits single ‘Tak Bisa Hidup Tanpamu’.
D’Masiv akhirnya merilis debut album pertama mereka berjudul ‘Perubahan’ pada tahun 2008 dengan judul lagu ‘Cinta Ini Membunuhku’ sebagai lagu andalannya. Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, D’Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Massiver.
Di bawah kontrak Musica, perusahaan label musik besar di Indonesia, D’Masiv merilis album pertamanya yang berjudul ‘Perubahan’ pada tahun 2008. Dengan lagu andalannya ‘Cinta Ini Membunuhku’, D’Masiv mulai diperhitungkan di kancah musik nasional.
Kontributor: Akhmad Sekhu





