Techno

Gmail Kini Punya 1,5 Miliar Pengguna Aktif

Google beberapa waktu lalu mengumumkan pengakuan penting terkait layanan Gmail miliknya. Raksasa internet itu mengungkap masih memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk mengintegrasikan layanannya dengan Gmail.

Beberapa aplikasi yang biasa memanfaatkan hal ini adalah perencanaan perjalanan dan sistem manajemen khusus.

“Pengembang dapat membagi datanya ke pihak ketiga selama mereka transparan dengan para pengguna cara pemanfaatan data tersebut,” tutur VP of Public Policy and Government Affairs untuk Amerika di Google, Susan Molinari, seperti dikutip dari CNN Money, pada bulan lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Google dalam bentuk surat untuk para senator di Amerika Serikat. Google juga memastikan bahwa aturan soal privasi dapat diakses oleh pengguna sebagai bahan pertimbangan.

“Pengguna juga dapat melihat atau menghapus akses aplikasi lewat laman Google Account-nya. Atau, mereka dapat memilih untuk tidak mengunduh aplikasi tersebut sama sekali,” tutur Molinari.

Google pun dengan tegas akan menindak aplikasi yang tidak memberi kejelasan mengenai pemakaian data pengguna. Salah satunya adalah menonaktifkan aplikasi tersebut.

Surat pada senator soal Gmail ini sendiri sebenarnya muncul usai pemerintah Amerika Serikat menaruh perhatian pada data privasi pengguna di layanan online. Tak cuma Google, komite senat juga mempertanyakan hal tersebut ke Apple dan Twitter.

(Din/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Google akhirnya meluncurkan flagship smartphone terbaru Pixel 2 dan Pixel 2 XL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1  +  9  =