Connect with us

Hot Topic

Kabareskrim Polri: Sumber Api Kejagung Karena Nyala Api Terbuka

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit menyampaikan, sumber api kebakaran Kejagung bukan karena arus pendek, melainkan karena nyala api terbuka.

“Dari hasil Olah TKP, Puslabfor menyimpulkan bahwa sumber api bukan karena hubungan arus pendek tapi karena open flame atau nyala api terbuka,” kata Listyo di Bareskrim Polri, Kamis (17/9).

Listyo menjelaskan, sumber api berasal dari lantai 6 Kantor Biro Kepegawaian Kejagung. Api dengan cepat merambat karena adanya sejumlah bahan yang mudah terbakar.

“Api merembet lantaran akseleran pada lapisan luar gedung dan beberapa cairan senyawa hidrokarbon, serta kondisi gedung yang disekat oleh bahan mudah terbakar seperti gipsum pun parkit,” ujar Listyo.

Selain itu, di lantai 6 memang ada renovasi ruangan, maka di hari itu sekira pukul 11.30-17.30, ada beberapa kali bangunan yang mengerjakan pembaruan di area tersebut.

“Ketika api mulai berkobar, orang yang berada di sana mencoba memadamkannya, namun tak berhasil lantaran peralatan pemadaman kurang mendukung. Sehingga dibutuhkan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran. Keberadaan dan perbuatan pekerja bangunan itu jadi salah satu hal yang diselidiki polisi,” katanya.

Penyidik kini sedang mendalami sejumlah saksi yang diketahui berada dekat dengan titik awal sumber api kebakaran Kejagung.

“Pada saat kejadian kita dapati juga ada beberapa orang-orang yang ada di lantai 6 Biro Kepegawaian yang saat itu sedang melaksanakan renovasi sehingga itu yang menjadi salah satu yang kami dalami,” tegas Listyo.

Dalam hal ini, terjadi tindak pidana pada peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejagung, sehingga penyelidikan meningkat ke penyidikan.

“Kita sudah sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan. Dengan dugaan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP,” kata Listyo.

Dalam Pasal 187 KUHP tersebut tertera, barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran dapat dikenakan dengan hukuman maksimal 12 sampai 15 tahun bahkan seumur hidup jika ada korban.

Kemudian pada Pasal 188 KUHP tertera barang siapa dengan sengaja atau kelalaian hukuman maksimalnya lima tahun.

“Kami melakukan peyidikan, dan memeriksa potensial suspek. Kita akan memburu tersangka dan kita akan sampaikan ke rekan-rekan,” ujarnya.

Dalam peristiwa kebakaran ini, Polri telah melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas, meminta keterangan 131 saksi, analisis ahli dan foto satelit, serta enam kali lakukan olah tempat kejadian perkara, dijalankan guna pengusutan kebakaran yang terjadi pada 22 Agustus 2020.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Tersangka Penyerang Polsek Ciracas Jadi 66 Orang

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Puspom TNI menyampaikan, ada 66 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerangan Polsek Ciracas Jakarta Timur. Jumlah ini bertambah 1 orang setelah sebelumnya ditetapkan sebanyak 65 tersangka.

“Dengan demikian, total jumlah tersangka kasus menjadi sebanyak 66 anggota TNI, terdiri dari 58 orang dari TNI Angkatan Darat, 7 orang dari TNI Angkatan Laut dan 1 orang dari TNI Angkatan Udara,” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat Letjen TNU Dodik Wijanarko dalam konferensi pers, Rabu (23/9).

Dodik menyampaikan, penetapan puluhan tersangka tersebut berdasarkan hasil penyelidikan tim sejak Selasa (15/9) hingga Rabu (23/9) ini. Hingga saat ini, Puspom TNI bersama Puspom TNI Angkatan Laut dan Puspom TNI Angkatan Udara, terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pengrusakan Mapolsek Ciracas.

“Proses penyelidikan ini belum selesai, karena sampai hari ini masih mencari tau siapa yang membawa senjata. Saat ini kami sedang menelusuri nama dan kesatuannya,’’ pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Polda Metro Jaya Bongkar Praktek Aborsi, 10 Orang Jadi Tersangka

Published

on

By

Channel9.id- Jakarta. Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktek aborsi di salah satu klinik di Jalan Percetakan Negara 3, Johar Baru, Jakarta Pusat. Adapun 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, peran mereka berbeda-beda saat aborsi. Bahkan, salah satu pelaku ada yang berprofesi sebagai dokter.

“Yang pertama LA, pemilik klinik, kemudian inisial DK (30) ini laki-laki, LA perempuan ya, ini adalah dokter, yang tugasnya perannya adalah sebagai penindakan aborsi,” kada Yusri, Rabu (23/9).

Pelaku inisial NA berperan sebagai registrasi pasien yang datang ke klinik dan juga merangkap sebagai kasir. Selanjutnya, ada tersangka MM perannya adalah USG orang yang ingin melakukan aborsi di klinik tempat kerjanya. Lalu, YA (51) membantu dokter melakukan aborsi, RA sebagai penjaga di klinik tersebut, selanjutnya tersangka LL juga membantu di ruangan tindakan aborsi di dalam klinik.

“Ada juga tersangka berinisial ED ini bertugas sebagai cleaning servis, ada SM melayani pasien, RS pasien aborsi pada saat kita amankan. Semuanya ini berawal dari informasi masyarakat yang kita terima bahwa ada 1 klinik yang sering melakukan aborsi dan cukup lama,” ujarnya.

Yusri menjelaskan, pada 2002 sampai 2004 klinik pernah buka, tapi karena pelanggannya terus menurun kemudian ditutup. Pada 2017 kemarin klinik ini kembali buka untuk melayani Aborsi.

“Yang setiap hari dilakukan praktek, kecuali hari Minggu, yang dari jam 7 pagi sampai 1 siang, ya,” kata Yusri.

Selama 3 tahun beroperasi, sudah sebanyak 32 lebih janin yang dibuang ke dalam closed. Sebab, setiap harinya klinik ini bisa menggugurkan janin sebanyak 4 sampai 6 pasien.

Klinik ini membuka pelayanan melakui website dengan naman klinikaborsiresmi.com. Polisi bakal menggandeng Kominfo untuk melaksanakan patroli Cyber guna mengungkap klinik lainnya.

“Ya karena ini sangat terbuka sekali di website tersebut. Kemudian di media sosialnya bisa menawarkan aborsi dengan biaya yang ada,” ujarnya.

Yusri menyampaikan, biaya yang ditawarkan sekitar Rp 2 juta perorang dan janin yang bisa digugurkan juga terbatas hanya berusia 2 Minggu. Namun ketika janin berusia 5 Minggu dokter ini meminta uang sebesar Rp 4 juta.

Dalam sehari, klinik ini mendapatkan keuntungan dari praktek aborsi ilegal sebesar Rp 10 juta. Kemudian pembagianya 40 persen untuk dokter, 40 persen pemilik dan 20 persen untuk pegawai dan lainnya.

“Pegawainya dibayar Rp 250 ribu sehari. Tetapi Minggu tutup. Kalau kita hitung total dari 2017, kita kalikan kalau kita hitung berapa keuntungan yang diraup, itu ada sekitar Rp10 miliar lebih. Dihitung dari 2017, ada 32.760 janin yang sudah digugurkan. Ini yang sudah kita hitung, masih kita dalami lagi,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Rekor Baru, Positif Corona Bertambah 4.465 Per Hari Ini

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah kembali mencatat rekor kasus baru, kali ini ada 4.465 kasus baru Covid-19-19 yang terkonfirmasi pada hari Rabu (23/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 257.388 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.

Baca juga: Pasien Sembuh Bertambah 3.501, Kasus Baru Covid-19 Masih Di Atas 4.000

Sementara itu rekor baru kasus Covid-19 sebelumnya dilaporkan pada Selasa (22/9/2020) sebanyak 4.176 kasus. DKI Jakarta lagi-lagi menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.133 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 516 kasus baru per 23 September.

Berikut detail sebaran 4.465 kasus baru Covid-19  pada Rabu 23 September 2020:

Provinsi Jumlah Kasus
DKI Jakarta 1.133
Jawa Barat 516
Jawa Timur 338
Jawa Tengah 257
Banten 216
Sumatera Barat 204
Kalimantan Timur 196
Riau 188
Papua 138
Bali 130
Sulawesi Selatan 124
Kepulauan Riau 117
Sumatera Selatan 110
Kalimantan Tengah 92
Sulawesi Tenggara 90
Sumatera Utara 87
Papua Barat 87
Kalimantan Selatan 82
DI Yogyakarta 63
Aceh 50
Gorontalo 48
Bengkulu 31
Kalimantan Utara 29
Nusa Tenggara Barat 24
Maluku Utara 21
Nusa Tenggara Timur 17
Lampung 16
Bangka Belitung 14
Sulawesi Tengah 14
Sulawesi Barat 10
Jambi 9
Kalimantan Barat 6
Sulawesi Utara 6
Maluku 2
Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC