Connect with us

Hot Topic

Kemensetneg: Kesalahan Penulisan UU Ciptaker Murni Human Error

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Asisten Deputi Humas Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto menyatakan, kesalahan penulisan naskah UU Ciptaker yang diteken Jokowi menjadi UU No. 11/2020, murni human error.

“Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemensetneg telah melakukan serangkaian pemeriksaan internal dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan. Kekeliruan tersebut murni human error,” kata Eddy dikutip dari laman resmi Setneg, Rabu (4/11).

Eddy menyatakan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat terkait yang melakukan kesalahan.

“Terhadap pejabat yang bertanggung jawab dalam proses penyiapan draf RUU sebelum diajukan kepada presiden, Kemensetneg juga telah menjatuhkan sanksi disiplin,” ujarnya.

Eddy juga menyampaikan, pihaknya akan benar-benar memeriksa setiap UU supaya tidak terjadi kesalahan serupa di kemudian hari. Dia memastikan pihaknya merespons cepat kekeliruan dalam UU Ciptaker.

Menurut Eddy, pihaknya terus meningkatkan standar pelayanan dan standar operasional prosedur (SOP) terkhusus dalam penyusunan RUU.

“Langkah ini sejalan dengan penerapan zero mistakes untuk mengoptimalisasi dukungan kepada presiden dalam menjalankan tugas pemerintahan negara,” ujarnya.

Eddy mengklaim kesalahan pasal tersebut tidak merubah substantif dari UU secara keseluruhan. Dia memastikan kesalahan hanya bersifat teknis dan tak mengubah isi UU Ciptaker.

“Pada dasarnya tidak mengubah substansi dan lebih bersifat teknis administratif semata,” kata anak buah Mensesneg Pratikno tersebut.

“Oleh karena itu, kekeliruan tersebut tidak akan memberikan pengaruh pada norma yang diatur di dalamnya serta implementasi undang-undang dimaksud pada tataran teknis,” ujarnya.

Ke depan, Eddy menyatakan, pihaknya akan mengkaji ulang setiap UU yang hendak ditandatangani presiden. Kemudian setiap kekeliruan yang terjadi akan menjadi bahan pembelajaran bagi Kemensetneg.

“Kemensetneg akan menjadikan temuan kekeliruan sebagai pelajaran berharga dan menjadi catatan serta masukan untuk terus menyempurnakan penyiapan RUU, agar kesalahan teknis tidak terulang kembali,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Strategi Penanganan Covid-19

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Ketua DPR Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan evaluasi total strategi penanganan Covid-19 menyusul tetap tingginya jumlah kasus Covid-19.

Puan menyatakan, jumlah penularan Covid-19 belum juga turun seperti yang diharapkan. Bahkan, akhir November 2020 menembus rekor baru yakni 6000 kasus per hari. Puan pun mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut.

“Dengan tembusnya rekor baru, Pemerintah harus evaluasi menyeluruh strategi penanganan pandemi ini untuk menemukan bagian apa lagi yang harus kita gencarkan,” kata Puan dalam keterangan resmi, Kamis (3/12).

Kendati begitu, Puan mengapresiasi kerja keras dan gotong royong yang sudah dilakukan pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat dalam melawan Pandemi Covid-19. Namun, perlu menjadi catatan bagi Pemerintah bahwa jumlah kasus baru per hari telah mencetak rekor baru.

“Selama ini upaya penanggulangannya sudah luar biasa, termasuk peran tenaga kesehatan dan masyarakat. Tapi Pemerintah harus jadi motor penggerak untuk melahirkan usaha yang lebih dari luar biasa,” ungkap Puan.

Puan menyampaikan, anggaran sangat besar sudah dialokasikan untuk penanggulangan Covid-19 dan untuk mengurangi dampaknya. Langkah tracing, testing, treatment (3T) juga sudah ditingkatkan. Kesadaran masyarakat sudah meningkat untuk mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

Tetapi, kata Puan, pemerintah harus menangkap kekhawatiran masyarakat akibat pandemi ini. Terlebih angka penularan dan korban jiwa sangat tinggi, termasuk catatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyebutkan 180 dokter meninggal akibat Covid-19 hingga awal Desember 2020.

“Ada baiknya kita mawas diri, introspeksi langkah penanggulangannya. Jangan sampai masyarakat lelah dan tidak mau lagi mematuhi protokol kesehatan,” ujar Puan.

Puan pun mendorong Pemerintah menguatkan pencegahan dari sisi hulu. Misalnya dengan memperluas bantuan vitamin dan jamu agar kesehatan dan daya imunitas masyarakat terjaga. Langkah ini dinilai penting dilakukan sambil menunggu tersedianya vaksin sebagai salah satu langkah penanggulangan Covid-19.

“Negara harus hadir membantu masyarakat. Pertimbangkan lakukan pencegahan dengan meningkatkan imunitas, berikan vitamin dan jamu herbal pada masyarakat untuk meningkatkan daya imunnya,” kata Puan.

Tak kalah penting, pemerintah perlu menguatkan sinergi birokrasi, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk mengoptimalkan penanganan pandemi Covid-19. Puan mengingatkan agar kebijakan yang diambil harus berdasarkan data akurat dan mempertimbangkan berbagai masukan.

“Ini tentang kemanusiaan, maka sinergi sangat penting. Utamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat, jangan politisasi keadaan,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

KPK Kembali OTT, Kali Ini Bupati Banggal Laut

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini tim penindakan mengamankan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo.

“Benar (penangkapan Bupati Banggai Laut),” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

KPK masih belum bersedia menjelaskan lebih detail terkait kasus yang menjerat WB. Termasuk barang bukti apa saja yang diamankan saat penindakan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan statua hukum mereka yang diamankan dalam penindakan kali ini.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut tim penindakan masih bekerja di lapangan.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Ditangkap, KPK Sita Uang dan Dokumen

“Kami masih menunggu hasil kerja rekan-rekan penindakan ya. Berikan waktu untuk kawan-kawan saya bekerja dulu. Nanti pada saanya akan diberikan penjelasan kepada publik,” kata Filri.

Dilansir detikcom, seorang sumber menyebutkan total ada 6 orang yang ditangkap, termasuk Wenny. Wenny diamankan bersama pihak lain yang diduga kontraktor dan tim sukses pemenangannya dalam Pilkada 2020. Wenny diketahui maju lagi dalam pilkada untuk periode keduanya bersama Ridaya La Ode Ngkowe.

“Dugaan suap bupati meminta sejumlah uang dari para kontraktor yang digunakan untuk kepentingan kampanye pemenangan,” katanya.

“Diamankan di Banggai dan sejumlah pihak diduga kontraktor, ada juga timses si bupati ikut diamankan. Barang bukti yang didapat sementara 2 kardus berisi uang sejumlah lebih dari Rp 1 miliar,” ucapnya.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Tanpa Gejala, Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membenarkan bahwa dirinya terinvesi virus Corona Covid-19. Hasil test PCR dari Menteri Ida menunjukkan tanda reaktif Covid-19.

Untuk menghindari penularan, Menteri Ida langsung menjalani isolasi mandiri. Dirinya juga mengatakan, kondisi fisiknya dalam keadaan baik-baik saja.

“Ya betul, hasil PCR test saya positif Covid-19. Alhamdulillah kondisi fisik saya baik. Sekarang saya melakukan isolasi untuk menghindari penularan,” ujar Ida saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (3/12/2020).

Ida pun memohon doa agar dirinya segera diberi kesembuhan dari Covid-19. “Mohon doanya semoga segera pulih,” ujar Ida.

Baca juga: Sempat Kontak Dengan Anies, Kapolda Metro Jaya Negatif Covid-19

Sebelumnya, humas Kemnaker Rintoko Al Muhtaj dan Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi turut mengkonfirmasi kondisi Ida yang terinfeksi virus Covid-19.

Anwar menegaskan, pelayanan kantor Kemnaker akan tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya telah melakukan pengaturan jadwal kerja dan mengagendakan tes untuk melacak virus ini, baik rapid test maupun swab test.

“Tetap jalan, kita kan konsisten menerapkan aturan untuk penggiliran kerja dan test Corona secara periodik,” ujar Anwar.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC