Connect with us

Lifestyle & Sport

Khasiat Cabai Untuk Kesehatan

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Tak semua orang menyukai dan bisa mengonsumsi makanan pedas. Entah karena alasan medis atau memang tidak suka. Jika hanya sekadar tidak suka, ada baiknya mencoba. Pasalnya, cabai memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan.

Cabai mengandung protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium, kalium, air dan capsaicin. Seluruh kandungan ini penting bagi kesehatan dan dibutuhkan tubuh. Adapun sejumlah manfaat dari mengonsumsi cabai antara lain:

1. Meredakan hidung tersumbat
Mengonsumsi makanan mengandung cabai melegakan hidung tersumbat. Namun, jangan dikonsumsi secara berlebihan sebab bisa memicu sakit perut dan diare.

2. Pereda nyeri
Kandungan capsaicin pada cabai bisa meredakan rasa sakit. Tak ayal bila kerap menjadi bahan salep ataupun krim pereda nyeri otot dan sendi.

3. Tingkatkan imunitas
Vitamin C yang pada cabai berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, juga baik untuk kesehatan kulit.

4. Membakar lemak tubuh
Konsumsi cabai bisa menurunkan berat badan. Hal ini karena kandungan capsaicin yang terdapat pada cabai mampu meningkatkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh.

5. Mengurangi risiko terserang penyakit jantung
Kendati perlu penelitian lebih lanjut, namun kandungan capsaicin dipercaya bisa menurunkan kolesterol dan mencegah penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung.

6. Mencegah kanker
Kandungan karotenoid di cabai bersifat antioksidan. Maka dari itu, bisa melawan sel-sel penyebab kanker. Kendati begitu, masih diperluka penelitian lebih lanjut.

Baca juga : Makanan Pedas Bisa Turunkan Berat Badan

Jika kepedasan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung cabai, segeralah minum susu atau makan makanan bertepung, seperti roti, guna meredakan rasa pedas.

Perlu diingat, jika dikonsumsi secara berlebihan, cabai bisa menimbulkan gangguan pencernaan. Jika memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikanlah lebih dengan dokter mengenai terkait konsumsi cabai yang aman.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Pindah ke Liverpool, Thiago Alcantara: Saya Menunggu Momen ini Sejak Lama

Published

on

By

Thiago Alcantara resmi hijrah ke Liverpool

Channel9.id-Jakarta. The Reds telah menuntaskan transfer Thiago Alncantara dari Bayern Munich. Thiago pun mengungkapkan perasaan bahagianya pindah ke Liverpool. “Perasaan yang luar biasa. Saya menunggu momen ini untuk waktu yang lama dan saya sangat, sangat senang ada di sini,” ujar Thiago seperti dikutip situs resmi klub, Jumat (18/09).

“Ketika tahun-tahun berlalu, Anda mencoba meraih kemenangan sebanyak mungkin dan ketika Anda jadi juara, Anda ingin lebih,”ucap pemain asal Spanyol itu.

“Saya kira klub ini juga mendeskripsikan diri saya. Saya ingin mencapai semua target, meraih trofi sebanyak mungkin,” sambung Thiago.

Liverpool mengikat gelandang berusia 29 tahun itu dengan kontrak yang berdurasi empat tahun.

Kedatangan Thiago Alcantara mengakhiri spekulasi apakah Liverpool bakal belanja pemain bintang di bursa transfer musim panas ini.

Sebelum merekrut Thiago, Liverpool baru mendatangkan bek kiri asal Yunani, Kostas Tsimikas. Thiago akan mengenakan nomor punggung 6 di Liverpool.

Liverpool tak menyebut secara rinci berapa nilai transfer Thiago. Namun, laporan yang beredar menyakini Liverpool menebus mantan pemain Barcelona itu senilai 20 juta paun.

Thiago gabung Liverpool setelah menghabiskan tujuh tahun terakhir bersama Bayern Munich. Dia ikut mengantar Bayern merangkai treble winners musim 2019/2020.

Selama tujuh musim di Bayern, Thiago meraih total 16 gelar juara. Dia mencatatkan 235 kali penampilan bersama Bayern, dengan menyumbang 31 gol dan 35 assist.

IG

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Ciri-ciri Tubuh Kekurangan Protein

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Memiliki tubuh yang sehat merupakan dambaan banyak orang. Ada beberapa cara untuk mencapai dan mempertahankannya. Salah satunya dengan menjaga asupan protein setiap harinya.

Sejatinya mudah sekali mendapatkan sumber makanan berprotein, dari telur, daging, ikan, tahu, tempe, hingga kacang-kacangan. Namun, masih banyak orang yang kekurangan protein lantaran pola makan mereka membuat gizi tidak seimbang. Atau, bisa jadi karena diet tertentu.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya kekurangan gizi. Untuk mengantisipasinya, kenali tanda ini, yang merupakan indikasi bahwa tubuh kekurangan asupan protein.

Mudah lelah
Massa otot yang berkurang merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan protein, yang kemudian berdampak pada kelelahan. Otot menjadi kehilangan kekuatannya, sehingga membuat mudah lelah.

Makan melulu
Protein merupakan nutrisi yang membantu perut merasa kenyang lebih lama. Maka dari itu, jika sering merasa lapar, perhatikan asupan protein dan nilai nutrisi makanan harian.

Menurut sebuah studi, mengonsumsi makanan tinggi protein bisa menstimulasi sekresi sejumlah hormon kenyang. Terbukti, ini bisa menurunkan asupan makanan selanjutnya. Jika lapar melulu, tentu berat badan berisiko naik, dan memicu obesitas.

Baca juga : Efek Bagi Kesehatan Jika Terlalu Lama di Rumah

Rambut rapuh dan nampak tidak sehat
Jika kurang mendapat asupan protein, rambut bisa rapuh, mudah patah, dan kehilangan kilau sehatnya.

Lebih lanjut, jika tubuh kekurangan asupan protein ini hingga berbulan-bulan, rambut bisa mengalami kerontokan. Ini bisa terjadi karena tubuh terpaksa menghentikan pertumbuhan rambut untuk menyimpan cadangan protein.

Luka sulit sembuh
Berdasarkan studi, untuk sembuh dan membangun kembali sel, jaringan, dan kulit baru serta untuk kekebalan, tubuh butuh protein dalam jumlah cukup.

Studi lain menemukan bahwa protein bisa mempercepat pemulihan patah tulang pinggul pada dewasa yang lebih tua. Pemulihan ini membutuhkan protein untuk menyerap kalsium lebih baik. Itu berarti, kekurangan protein bisa memperlambat waktu pemulihan saat terluka atau cedera.

Mudah sakit
Baru sembuh, kemudian sakit lagi. Jika hal ini terus-terusan terjadi, perhatikanlah asupan protein.

Diketahui, protein berperan penting dalam membentuk antibodi–untuk melawan ancaman bakteri dan virus. Jika kekurangan protein, pertahanan tubuh lemah sehingga mudah terserang penyakit.

Otot menyusut
Kekurangan protein membuat seseorang sulit membentuk otot, bahkan otot bisa menyusut. Jika asupan protein berkurang, tubuh akan mengambil protein dari otot lurik guna menjaga jaringan-jaringan penting dan fungsi tubuh seutuhnya.

Selain itu, perlu diingat, semua olahraga yang dilakukan untuk membentuk otot bisa sia-sia bila tidak diimbangi dengan asupan protein yang cukup.

Mood tak stabil
Protein membantu otak memproduksi hormon serotonin yang berpengaruh pada mood atau suasana hati. Kekurangan protein bisa memicu mood swing atau suasana hati berubah-ubah, sulit fokus, mengalami kecemasan, hingga sulit tidur.

Jika Anda merasakan satu atau beberapa kamu mengalami salah satu atau beberapa tanda itu, perhatikanlah asupan protein harianmu.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

JJ Rizal:  Alwi Shahab, Tukang Cerita Terbaik Kota Jakarta

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Sejarawan Betawi Alwi Shahab meninggal pada pukul 03.00 WIB, Kamis (17/9) hari ini.

Sejarawan JJ Rizal mengaku kehilangan sosok Alwi Shahab yang dinilai sosok terbaik saat bercerita tentang Kota Jakarta. Alwi mampu menyampaikan suara orang kecil dari masa ke masa berdasarkan sejarahnya.

“Masyarakat kehilangan tukang cerita terbaik kota Jakarta. Terbaik karena ia dapat menyajikan kisah kampung-kampung di Jakarta dengan manusianya, sehingga mampu menuturkan sejarah kota dari suara orang kecil terutama kaum Betawi, yang meskipun adalah mukimin awal tetapi sedemikian rupa dalam periode yang panjang centang perenang jadi korban ketidakadilan pembangunan dari masa kolonial dulu sampai hari ini,” kata JJ Rizal dilansir Liputan6.com, Kamis (17/9).

JJ Rizal menyampaikan, Alwi merupakan sosok sejarawan yang hidup lebih dari tiga zaman. Sebagai jurnalis senior, Alwi menyajikan sejarah Jakarta dengan apik.

“Ia menceritakan sebagai orang dalam dengan sumber juga sejarah lisan yang dikumpulkannya melalui kepiawaiannya sebagai jurnalis senior yang hidup lebih dari tiga zaman. Ia adalah pelaku sekaligus saksi sejarah kota. Sebab itu setiap ceritanya ditunggu-tunggu sebab bukan sekadar gimnastik bahasa belaka, pamer referensi akademik, tetapi proses pengalaman yang dikucurkan dengan keberpihakan kepada bagaimana kota Jakarta itu seharusnya bukan hanya jadi mimpi kaum arsitokrasi uang dan politik yang cenderung deskriminatif, tetapi menjadi kota kita bersama,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC