Connect with us

Techno

Mulai 2021 Android Jadul Tak Bisa Akses Internet Aman

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Mulai 2021, smartphone Android di bawah versi 7.11 Nougat  tak bisa lagi mengakses situs web yang aman. Pasalnya,  root certificate otoritas sertifikat Let’s Encrypt akan berhenti bekerja sama dengan otoritas sertifikat IdenTrust.

Hal tersebut akan memberi perubahan yang cukup signifikan, mengingat sepertiga dari semua domain web bergantung pada sertifikat organisasi. Nantinya, Android lama tak  mempercayai sertifikat root Let’s Encrypt, sehingga bisa memberi masalah kompatibilitas.

Baca juga: Cara Root HP Android Dengan Mudah Bisa Langsung di Ponsel dan PC 

Organisasi nirlaba yang bermitra dengan Mozilla Let’s Encrypt mengatakan, kemitraannya dengan sesama otoritas sertifikat IdenTrust akan berakhir pada 1 September 2021.

Karena tak ada rencana untuk memperbarui perjanjian penandatanganan silang, Let’s Encrypt akan menghentikan penandatanganan silang default untuk root IdenTrust sertifikat, DST Root X3, dimulai pada 11 Januari 2021.

“Beberapa perangkat lunak yang belum diperbarui sejak 2016 (kira-kira saat root kami diterima di banyak program root) masih tidak mempercayai sertifikat root kami, ISRG Root X1,” ujar Kepala Pengembang Let’s Encrypt Jacob Hoffman-Andrews.

“Terutama, ini termasuk versi Android sebelum 7.1.1. Artinya, versi lama Android tersebut tidak lagi mempercayai sertifikat yang diterbitkan oleh Let’s Encrypt,” imbuhnya.

Hanya ada satu solusi bagi pengguna ini, yakni memasang Firefox. Alasannya, mesin pencari ini bergantung pada penyimpanan sertifikatnya sendiri yang menyertakan root Let’s Encrypt. Meski begitu, hal ini tak akan mencegah kerusakan atau memastikan fungsionalitas.

Sebagai informasi, Gizmodo melaporkan pada Sabtu (8/11) bahwa Let’s Encrypt mencatat ada sekitar 34% pengguna Android versi lebih lama dari 7.1. Artinya, jutaan pengguna berpotensi terputus dari sebagian besar web aman mulai 2021.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Techno

Asuransi Gadget Tokopedia Kian Digandrungi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Selama hampir dua tahun ini, jumlah transaksi Proteksi Gadget di Tokopedia meningkat lebih dari 70 kali lipat. Jumlah penggunanya pun ikut meningkat hampir 20 kali lipat.

Peningkatan transaksi dan pengguna itu didorong oleh penawaran seperti perlindungan terhadap produk gawai yang dibeli lewat Tokopedia dengan premi terjangkau mulai dari Rp 46.000. Proteksi Gadget pun berlaku hingga 12 bulan sejak barang diterima.

Pandemi diketahui mendorong lebih banyak masyarakat untuk berbelanja berbagai kebutuhan lewat platform digital seperti Tokopedia. Hal ini diakui pula oleh Content Creator David Brendi, yang dikenal sebagai David GadgetIn.

“Lewat Proteksi Gadget, saya bisa mendapatkan perlindungan lebih terhadap gadget yang saya beli secara online dengan harga terjangkau dan proses klaim yang sangat sederhana,” ujar David melalui keterangan tertulis, Rabu (25/11).

Baca juga : Membuat Syair Lebih Mudah Lewat Google Verse

Sementara itu, menurut keterangan Senior Lead Fintech Tokopedia Marissa Dewi, cakupan Proteksi Gadget meliputi perlindungan dari risiko kerusakan dan kehilangan. Misalnya kerusakan fisik, akibat terkena cairan secara tak sengaja, dan kehilangan karena adanya insiden perampokan dan/atau penodongan, penjambretan atau pencurian.

“Klaim Proteksi Gadget Tokopedia dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi Tokopedia. Di sisi lain, selain bisa didapatkan dengan premi terjangkau dan memberikan perlindungan menyeluruh, layanan tersebut juga hadir dengan berbagai produk asuransi dengan proses klaim yang mudah,” jelas Marissa.

Selain itu, Tokopedia pun menawarkan Proteksi Produk lainnya, seperti Proteksi Elektronik, Proteksi Kerusakan Total, Proteksi Elektronik Kecantikan (seperti alat pengering rambut, catokan rambut dan lainnya), Proteksi Ibu dan Anak, Proteksi Furniture, Proteksi Otomotif dan masih banyak lagi.

Ada juga Proteksi Tagihan untuk produk digital, seperti listrik, air, internet dan lain-lain. Dengan premi mulai dari Rp 3.000, masyarakat bisa menerima kompensasi hingga Rp500.000, jika produk tagihan yang dibayarkan mati selama minimum 2 jam berturut-turut.

Bukan cuma itu, pengguna bisa mendapat asuransi perjalanan untuk kereta api atau pesawat. Ini memungkinkan masyarakat mendapat perlindungan dan jaminan keselamatan pribadi dan barang bawaan selama perjalanan. Adapun premi mulai dari sekitar Rp 6.000, masyarakat bisa mendapatkan perlindungan dari Covid-19 atau keterlambatan perjalanan.

“Ke depannya, kami akan terus mengeksplorasi kebutuhan masyarakat untuk menghadirkan inovasi digital lain yang bisa mempermudah kehidupan. Hal ini dapat diwujudkan lewat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, sebagai komitmen Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa dalam mempermudah kehidupan masyarakat,” ujar Marissa.

(LH)

Continue Reading

Techno

Membuat Syair Lebih Mudah Lewat Google Verse

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Selama ini semua orang meyakini bahwa seni adalah sesuatu yang subjektif. Semua hasil karya tak terlepas dari pengalaman atau latar belakang hidup, yang kemudian menciptakan perpektif si pencipta karya. Misalnya syair.

Seiring berjalannya waktu, gaya syair kian berkembang seiring semakin kayanya pengalaman hidup. Bahkan, sejumlah penyair menjadi tokoh legendaris karena syair yang telah mereka ciptakan.

Nah, berbicara soal syair dan karyanya, baru-baru ini Google punya inisiatif yang menarik, lho.

Google kini punya alat baru bernama Verse, yang memungkinkan para penggunanya menulis syair atau puisi dengan gaya penyair kenamaan nih.

Baca juga : Bantu Suntik Mati Perangkat Ilegal, Kapasitas Mesin CEIR Nyaris Penuh

Sekadar informasi saja, Verse ini memanfaatkan teknologi AI atau kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Verse Page.

Menurut Ubergizmo laporan Ubergizmo pada Rabu, 26 November 2020, alat itu menghimpun puisi karya Emily Dickinson, Edgar Allen Poe dan Walt Whitman. Nantiny, pengguna bisa memilih struktur kalimat yang diinginkan.

Adapun cara kerjanya, pengguna mula-mula diminta membuat kalimat pertama dari puisi. Kemudian Verse bekerja dengan menyarankan sejumlah pilihan kalimat, hingga akhir pengguna selesai menulis puisinya.

Sejatinya konsep dari Google Verse ini yaitu untuk membantu dan menginspirasi bagi para penyair pemula. Artinya pengguna tak harus menerima saran atau rekomendasi ndari Verse, kok. Jadi, pengguna bebas menulis apapun sesuai yang keinginan sendiri.

Harapannya, dengan memberi pemahaman bagaimana penyair ternama itu menciptakan puisi, para pengguna bisa juga menciptakannya sesuai gaya sendiri.

(LH)

Continue Reading

Techno

Bantu Suntik Mati Perangkat Ilegal, Kapasitas Mesin CEIR Nyaris Penuh

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) dirancang untuk menampung hingga 1,2 miliar nomor IMEI perangkat Handphone, Komputer genggam, dan Tablet (HKT). Saat ini, kapasitas mesin ini tersisi 55 juta lagi. Artinya, kapasitas mesin ini nyaris penuh.

Sebagai informasi, CEIR dan Equipment Identity Registration (EIR) berperan penting guna keberlangsungan aturan IMEI dalam menyuntik mati ponsel ilegal dan lainnya.

Baca juga : Mesin CEIR Kepenuhan IMEi, Vendor Ponsel Terancam Terblokir

Menurut Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O Baasir, setidaknya dibutuhkan penambahan kapasitas hingga 2 miliar nomor IMEI agar mesin CEIR bisa berjalan optimal.

“Sisa 55 juta lagi (kapasitas mesin CEIR). Kominfo dan Kemenperin untuk penambahan kapasitas ini,” kata Marwan saat diskusi yang digelar Asosiasi Internet of Things (IoT) belum lama ini.

Asosiasi IoT ini juga mengeluhkan bahwa perangkat IoT tak bisa berfungsi karena terblokir IMEI.

Lebih lanjut, Marwan mengatakan bahwa dibutuhkan Rp 6 miliar hingga Rp 7 miliar guna meningkatkan kapasitas mesin CEIR agar bisa menampung 2 miliar nomor IMEI HKT.

Adapun pihak operator seluler yang tergabung di ATSI ini telah merogoh kocek sebesar USD 14 juta untuk pengadaan CEIR dan EIR dan mendukung aturan IMEI.

Untuk diketahui, mesin CEIR yang saat ini di tangan ATSI, rencananya akan dihibahkan ke pemerintah. “Operator seluler mau serahkan CEIR ke pemerintah,” imbuh Marwan.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC