Provinsi Henan Terapkan Prokes Ketat Walaupun Kasus Covid-19 Kecil
Internasional

Provinsi Henan Terapkan Prokes Ketat Walaupun Kasus Covid-19 Kecil

Channel9.id-Cina. Semakin banyak kota di Cina tengah yang kembali menerapkan kebijakan ketat setelah adanya penularan virus corona baru di provinsi Henan yang melonjak dengan tinggi, Kamis (6/1/2022).Pihak otoritas telah melakukan tindakan cepat untuk mencegah adanya kluster-kluster baru menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Tahun Baru Cina.

Henan melaporkan ada 64 kasus lokal untuk hari Rabu, naik sebanyak empat dari hari sebelumnya, tunjuk data resmi hari Kamis.

Baca juga: Kota Xian di Cina Kesulitan dalam Menghadapi Kasus Covid-19

Walaupun jumlah ini jauh lebih kecil daripada tempat-tempat lainnya di seluruh dunia, dan masih belum ada kasus Omicron di daerah Henan, beberapa kota di Cina telah menetapkan kebijakan ketat terhadap aktivitas keluar kota atau ekonomi karena adanya pelonjakan kasus ini.

Kebijakan nasional Cina untuk mencegah munculnya kluster semakin diperketat karena Olimpiade Musim Dingin Beijing yang semakin dekat. Olimpiade itu akan diadakan di Beijing dan Hebei pada tanggal 4 Februari nanti.

“Situasi pandemi internasional ini adalah masalah serius dan kompleks, virus varian baru ini menjadi semakin mudah menular, dan langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19 menjadi semakin sulit,” papar badan perencana negara pada hari Kamis mengenai peraturan bepergian saat Tahun Baru Cina.

Gushi, sebuah desa di Henan dengan penduduk sekitar 1 juta, melaporkan ada satu kasus bergejala dan kasus tak bergejala pada hari Rabu. Namun hanya itu saja sudah cukup meyakinkan pihak otoritas untuk menghentikan pergerakan warganya dalam meninggalkan kota dan melarang orang luar kota untuk masuk.

Pejabat lokal kota Xuchang menyatakan akan membatasi pergerakan warganya disaat tes Covid-19 ke lebih dari 4 juta warganya sedang berlangsung dari hari Kamis sampai esok Jumat. Di kota Yuzhou, satu juta penduduknya sudah dilockdown oleh pemerintah setempat.

Beberapa kota lainnya, termasuk Hebi dan Kaifen yang masih belum melaporkan adanya kasus baru, telah menutup beberapa tempat kebudayaan dan rekreasi.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  3  =