Connect with us

Hot Topic

Sekda DKI Jakarta Wafat Setelah Terpapar Covid-19

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia Karena Covid-19

Channel9.id – Jakarta. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia setelah sebelumnya terpapar Covid-19. Saefullah meninggal usai dirawat beberapa hari di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

“Telah wafat Bapak Dr.H.Saefullah,M.Pd. (Sekda DKI Jakarta, Ketua PWNU DKI Jakarta) Rabu tanggal 16 september 2020 jam: 13.14.WIB semoga segala amal pengabdiannya dicatat sebagai ibadah, dan semoga dalam husnul khotimah,” ujar salah satu kerabat.

Belum ada kepastian tempat pemakaman Sekda DKI ini. Namun, Pemprov DKI menyediakan dua lokasi utama untuk tempat pemakaman siapa saja yang meninggal karena Covid-19. Kedua lokasi pemakaman tersebut adalah TPU Pondokrangon di Jakarta Timur dan TPU Tegalalur di Jakarta Barat.

Baca juga: Sekda DKI Jakarta Positif Covid-19, Anies Ajak Masyarakat Doakan Kesembuhannya

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah positif terinfeksi Covid-19. Anies pun meminta masyarakat mendoakan kesembuhannya.

“Lebih khusus lagi, saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu; benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita, mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang saat ini sedang dalam perawatan intensif melawan Covid-19,” kata Anies dalam pesannya, Minggu (13/9) malam.

Anies menyatakan, Saefullah mendapatkan cobaan yang tak sederhana. Anies meminta masyarakat mendoakan Sekda supaya cepat sembuh.

“Semoga Allah mudahkan, Allah cepatkan penyembuhannya, Allah angkat penyakitnya, disegerakan pulihnya dan Pak Sekda segera bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan dengan kita semua. Aamin aamin Allahuma aamin,” ujarnya.

Namun takdir Allah berkata lain. Saefullah ditakdirkan meninggal dunia dalamn proses perawatan karena terinfeksi covid-19.

Saefullah lahir di Sungai Kendal, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, 11 Februari 1964. Dia adalah Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang mulai menjabat sejak 11 Juli 2014. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008—2014.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Korban Gempa Sulawesi Barat menjadi 56 Orang

Published

on

By

Dua Orang Masih Terjebak Reruntuhan Gedung Gubernur Sulawesi Barat

Channel9.id-Jakarta. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, mengatakan korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 56 orang. “Sebanyak 47 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majene,” kata dia, Minggu, 17 Januari 2020.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap.

Menurut Pusat Pengendali Operasi BNPB, sebagian wilayah di Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik dan sebagian lainnya masih gangguan. Di Kabupaten Majene, aliran listrik baru menyala di sebagian wilayah.

Raditya mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian. BPBD berkoordinasi dengan TNI/Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, relawan, dan instansi terkait dalam upaya mencari korban terdampak gempa.

“Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan Sabtu sore,” kata Raditya.

Jalur tersebut kembali dibuka setelah Komandan Kodim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG mengerahkan alat berat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan masih mungkin terjadi. Pada Sabtu, 16 Januari 2021, pukul 06.32 WIB telah terjadi gempa susulan dengan Magnitudo 5,0 di Kabupaten Majene.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada terkait potensi gempa susulan dengan kekuatan yang signifikan. “Selalu ikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat diimbau tidak percaya berita bohong atau hoaks mengenai prediksi dan ramalan gempa yang akan terjadi dengan kekuatan lebih besar ddan akan terjadi tsunami,” tutur Raditya.

Continue Reading

Hot Topic

Gempa Sulbar, 46 Orang Meninggal Dunia

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. BNPB menyampaikan, total ada 46 korban meninggal dunia akibat Gempa Bumi di Sulawesi Barat. Rincinya terdiri dari sembilan korban di Majene dan 37 korban jiwa di Mamuju.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Raditya Jati menambahkan, Gempa dengan M 6,2 itu juga membuat 15.000 orang terdampak dan mengungsi.

“Sebanyak 10 titik pengungsi di Majene dan lima titik pengungsi di Mamuju,” katanya, Sabtu 16 Januari 2021.

Di samping itu, sebanyak 826 jiwa mengalami luka-luka yang terdiri dari Majene sebanyak 637 jiwa dan Mamuju sebanyak 189 jiwa.

Gempa tersebut mengakibatkan kerugian materil yakni satu unit kantor Danramil rusak, satu unit fasilitas kesehatan rusak, 415 rumah rusak, dan satu minimarket rusak di Kabupaten Majene.

Sementara di Kabupaten Mamuju mengakibatkan satu unit hotel rusak, satu minimarket rusak, satu unit kantor Gubernur Sulbar, dua unit fasilitas kesehatan, satu unit jembatan rusak, dan satu unit pelabuhan rusak.

Gempa tersebut juga mengakibatkan tiga titik jalan di Majene putus, jaringan listrik padam dan jaringan seluler putus. Saat ini, listrik dan jaringan seluler kembali pulih. Untuk jalan juga sudah bisa dilalui.

BNPB memberikan bantuan dana sebesar Rp4 miliar, delapan set tenda isolasi, 19 set tenda pengungsi, lima unit light tower, 2.004 makanan tambah gizi, 2.004 makanan siap saji, 500 paket baby kit, 500.000 masker kain, 200 unit velbed, 700 lembar selimut dan empat unit heli dikerahkan.

Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan yakni sembako, selimut dan tikar, tenda pengunsi, pelayanan medis, masker, alat komunikasi, terpal, alat eskavator, air dan sanitasi, protokol kesehatan belum diterapkan di pengungsian, dan APD untuk petugas.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Dekati 900 Ribu, Kasus Baru Covid-19 Tambah 14.224

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kasus baru positif Covid-19 di tanah air kembali mencetak rekor baru. Pada hari ini, Sabtu (16/01), jumlah kasus Covid-19 bertambah 14.224. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 menjadi 896.642.

Tercatat penambahan 283 orang meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona. Dengan penambahan tersebut, pasien meninggal akibat corona total menjadi 25.767 orang.

Adapun pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 8.662 orang, sehingga jumlah penderita yang sembuh mencapai 727.358 orang. Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR).

Baca juga: Rekor Baru Lagi, Kasus Baru Covid-19 Tembus 12 Ribu

Sementara itu, jumlah kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat 143.517 orang  setelah bertambah 5.279.

Jumlah 14.224 kasus baru Covid-19 diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 63.300 spesimen dalam sehari. Dalam jangka waktu yang sama, ada 45.358 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.

Sejauh ini, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 8.269.701 spesimen terhadap 5.521.058 orang yang diambil sampelnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC