Tantangan Kiesha Alvaro Lakoni Pemeran Utama dalam Film Horor ‘Tumbal Proyek’
Lifestyle & Sport

Tantangan Kiesha Alvaro Lakoni Pemeran Utama dalam Film Horor ‘Tumbal Proyek’

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Apalagi perannya berada di luar zona nyaman. Demikian dengan aktor muda Kiesha Alvaro yang kembali menunjukkan aktingnya di industri layar lebar melalui film horor terbaru berjudul ‘Tumbal Proyek’.

Dalam film yang disutradarai Jeropoint ini, Kiesha didapuk sebagai pemeran utama bernama Yuda, seorang pemuda yang bertekad membongkar rahasia kelam di balik kematian orangtuanya.

Ada hal menarik yang membuat film ini terasa sangat personal bagi putra dari musisi Pasha Ungu tersebut.

Kiesha mengungkapkan bahwa Tumbal Proyek menjadi film horor pertamanya dengan karakternya diceritakan bertahan hidup hingga akhir cerita.

“Ini mungkin jadi film horor pertama aku yang mana karakter aku InsyaAllah gak mati sampai habis,” ujar Kiesha, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, Kiesha menerangkan karakter yang diperaninya. “Yuda itu karakternya dimulai dari seorang yang kosong, kalau diibaratkan seperti gelas kosong yang pelan-pelan akan terisi seiring berjalannya pengalaman-pengalaman dia selama membongkar kasus tumbal proyeknya, “ terangnya.

Menurut Kiesha, peran sebagai Yuda menuntut dirinya untuk keluar dari zona nyamannya. Ia harus berhadapan dengan realita pekerjaan kasar di lapangan konstruksi yang belum pernah ia sentuh sebelumnya. Kiesha mengaku harus belajar teknik mengecor hingga mengoperasikan alat berat demi totalitas peran.

“Karena film ini saya jadi belajar pekerjaan kasar, belajar gimana caranya ngecor, pokoknya semua perkakas yang nggak pernah saya sentuh di rumah, saya sentuh di film ini. Terus saya juga ditantang untuk membawa ekskavator dan Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman,” bebernya.

Selain tantangan fisik, Kiesha juga menghadapi tantangan spiritual dalam pendalaman karakter. Dalam film ini, ia memerankan sosok penganut agama Katolik. Sebagai seorang Muslim, Kiesha melakukan riset intensif untuk memastikan akurasi perannya, mulai dari membaca Alkitab hingga mempelajari tata cara peribadatan.

Ia mengungkapkan salah satu adegan paling menantang adalah saat harus melafalkan doa. “Ada satu adegan di mana diharuskan saya membaca Doa Bapa Kami, dan itu cukup menantang. Saya cukup intens berdiskusi dengan Aca (Callista Arum) untuk bertanya-tanya dan belajar doa tersebut,” tambah Kiesha.

Film Tumbal Proyek mengangkat urban legend yang populer di masyarakat mengenai sisi gelap pembangunan infrastruktur besar di Indonesia. Cerita ini secara spesifik menyoroti mitos mistis yang menyelimuti pembangunan Jembatan Suramadu (Surabaya–Madura).

Latar cerita film ini adalah mitos pembangunan Jembatan Suramadu, sedangkan inti ceritanya penyelidikan keluarga terhadap hilangnya nyawa di proyek konstruksi besar.

Melalui trailer perdana yang telah dirilis, film ‘Tumbal Proyek’ menjanjikan perpaduan antara teror visual dan kedalaman emosional.

Film ini tidak hanya menjual rasa takut, tetapi juga memotret duka mendalam keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya tanpa kepastian di balik megahnya proyek pembangunan.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  12  =  15