Nasional

Tinjau Posko Pengungsi di Nagekeo, Mendagri Tito Salurkan Bantuan Duka Rp15 Juta

Channel9.id – Nagekeo. Mendagri Tito Karnavian melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, Tito mengunjungi posko pengungsi di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Dalam kunjungannya, Selasa (18/8/2026), Tito mendengarkan langsung laporan dan keluhan warga terdampak gempa. Dia juga menyerahkan bantuan duka dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta per orang.

“Pada kesempatan ini kami juga ini memberikan tali asih kepada warga yang keluarganya wafat, meninggal dunia. Nanti biasa dari Kementerian Sosial ada juga bantuan yang nilainya 15 juta rupiah, tapi ini khusus dari Kementerian Dalam Negeri kami juga memberikan dengan angka yang sama 15 juta,” ujar Tito.

Selain itu, Tito menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada Kepala Desa Waekokak untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

Pemerintah, kata Tito, juga tengah memprioritaskan penyaluran tambahan sembako dan air minum. Bantuan tenda serta selimut pun akan terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian.

Tito turut menyoroti kerusakan irigasi yang berdampak pada sekitar 100 hektare lahan pertanian. Dia berjanji segera menyampaikan persoalan tersebut kepada Menteri Pertanian.

“Dan yang terakhir tadi adalah irigasi. Irigasi mungkin kalau tadi disampaikan ada 100 hektare irigasinya ada yang patah, saya akan sampaikan ini segera kepada Menteri Pertanian,” ungkapnya.

Menurut Tito, kerusakan irigasi dapat diatasi sementara dengan bantuan pompa agar air kembali mengaliri persawahan warga.

“Sehingga airnya bisa mengaliri sawah-sawah itu yang saya sarankan nanti kepada Menteri Pertanian,” tandasnya.

Turut hadir dalam peninjauan itu Pj Sekretaris Daerah Nagekeo Imanuel Ndun, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Baca juga: Mendagri Tito Tinjau Dampak Gempa Manggarai Timur, Pemulihan Dikebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20  +    =  24