Channel9.id – Jakarta. Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mencatat peningkatan posisi dalam pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities edisi Juli 2026. Berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, UNJ menempati peringkat ke-18 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, naik dari posisi ke-32 pada edisi Januari 2026. Pada tingkat global, posisi UNJ juga meningkat dari peringkat 2.148 menjadi peringkat 893 dunia.
Informasi mengenai hasil pemeringkatan ini turut diberitakan oleh detik.com dalam artikel berjudul “20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Edisi Juli 2026, Kampusmu Termasuk?”. Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa Webometrics kembali merilis pemeringkatan terhadap lebih dari 32.000 perguruan tinggi di berbagai negara. Pemeringkatan ini diterbitkan dua kali setiap tahun, yakni pada Januari dan Juli.
Mengacu pada Webometrics.org, pemeringkatan tidak hanya mengukur kualitas penelitian, tetapi juga menilai visibilitas digital perguruan tinggi, pengaruh akademik, keterbukaan akses terhadap publikasi ilmiah, serta kontribusi institusi dalam penyebarluasan pengetahuan di tingkat global.
Peningkatan posisi UNJ mencerminkan perkembangan kinerja institusi dalam berbagai aspek, mulai dari penguatan tata kelola akademik, peningkatan produktivitas riset, hingga transformasi sistem informasi dan layanan digital yang dilakukan secara berkelanjutan. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan semakin meningkatnya visibilitas publikasi ilmiah dan pengakuan terhadap kontribusi akademik UNJ di tingkat internasional.
Penilaian Webometrics dilakukan melalui tiga indikator utama, yaitu Visibility (Impact) yang mengukur tingkat keterhubungan laman resmi perguruan tinggi melalui tautan eksternal, Transparency (Openness) yang menilai dampak publikasi ilmiah berdasarkan sitasi peneliti, serta Excellence (Top-Cited Papers) yang mengukur jumlah artikel ilmiah yang masuk dalam kelompok 10 persen publikasi paling banyak disitasi di dunia pada masing-masing bidang ilmu.
Dengan indikator tersebut, Webometrics menempatkan keterbukaan akses terhadap ilmu pengetahuan dan dampak publikasi ilmiah sebagai bagian penting dalam mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan secara global.
Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ mengatakan bahwa peningkatan peringkat tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola universitas.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh sivitas akademika UNJ dalam membangun budaya akademik yang produktif, terbuka, dan berdampak. Kenaikan peringkat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas kolaborasi internasional, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Komarudin melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan upaya UNJ sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) yang terus memperkuat daya saing melalui peningkatan mutu pendidikan, riset, inovasi, serta tata kelola berbasis teknologi informasi.
Sementara itu, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, menjelaskan bahwa walau ada perbedaan pemeringkatan Webometrics versi rilis Isidro F. Aguillo dan Webometrics.org, namun setidaknya dengan merujuk pada versi Webometrics.org ini terlihat peningkatan posisi UNJ merupakan hasil dari berbagai strategi yang dijalankan untuk memperkuat ekosistem riset dan transformasi digital di lingkungan kampus.
UNJ, kata dia, terus mendorong peningkatan jumlah publikasi pada jurnal bereputasi internasional, memperluas akses terbuka terhadap hasil penelitian, memperkuat repositori institusi, serta mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi guna mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan kolaborasi ilmiah.
“Webometrics menunjukkan bahwa kualitas riset, keterbukaan akses informasi, dan visibilitas digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan reputasi perguruan tinggi. Karena itu, UNJ akan terus memperkuat kolaborasi riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian dari transformasi menuju universitas bereputasi global,” kata Prof. Fahrurrozi.
Peningkatan peringkat pada edisi Juli 2026 menambah capaian UNJ dalam berbagai pemeringkatan nasional maupun internasional selama beberapa tahun terakhir. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa berbagai upaya peningkatan kualitas akademik, penguatan riset, internasionalisasi, dan transformasi digital yang dilakukan secara berkelanjutan mulai memberikan dampak terhadap pengakuan institusi di tingkat global.
Ke depan, UNJ berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta memperkuat tata kelola digital sebagai bagian dari strategi pengembangan universitas yang berdaya saing global dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan masyarakat.





