Connect with us

Ekbis

Waduh, Harga Emas Antam Turun Tajam Rp34.000

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam. Mengutip laman logammulia, emas Antam diperdagangkan Rp972.000 per gram atau turun Rp 34.000 hari ini, Selasa (10/11).

Baca juga: Naik Tipis, Emas Antam Dibanderol Rp1.006.000

Sebelumnya emas Antam dijual Rp1.006.000 per gram pada perdagangan Senin (09/11).  Sementara itu, harga buy back atau beli kembali juga melorot Rp42.000 menjadi Rp857.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam pada Selasa, 10 November 2020:

– 1 gram Rp 972.000

– 2 gram Rp 1.884.000

– 3 gram Rp 2.801.000

– 5 gram Rp 4.635.000

– 10 gram Rp 9.215.000

– 25 gram Rp 22.912.000

– 50 gram Rp 45.745.000

– 100 gram Rp 91.412.000

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Luhut Berpeluang Teruskan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan berpeluang melanjutkan kebijakan ekspor benih lobster.

Diketahui sebelumnya, kebijakan tersebut dilaksanakan oleh eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Saat ini, kebijakan ekspor benih lobster tersebut masih dievaluasi.

“Kebijakan mengenai lobster ini masih dievaluasi. Kemarin pesan Pak Menko (Luhut) kalau memang bagus tetap saja jalan, jangan takut kalau memang benar,” kata Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan resmi, Senin (30/11).

Dia menyatakan, Luhut meminta semua tahapan dan prosedur ekspor benih diikuti. Asalkan, semua syarat diikuti misalnya budidaya, maka ekspor benih lobster tidak masalah.

“Selama eksekusinya tidak ada permainan korupsi atau kolusi ya. Tapi sekali lagi, kami tunggu saja hasil evaluasi,” katanya.

Keinginan Luhut, katanya, jika setelah dievaluasi, kebijakan ekspor benih lobster dianggap baik, maka tetap perlu dilanjutkan. Lantaran, kebijakan itu bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami harus bedakan antara kebijakan itu salah dengan eksekusi yang salah atau diselewengkan,” kata Jodi.

(HY)

Continue Reading

Ekbis

DFW Indonesia Kepada LBP: Fokus Program di Pesisir

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Mencuatnya pidana korupsi dalam perizinan ekspor benih lobster yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengindikasikan bahwa selama ini KKP hanya fokus pada regulasi benih lobster dan melupakan prioritas program strategis lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan.

Sementara itu, dengan masa jabatan yang singkat, Arif meminta agar Menteri KP Ad Interim, Luhut Binsar Panjaitan agar fokus pada program yang bersentuhan langsung pada kelompok rentan di pesisir.

“Pak Luhut sebaiknya fokus dan memastikan belanja KKP terserap untuk mengatasi masalah ekonomi nelayan dan pembudidaya yang terdampak krisis, jangan terjebak pada program pencitraan yang tidak perlu,” kata Arif, Jumat (27/11).

Dia mengatakan, sebagai kementerian strategis, KKP mempunyai peran untuk memberikan perlindungan ekonomi kepada kelompok nelayan, pembudidaya dan pelaku usaha dimasa krisis seperti saat ini.
Sayangya hal tersebut gagal dijalankan secara sungguh-sungguh.

“Hal ini bisa dilihat dari rendahnya kemampuan belanja KKP dimana sampai dengan bulan Sept 2020 lalu, penyerapan anggaran hanya 50,28% dari pagu APBN sebesar Rp5,082 triliuan,” tutur Abdi.

Kondisi ini sangat ironis karena masyarakat kelautan dan perikanan sangat membutuhakn intervensi dan stimulus pemerintah untuk mempertahankan keberlanjutan kehidupan dan usaha.

Yang paling memprihatinkan adalah belanja untuk kegiatan budidaya melalui Ditjen Perikanan Budidaya hanya sebesar Rp Rp 328 miliar atau 32,24% dari pagu sebesar Rp 1,018 triliun.

“Tujuan pemerintah melakukan refokusing anggaran dengan maksud menopang ekonomi pembudidaya akhirnya gagal tercapai,” ujar Abdi.

Oleh karena itu, momentum saat ini perlu dimanfaatkan oleh KKP untuk kembali melihat prioritas pembangunan sektor kelautan dan perikanan terutama yang menyentuh kehidupan nelayan, pembudidaya dan masyarakat pesisir.

“PR KKP masih banyak seperti bagaimana upaya menciptakan lapangan kerja baru di sektor perikanan, memulihkan serapan pasar terhadap produk perikanan yang tertekan selama pandemi, mendorong BUMN Perikanan untuk mengaktifkan Sistim Logistik Ikan yang mandek serta mengimplementasikan kegiatan budidaya perikanan yang hingga saat ini belum kelihatan di lapangan” kata Abdi.

Sementara itu peneliti DFW-Indonesia, Muh Arifuddin meminta presiden Jokowi untuk mendukung langkah KPK melakukan bersih-bersih di KKP.

“Tidak hanya kasus saat ini, tapi juga bagaimana melakukan penataan ulang terhadap format kelembagan dan komposisi pejabat KKP agar mencegah perilaku koruptif,” kata Arif.

Dia berharap agar Jokowi tidak salah menempatkan orang untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pengganti Edhy Prabowo.

“Pilih figur yang bersih, mengerti masalah dan lapangan serta yang bisa bekerja cepat,” tandas Arif.

IG

 

Continue Reading

Ekbis

Turun Lagi, Logam Mulia Antam Dibanderol Rp951.000

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali turun menjelang akhir pekan. Logam mulia Antam diperdagangkan Rp951.000 per gram atau turun Rp2.000 perdagangan kemarin, Kamis (26/11).

Sementara itu, harga buy back atau beli kembali turun Rp3.000 menjadi Rp826.000 per gram.

Baca juga: Tak Bergerak, Emas Antam Dibanderol Rp953.000 

Berikut daftar harga emas Antam pada Jumat, 27 November 2020:

1 gram Rp 951.000

2 gram Rp 1.842.000

3 gram Rp 2.738.000

5 gram Rp 4.530.000

10 gram Rp 9.005.000

25 gram Rp 22.387.000

50 gram Rp 44.695.000

100 gram Rp 89.312.000

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC