Connect with us

Internasional

Yakin Menang, Biden: Kami Ada Di Jalan yang Benar

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Perolehan electoral votes untuk pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) terus berjalan. Joe Biden sendiri mengatakan, dirinya merasa yakin akan memenangkan pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2020 Amerika Serikat. Hal tersebut diungkap dalam pidato yang disampaikan di Wilmington, Delaware, Rabu (04/11/2020) pukul 00.30 waktu setempat, merespon penghitungan pemilu sementara.

“Kami merasa sangat baik, kami betul-betul merasa sangat baik. Saya harus memberi tahu kalian, kami percaya ada di jalan yang benar untuk memenangkan pemilu ini,” katanya di hadapan pendukungnya, dilansir CNN, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Unggul Sementara, Biden: Pemilu Belum Usai 

Namun begitu, ia menekankan,  hasil Pilpres yang resmi mungkin baru rampung beberapa hari setelah hari pemilihan. Ia juga meyebut, dirinya tidak punya kapasitas untuk mendeklarasikan kemenangan sebelum seluruh suara terhitung dengan pasti.

Untuk itu Biden meminta semua pendukungnya sabar dan menunggu hasil penghitungan surat suara rampung di 50 negara bagian di Amerika Serikat, sebelum mendeklarasikan kemenangan.

“Ini bukan tempat saya atau Donald Trump untuk mendeklarasikan siapa yang memenangkan pemilihan. Keputusan itu ada di tangan masyarakat Amerika. Tapi saya optimis dengan hasilnya,” ujarnya.

Biden pun menyebut sejumlah negara bagian yang telah ia kuasai. Beberapa diantaranya termasuk Arizona, Minessota, Georiga. Ia pun optimis bakal memenangkan Wisconsin, Michigan, dan Pensylvania.

“Saya sangat bersyukur dengan semua pendukung saya di Delaware dan seluruh negara ini. Terima kasih,” serunya.

Menurut hasil penghitungan sementara dari CNN yang dilansir pukul 13.15 WIB, Biden meraih 215 suara elektoral. Sedangkan Trump mendapatkan 165 suara elektoral.

Sedangkan dari hasil penghitungan Associated Press, Biden mendapatkan 223 suara elektoral, sementara Trump meraih 174 suara elektoral.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

Warganya Positif Corona, Kamboja Tutup Sekolah

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kementerian Pendidikan Kamboja memutuskan untuk menutup semua sekolah hingga Januari 2021 setelah muncul laporan wabah lokal virus corona. Penutupan sekolah dilakukan untuk mencegah siswa terinfeksi virus.

Mengutip Associated Press, Menteri Pendidikan Hang Chuon Naron mengatakan semua sekolah negeri ditutup hingga awal tahun ajaran baru. Sementara sekolah swasta juga ditutup selama dua pekan dan tetap diizinkan belajar secara daring.

Baca juga: Ditolak 5 Negara, Kapal Pesiar Westerdam Berlabuh di Kamboja 

Selama akhir pekan pemerintah Kamboja melaporkan wabah tak biasa dari sebuah keluarga yang terdiri dari enam orang dan seorang pria lainnya yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Pada Senin (30/11) delapan kasus dilaporkan di Phnom Penh. Kedelapan orang ini melakukan kontak dengan keluarga tersebut.

Seorang perempuan di keluarga itu diyakini sebagai sumber penyebaran virus corona. Ia diketahui baru-baru ini melakukan perjalanan di dalam negeri secara ekstensif.

Suami wanita itu diketahui bekerja di Kementerian Dalam Negeri yang bertanggung jawab atas penjara. Tiga menteri kabinet yang diketahui sempat melakukan kontak dengan pria tersebut harus menjalani karantina mandiri.

Sekitar 3.300 orang di tujuh provinsi yang diketahui melakukan kontak dengan keluarga tersebut saat ini sedang menjalani tes Covid-19.

Langkah untuk menutup fasilitas umum juga ditempuh oleh kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa. Mulai Senin semua teater dan museum ditutup dan konser publik dilarang selama dua pekan ke depan.

Kamboja sejauh ini melaporkan hanya 323 kasus Covid-19 tanpa kematian sejak awal pandemi. Mayoritas orang yang terinfeksi saat berada di luar negeri.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Hari Ke-2 KTT G20, Jokowi Bicara Masa Depan yang Inklusif

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri rangkaian KTT G20 tahun 2020 hari kedua secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/11). Kepala Negara akan menyampaikan pidatonya dalam pertemuan sesi kedua KTT G20 yang membahas pembangunan masa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh.

Termasuk juga upaya pengentasan kemiskinan, kesenjangan, anti korupsi, pemberdayaan perempuan dan pemuda, pendidikan, pariwisata, ekonomi digital, serta upaya pengendalian perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Sebelumnya, dalam pertemuan sesi pertama kemarin, Jokowi mendorong negara-negara G20 untuk memberikan perhatian bagi akses terhadap vaksin Covid-19 yang harus dibuka kepada semua negara. Menurutnya, pemulihan ekonomi dunia tidak akan dapat dilakukan apabila pemulihan kesehatan dunia tidak tercapai yang salah satunya diupayakan melalui vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Jokowi Hadiri KTT G20 Tahun 2020 Secara Virtual 

Sebagai informasi, KTT G20 tahun 2020 yang berlangsung di Kota Riyadh, Arab Saudi, ini akan diakhiri dengan seremoni penutupan yang juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta para kepala negara atau pemerintahan negara-negara G20 lainnya.

Dalam kesempatan ini, beberapa menteri mendampingi Jokowi yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sherpa G-20 Indonesia Rizal Affandi Lukman yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional Suminto.

Continue Reading

Internasional

Jokowi Dorong PBB Penuhi Akses Obat-Obatan dan Vaksin

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) genap berusia 75 tahun. Untuk dapat menjawab berbagai tantangan global, PBB tidak punya pilihan lain kecuali melanjutkan agenda reformasi secara nyata.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 ASEAN-PBB yang digelar secara virtual. Jokowi juga menyampaikan beberapa pandangan, antara lain agar PBB mengembalikan kepercayaan terhadap multilateralisme.

“Pertama, PBB harus mengembalikan kepercayaan terhadap multilateralisme. Kepercayaan akan tumbuh jika multilateralisme dapat memenuhi harapan masyarakat dunia khususnya dalam melawan pandemi,” katanya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/11).

Baca juga: Jokowi Hadiri Hari Terakhir KTT ASEAN ke-37

Dalam jangka pendek, lanjut Jokowi, PBB harus berperan memenuhi akses terhadap obat-obatan dan vaksin bagi semua. Dalam jangka panjang, PBB dan ASEAN dapat berkolaborasi memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan pandemi baru di masa mendatang.

“Di kawasan Asia Tenggara, belajar dari pandemi ini, kita berusaha bangun sistem dan mekanisme kawasan seperti ASEAN Response Fund for COVID-19, ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies, ASEAN Comprehensive Recovery Framework, ASEAN Framework on Public Health Emergencies, dan ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework,” jelasnya.

“Kami yakin, perbaikan pada sistem kesehatan nasional dan regional dapat menjadi fondasi yang kuat bagi perbaikan tatanan kesehatan global,” tambahnya.

Selanjutnya, Jokowi mendorong PBB untuk menjaga kemajemukan dan toleransi. Di tengah pandemi saat ini, ia prihatin menyaksikan kembali intoleransi beragama dan kekerasan atas nama agama.

“Kalau ini dibiarkan, maka akan mencabik harmoni dan menyuburkan radikalisme dan ekstremisme. Ini tidak boleh terjadi,” ungkapnya.

Menurut Jokowi, saat ini dunia membutuhkan persatuan, persaudaraan dan kerja sama untuk mengatasi Covid-19 dan tantangan global lainnya.

“Di saat yang sama, Indonesia mengutuk segala bentuk kekerasan dengan alasan apapun. Terorisme tidak ada kaitannya dengan agama. Terorisme adalah terorisme,” tegasnya.

Terakhir, Jokowi mengajak Sekretaris Jenderal PBB untuk menggerakkan dunia agar terus bekerja sama memperkuat toleransi, mencegah ujaran kebencian, dan menolak kekerasan atas alasan apapun.

“Keberagaman, toleransi, dan solidaritas merupakan fondasi yang kokoh bagi dunia yang damai, aman, dan stabil,” tandasnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC