Lifestyle & Sport

Ajil Ditto Terharu Wujudkan Mimpi Berakting Bareng Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada lawan mainnya yang ingin bisa berakting sebaik mungkin. Demikian dengan aktor Ajil Ditto yang kini mewujudkan impian lamanya beradu akting dengan penyandang disabilitas dalam proyek film layar lebar terbaru. Ajil terlibat dalam film Istimewa garapan Kairos Pictures yang mengangkat kisah nyata penuh inspirasi.

“Jadi emang selama ini hati gua teriris ya melihat anak-anak istimewa dicaci maki dan direndahkan. Gua selalu nungguin ada momen yang tepat membantu mereka tuh buat fight back secara elegan,” kata Ajil Ditto saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Dalam film tersebut, Ajil memerankan tokoh Bagas, pria yang menjadi pelindung dan panutan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Ia merasa keterlibatannya dalam proyek ini menjadi jawaban atas keinginannya untuk membela kaum disabilitas yang kerap mendapat perlakuan tidak adil.

“Membalasnya tanpa harus menyakiti perasaan orang lain, tanpa harus membalas cacian dengan cacian, ejekan dengan ejekan gitu, dan ternyata dijawab di film Istimewa,” terang Ajil.

Ajil Dito juga menceritakan pengalaman selama proses syuting bersama para pemain disabilitas. Menurutnya, tantangan terbesar bukan berasal dari lawan mainnya, melainkan dari dirinya sendiri yang harus menahan emosi.

“Kesulitannya bukan di mereka, tapi di gua yang harus nahan emosi, sering nangis, yang emang harus nahan supaya terlihat kuat karena kan di sini gua sebagai Mas Bagas, Mas-Masnya temen-temen lah gitu. Gua di sini harus sekuat mungkin gitu di depan kamera,” ungkapnya.

Ajil mengaku berusaha terlihat tegar saat proses pengambilan gambar berlangsung. Namun, begitu syuting selesai, ia sering meluapkan emosinya di balik layar.

“Beberapa kali juga kayaknya setelah sok kuat di depan kamera, setelah dengar kata cut, gua kabur berpelukan sama Ayah (produsernya) nangis,” sambungnya.

Demi membangun kedekatan dengan para pemain disabilitas, Ajil bahkan rela mengorbankan waktu istirahatnya. Ia lebih memilih berkumpul dan berbincang dengan mereka di lokasi syuting.

“Ya gua misal ada waktu istirahat yang harusnya buat tidur, gua nggak tidur. Gua ke set buat kumpul sama mereka ini. Untuk bercanda, cerita, dan sebagainya,” tutur Ajil.

Kedekatan tersebut memberikan dampak emosional yang mendalam baginya. Cerita hidup yang dibagikan para pemain disabilitas membuat Ajil semakin peduli dan memahami perjuangan mereka.

“Cerita mereka tuh menyentuh hati gua banget. Gak bisa dipungkiri, mereka bikin hati gua tersentuh dan membuat gua lebih peduli lagi,” sambungnya.

Sutradara Ruben Adrian juga mengaku mendapat pengalaman berbeda saat menggarap film Istimewa. Ruben memilih mengedepankan ketulusan dan perasaan seluruh kru serta pemain dibanding sekadar mengejar aspek teknis.

“Saya biasanya yang selalu memikirkan teknis dalam syuting, kali ini beda, pakai perasaan. Ini kami lakukan dengan hati. Kami pakai hati, kami bikin filmnya dengan kejujuran dan ketulusan kami,” kata Ruben Adrian.

Sementara itu, produser Abdulla Mansuri menjelaskan alasan rumah produksinya mengangkat isu perjuangan anak-anak disabilitas ke layar lebar. Menurutnya, film ini ingin menunjukkan bahwa mereka tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan kesempatan yang setara.

“Pada akhirnya mereka itu tidak minta dikasihani, tapi diberikan kesempatan untuk bisa lebih baik. Film ini jadi pembuktian bahwa mereka layak diberikan kesempatan,” ujar Abdulla.

Film ‘Istimewa’ mengisahkan tentang perjuangan seorang ayah yang berusaha melindungi anak-anaknya yang menyandang disabilitas.

Selain Ajil Ditto, film ini juga dibintangi Mathias Muchus, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Yanni Melwani, Aldi, Bella, Bambang Ceper, Niatus, Mustofa, Ren, dan Ricky Komo.

Film ‘Istimewa’ dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31  +    =  34