Connect with us

Nasional

Ini Dia Jadwal Pencairan BLT Karyawan Bergaji Rp5 juta

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatakan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pekerja bergaji di bawah Rp5 juta gelombang kedua paling lambat dilakukan pada awal November 2020. Pasalnya, proses penyaluran BLT gelombang pertama masih berlangsung hingga saat ini.

“Kalau tidak akhir Oktober 2020 nanti awal November 2020 kami mulai (penyaluran) gelombang kedua,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Minggu (18/10) mengutip cnnindonesia.

Saat ini, pemerintah masih menyalurkan BLT tahap kelima untuk gelombang pertama. Masing-masing pekerja akan diberikan BLT sebesar Rp2,4 juta.

Baca juga: Mulai September Pekerja Swasta Bergaji Rp5 Juta Dapat Rp600 Ribu per Bulan

Namun, penyalurannya dibagi menjadi dua gelombang. Untuk masing-masing gelombang, pemerintah akan menyalurkan BLT sebesar Rp1,2 juta per penerima.

“Kami masih melanjutkan tahap V sama evaluasi,” imbuh Ida.

Untuk tahap V, Kemnaker menerima 578.230 data calon penerima BLT dari BPJS Ketenagakerjaan pada 29 September 2020. Kemudian, BPJS Ketenagakerjaan kembali memberikan data calon penerima BLT sebanyak 40.358 pada 30 September 2020.

“Dikarenakan jumlahnya yang tidak begitu signifikan, untuk memudahkan pelaporan ke publik, tambahan data tersebut merupakan bagian dari tahap V. Sehingga secara total pada tahap V terdapat 618.588 data calon penerima subsidi gaji atau upah,” jelas Ida.

Berdasarkan data Kemnaker per 12 Oktober 2020, pemerintah telah menyalurkan BLT kepada 2.485.687 penerima untuk tahap I, kemudian tahap II sebanyak 2.981.533 penerima, tahap III sebanyak 3.476.361 penerima, tahap IV sebanyak 2.579.703 penerima, dan tahap V sebanyak 427.016 penerima.

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp37,7 triliun untuk mengucurkan BLT kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta. Dari dana itu, pemerintah menargetkan bisa menyalurkan bantuan untuk 15,7 juta pekerja.

Namun, data yang terkumpul tak mencapai target. BPJS Ketenagakerjaan sejauh ini hanya memberikan data penerima BLT sebanyak 12.272.731 pekerja.

“Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke bendahara negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama,” kata Ida.

Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan anggaran untuk penanganan pandemi virus corona sebesar Rp695,2 triliun. Dana itu dialokasikan untuk berbagai sektor.

Rinciannya, untuk bansos sebesar Rp203,9 triliun, UMKM sebesar Rp123,46 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, kementerian/lembaga atau pemerintah daerah Rp106,11 triliun, kesehatan Rp87,55 triliun, dan pembiayaan korporasi Rp53,55 triliun.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Persembahan Buku di Peringatan 1 Tahun Wafatnya Profesor HAR Tilaar

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Hari ini (30/10), tepat setahun telah berpulang Profesor Henry Alex Rudolf Tilaar ke pangkuan ilahi. Pihak keluarga pun kemudian mengadakan acara ‘Misa Arwah: Mengenang 1 Tahun Berpulang ke Rumah Bapa di Surga’ untuk mengenang kepergian begawan pendidikan itu di Forest Chapel and Asembly Hall San Diego Hill Memorial Park, Karawang.

Dalam kesempatan itu, beberapa murid Prof. Tilaar memberikan persembahan kepada sosok yang dikenal produktif menulis tersebut. Murid-muridnya itu mempersembahkan sebuah buku kompilasi bertema Pendidikan.

“Untuk itu dari murid muridnya ada sebuah persembahan yang ditujukan  sebagai tribute pada bapak karena kesetiaannya pada guru dan dunia pendidikan pada umumnya. Untuk itu, murid muridnya dari Taman Pembelajar Rawamangun (TPR), mempersembahkan sebuah penghargaan untuk bapak,” ujar Wulan Tilaar, putri mendiang Prof. Alex Tilaar saat berpidato mewakili keluarga besar, Jumat (30/10).

Wulan Tilaar mengatakan, Prof. Alex Tilaar dikenal sebagai seorang yang baik, kuat. Dia mengenang mengenang sosok ayahandanya sebagai seorang yang setia. Tidak hanya kepada keluarga, kesetiannya juga terwujud dengan apa yang dia perjuangkan dalam dunia pendidikan sampai akhir hayatnya.

Baca juga : Tak Kantongi Izin, Deklarasi KAMI Dibubarkan

Beberapa sumber menuturkan, semangat mengajar dan belajar Profesor Alex Tilaar itu sudah dipupuk sejak kecil karena dia adalah anak dari keturunan atau keluarga guru. Makanya, di usia senjanya pun dia tetap memberi peran dalam dunia pendidikan nasional.

Sosok yang lahir di suatu desa yang relatif terpencil di tepi Danau Tondano, Sulawesi Utara pada 16 Juni 1932 itu memulai karier pendidiknya sejak 1952. Ya, di usianya yang masih muda, Alex Tilaar sapaan akrabnya sudah menggeluti dunia pendidikan.

Kecintaanya pada dunia pendidikan membuatnya ingin mengabdi di bidang tersebut. Tercatat, hampir 45 tahun hidup Alex Tilaar untuk pendidikan hingga pada 1997 Tilaar menjadi guru besar di UNJ.

Prof. Alex Tilaar juga ditunjuk sebagai Guru Besar di Universitas Indonesia dan Universitas Kristen Indonesia Jakarta. Selama bergelut di bidang ini, Alex Tilaar dikenal aktif dengan bergabung di beberapa organisasi profesi, di antaranya Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISIP) sebagai anggota dewan penasihat dan menjadi Anggota Ikatan Sarjana dan Pengembangan Sosial Indonesia (ISPPSI).

IG

Continue Reading

Nasional

Tak Kantongi Izin, Deklarasi KAMI Dibubarkan

Published

on

By

Channel9.id-Jambi. Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jambi dibubarkan. Polisi mengatakan yang membubarkan yakni Satgas COVID-19.

“Satgas COVID, kan ada satgas COVID-nya juga,” kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Kuswahyudi Tresnadi, Jumat (30/10/2020).

“Iya campuran (petugas)” ujarnya.

Baca juga : Pendapatan Anjlok, Boeing Akan PHK 7.000 Karyawan

Kuswahyudi mengatakan acara itu tidak mengantongi izin sehingga dibubarkan. Acara dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB.

“Nggak ada izin, sesuai protokol nggak ada rekomendasi dibubarin,” ujarnya.

Belum diketahui jumlah massa yang hadir dalam deklarasi. Namun, dia mengatakan tidak ada tokoh seperti Gatot Nurmantyo yang hadir dalam deklarasi di Jambi karena dilakukan secara virtual.

“Zoom meeting katanya, iya (dihadiri massa)” ujarnya.

IG

Continue Reading

Nasional

Pendapatan Anjlok, Boeing Akan PHK 7.000 Karyawan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Boeing kembali mengumumkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 7.000 karyawan. Hal ini dilakukan menyusul anjloknya pendapatan perusahaan.

Sebelumnya, pembuat pesawat telah mengumumkan pengurangan staf sebanyak 19.000 pekerjaan awal tahun ini, melalui kombinasi PHK sukarela dan tidak sukarela. Namun pada hari rabu, perusahaan memperkirakan jumlah karyawan yang di PHK menjadi sekitar 130.000 pekerjaan pada akhir 2021.

Artinya akan ada tambahan 7.000 PHK, di samping pengurangan alami di perusahaan sepanjang tahun. Pada bulan Agustus, perusahaan telah memperingatkan karyawan akan ada PHK tambahan yang akan datang.

Baca juga : Kapolri: Humas Jadi Sumber Informasi Tepercaya

Oleh karena itu, perusahaan menawarkan putaran baru pembelian. Boeing tidak segera mengidentifikasi di mana PHK akan terjadi dan belum bisa memastikan apakah ini akan menjadi akhir dari PHK yang dilakukan.

Perusahaan membukukan kerugian USD754 juta atau setara Rp11,15 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD) tidak termasuk barang-barang khusus, pada kuartal terakhir karena pendapatan turun USD5,8 miliar atau setara Rp85,79 triliun atau 29%.

Maskapai penerbangan pun telah menunda pengiriman pesawat baru dan membatalkan pesanan karena penurunan tajam dalam perjalanan udara yang disebabkan oleh pandemi. Boeing mendapatkan sebagian besar pendapatannya dari penjualan pesawat pada saat pengiriman.

“Pandemi global terus menambah tekanan pada bisnis kami pada kuartal ini, dan kami menyelaraskan diri dengan kenyataan baru ini,” kata CEO Dave Calhoun melansir dari CNN, Jumat (30/10/2020).

Calhoun memperkirakan bahwa lalu lintas udara global tidak akan kembali ke level 2019 setidaknya selama tiga tahun lagi. Dan menurutnya, proses recovery akan membutuhkan beberapa tahun untuk mengejar tingkat pertumbuhan yang telah diramalkan sebelum pandemi.

Dampak pandemi pada penjualan pesawat akan berlangsung selama bertahun-tahun yang akan datang, katanya, menambahkan bahwa prospek pasar pesawat komersial 10 tahun Boeing sekitar 11% lebih rendah dari yang diasumsikan tahun lalu.

“Dari perspektif 20 tahun, kami masih melihat dampak Covid, tapi lebih kecil,” ucapnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC