Connect with us

Nasional

Kemkominfo Minta Pers Dan Konten Kreator Sebarkan Informasi Sehat dalam Pilkada 2020

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo Widodo Muktiyo meminta pers dan konten kreator menyebarkan informasi yang sehat dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19. Informasi sehat itu mampu menangkal penyebaran hoaks dan Black Campaign selama Pilkada 2020.

Dalam hal ini, baik pers maupun konten kreator bisa memberikan informasi secara objektif, valid, dan berimbang supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar terkait Pilkada 2020.

“Di era Post Truth ini insan pers dan konten kreator berperan penting untuk menyebarkan informasi yang sehat. Terlebih saat ini akan ada Pilkada, jangan sampai masyarakat terkena hoaks dan black campaign,” kata Widodo dalam Webinar ‘Literasi Pemberitaan dan Mencegah Berita Hoaks di Pilkada 2002’, Senin (28/9).

Widodo menjelaskan, insan pers harus mengedepankan etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi. Jangan sampai karena kepentingan sesaat Insan pers menghilangkan etika tersebut.

“Begitu juga dengan konten kreator. Masyarakat juga akan mendapatkan informasi dari konten kreator. Nah ini tergantung sikap konten kreatornya, dia akan menyampaikan informasi yang positif atau negatif,” kata Widodo.

Menurut Widodo, insan pers dan konten kreator berperan penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam pemberitaan terkait Pilkada, keduanya bisa terus menyampaikan informasi kepada masyarakat supaya aman dari Covid-19.

“Beritakan informasi mengenai pedoman protokol kesehatan dalam Pilkada, ingatkan menjauhi kerumunan saat kampanye, tapi tetap harus memilih calon pemimpin daerah, “ kata Widodo.

Bagi Widodo, informasi sehat terkait Pilkada akan menjadikan pemilih lebih cerdas dalam menyikapi berita bohong yang diterima.

“Tentu, pemilih cerdas akan meningkatkan kualitas demokrasi kita,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hoaks di Pilkada, Kemkominfo juga siap menerima aduan dari masyarakat apabila ditemukan media yang menyebarkan informasi sesat. Kemkominfo akan langsung menindaklanjutinya. Menurut Widodo, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang sehat.

“Selain itu, biasanya tiap pemilu pasti akan ada media baru dadakan. Nah bagaimana dewan pers melihat itu, apakah pemberitaan sudah sesuai dengan etika jurnalistik atau tidak sesuai,” ujarnya.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Kapolri: Humas Jadi Sumber Informasi Tepercaya

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta.  Kapolri Jenderal Idham Azis mendorong jajaran hubungan masyarakat (humas) Polri menjadi sumber informasi tepercaya. Hal itu disampaikan Idham saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Humas Polri.

“Semoga Humas Polri menjadi sumber informasi yang cepat, mudah diakses, objektif, dan tepercaya,” kata Idham dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 Oktober 2020.

Jenderal bintang empat itu juga meminta Humas Polri dapat berpartisipasi dalam setiap momentum. Hal ini untuk mendukung terpeliharanya kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Sehingga masyarakat semakin produktif,” kata Idham.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Kapolri: Peran Generasi Muda Penting Putus Penyebaran Covid-19

Tonggak sejarah Humas Polri dimulai saat keluarnya Surat Keputusan (Skep) berdirinya Dinas Penerangan Polisi (Dispenpol). Surat itu ditandatangani Kapolri pertama Jenderal (Purn) Raden Soekanto Tjokrodoatmojo pada 30 Oktober 1951.

Perayaan puncak HUT Humas Polri tahun ini rencananya digelar secara virtual. Kegiatan itu diikuti seluruh kepala bidang (kabid) humas di seluruh Polda pada Senin, 2 November 2020.

Continue Reading

Hot Topic

Hari Ini, Hasil Seleksi CPNS Diumumkan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) diumumkan hari ini, Jumat, 30 Oktober 2020. Namun, waktu pengumuman tidak serentak, tergantung masing-masing instansi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi terkait penundaan pengumuman di instansi.

“Kalau sampai saat ini masih belum ada instansi yang minta mundur pengumumannya. Jadi masih sesuai, yakni 30 Oktober 2020,” ujar Paryono di Jakarta, Jumat (30/10).

Baca juga: BKN: 17 Ribu Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Dia menuturkan, pengumuman biasanya dilakukan siang. Sangat jarang, kata dia instansi mengumumkan hasil seleksi CPNS di waktu dini hari.

“Dari mulai dini hari sampai pukul 23.59 gitu, tapi kebanyakan sih siang. Ada juga yang sore . Tapi semoga sih siang sudah pada diumumkan semua,”ujarnya.

Sebelumnya hasil nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) telah diintegrasikan. Hasil seleksi tersebut sudah ditandatangani Kepala BKN dan telah disampaikan kepada Instansi. Sehingga kemudian dapat diumumkan 30 Oktober 2020.

Continue Reading

Nasional

Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik Dari Rata-rata Dunia

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia. Hal ini terlihat dari data per 29 Oktober 2020 yang disampaikan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito melalui keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/10).

Jumlah kasus aktif sebanyak 60.569 atau 14,9%. Kondisi di Indonesia ini sangat baik jika dibandingkan persentase rata-rata dunia di angka 24,23%.

“Perbedaan angka persentase dengan dunia semakin lebar, dimana jumlah kasus aktif di Indonesia makin menurun,” ujar Wiku.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Tembus 400.483

Sedangkan jumlah kasus sembuh kumulatif saat ini 329.778 atau 81,6%. Angka ini kata Wiku lebih tinggi dari persentase rata-rata dunia yaitu 73,12%. Untuk jumlah kasus meninggal kumulatif di Indonesia berjumlah 13.701 kasus atau 3,4%, dibandingkan rata-rata dunia sebesar 2,63%.

Selain itu, hari ini juga terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.565 kasus. Pasien sembuh harian bertambah 3.985 kasus. Dan pasien meninggal hari ini bertambah sebanyak 89 kasus. Jumlah suspek ada 68.888 kasus dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 34.317 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 502 kabupaten/kota.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC