Connect with us

Hot Topic

Polri: Situasi di Yahukimo Aman dan Terkendali

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Polri memastikan situasi di Yahukimo, Papua, aman dan terkendali pasca peristiwa kerusuhan antar dua suku yang menewaskan 6 orang beberapa waktu lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan, TNI-Polri terus melakukan patroli sehingga situasi kembali seperti semula.

“Situsi aman dan terkendali. Patroli yang tujuannya mengamankan terus akan dilakukan untuk memastikan situasi tetap terjaga,” kata Ramadhan, Senin 11 Oktober 2021.

Namun, Ramadhan menyampaikan, masih ada 3.609 orang yang mengungsi. Menurut Ramadhan, mereka mengungsi karena masih trauma atas kejadian itu.

Baca juga: Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan di Yahukimo

“Mesti dipahami masyarakat yang mengungsi dalam kondisi trauma,” kata Ramadhan.

Peristiwa penyerangan suku Yali terjadi pada Minggu 3 Oktober 2021. Akibatnya enam orang meninggal dunia pada peristiwa tersebut.

Sejauh ini, polisi telah menangkap dan mengamankan 24 tersangka. Satu di antara tersangka itu bernama Morume Keya Busup. Dia diduga merupakan dalang kerusuhan yang menewaskan 6 orang itu.

Polisi masih mendalami peran dari masing-masing tersangka. Selain itu, Polda Papua masih melakukan pengejaran terhadap daftar pencarian orang (DPO) lain yang diduga terlihat dalam peristiwa tersebut.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Kalahkan Jepang, China Juara Uber Cup 2020

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Tim bulutangkis China merebut tropi Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada laga final. Pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu dini hari (17/10/2021), China mengalahkan juara bertahan Jepang dengan skor 3-1.

Hasil pertandingan yang dikutip dari laman resmi BWF menunjukkan satu-satunya angka yang diraih Tim Negeri Sakura diperoleh dari pemain tunggal putri Akane Yamaguchi yang tampil pada partai pembuka. Akane mengalahkan Chen Yu Fei 21-18, 21-10.

Tiga partai selanjutnya dimenangi oleh Tim Negeri Tirai Bambu, yakni ganda putri pertama, tunggal putri kedua dan ganda putri kedua. Pasangan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan membuka angka bagi Tim China dengan menundukkan ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto 29-27, 15-21, 21-18 yang berlangsung hampir dua jam.

He Bing Jiao menambah keunggulan Tim China menjadi 2-1 dengan mengalahkan Sayaka Takahashi dalam dua gim langsung 21-9, 21-18.

Baca juga: Ester Nurumi Gagal Sumbang Angka, Indonesia Tersingkir di Perempat Final Piala Uber

Pasangan Huang Dong Ping/Li Wen Mei memastikan Tim China membawa pulang Piala Uber dengan mengunci kemenangan ketat 24-22, 23-21 atas Misaki Matsutomo/Nami Matsuyama yang berlangsung satu jam tiga menit.

Kemenangan tersebut mengembalikan dominasi China yang pada 2018 tersingkir di perempat final Piala Uber, dengan menambah catatan gelar yang ditorehkannya menjadi total 15.

Berikut ini hasil lengkap final Piala Uber, China vs Jepang (3-1) Tunggal putri 1 Akane Yamaguchi vs Chen Yu Fei 21-18, 21-10. Ganda putri 1 Chen Qing Chen/Jia Yi Fan vs Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto 29-27, 15-21, 21-18 Tunggal putri 2 He Bing Jiao vs Sayaka Takahashi 21-9, 21-18. Ganda putri 2 Huang Dong Ping/Li Wen Mei vs Misaki Matsutomo/Nami Matsumaya 24-22, 23-21 Tunggal 3 Han Yue vs Aya Ohori (tidak dimainkan).

IG

Continue Reading

Hot Topic

Fajar/Rian Menang, Indonesia ke Babak Final Piala Thomas

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menang melawan wakil Denmark Mathias Christiansen/Frederik dengan skor 21-14, 21-14 dalam laga semifimal Piala Thomas di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu malam WIB.

Kemenangan ini, membawa Tim Indonesia berhak melaju ke babak final Piala Thomas usai menundukkan Denmark dengan kedudukan akhir 3-1.

Pada gim pertama, kedua pasangan itu sempat bersaing ketat. Awalnya, Christiansen/Sogaard mencuri poin-poin pembuka. Fajar/Rian pun harus mengejar dan mampu menyamakan kedudukan 5-5.

Setelah itu, kedua pasangan saling serang dan berebut angka. Untungnya, perlawanan dari pasangan baru Denmark itu tak berarti banyak, sebab setelah imbang 8-8, Fajar/Rian mengambil alih permainan dan memimpin hingga merebut gim pertama dengan skor 21-14.

Baca juga: Jonatan Christie Pastikan Kemenangan Indonesia Atas Denmark 2-1

Di gim kedua, kekuatan Fajar/Rian semakin tak terbendung. Mereka sepertinya sudah bisa membaca pola main lawan dan menemukan celah untuk meraup banyak poin. Terbukti, mereka mampu memperlebar jarak hingga 11-2.

Tak sulit bagi Fajar/Rian untuk merebut poin-poin berikutnya, karena pasangan anyar Denmark itu sering kali membuat kesalahan. Fajar/Rian pun mengakhiri laga tersebut dengan kemenangan 21-14.

Dengan hasil tersebut, maka kedudukan Indonesia unggul 3-1 atas Denmark dan dipastikan melaju ke babak final Piala Thomas.

Sebelumnya pada partai pembuka, pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting gagal menyumbang angka kemenangan pertama setelah ditaklukkan Viktor Axelsen dalam dua gim langsung dengan skor 9-21, 15-21.

Pada partai kedua, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mampu membawa kedudukan Skuad Garuda imbang 1-1 dengan Denmark setelah mereka memetik kemenangan rubber game 21-13, 10-21, 21-15 atas Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Selanjutnya di partai ketiga, tunggal putra Jonatan Christie juga menang tiga gim 25-23, 15-21, 21-16 atas Anders Antonsen.

Indonesia sebetulnya masih menyisakan satu wakil, yakni tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito yang akan bertarung melawan Hans-Kristian Solberg Vittinghus.

Namun dengan kemenangan Indonesia 3-1 atas Denmark, maka partai terakhir itu tidak perlu lagi dimainkan.

Selanjutnya pada babak final Piala Thomas, Indonesia akan berjumpa dengan China, yang mengalahkan Jepang 3-1. Laga final tersebut akan digelar pada Minggu (17/10) pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 18.00 WIB.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Tiga Orang Meninggal Dunia dan Enam Luka Berat Akibat Gempa di Bali

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Gempa bumi magnitudo 4,8 mengguncang 8 km barat laut Karangasem pada Sabtu 16 Oktober 2021 pukul 3.18 WIB.

Guncangan gempa berdampak pada jatuhnya korban jiwa di wilayah Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali melaporkan, hingga saat ini ada empat warga Kabupaten Karangasem yang mengalami luka berat dan sembilan orang luka ringan.

“Selain itu, ada satu warga bernama Ni Luh Meriani berusia 3 tahun dari Dusun Jatituhu, Desa Ban, Karangasem, yang meninggal dunia akibat gempa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin dikutip Antara.

Menurut catatan BPBD Bali, gempa dengan magnitudo 4,8 yang berdampak di Kabupaten Karangasem dan Bangli itu telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, enam orang luka berat, 10 orang luka ringan, satu orang trauma tekanan di perut, dan satu orang cedera ringan di kepala.

Baca juga: Bali Kembali Diguncang Gempa Susulan

“Korban yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka berat dan ringan di Kabupaten Karangasem, semuanya berasal dari Dusun Jatituhu, Desa Ban,” katanya.

Adapun identitas empat korban yang mengalami luka berat di Kabupaten Karangasem atas nama I Ketut Paing, I Ketut Keten, I Nyoman Sinar, dan Ni Nyoman Murni.

Sementara, sembilan warga yang mengalami luka ringan, yakni Putu Trimade, Kartawa, Komang Dukuh Bujangga, Budiarsana, Ketut Kartawa, Keristian, Ni Nyoman Nuada, I Nyoman Mudra dan Ni Nyoman Sukanada.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan akses jalan terganggu di Desa Cegi, Kecamatan Kubu, Karangasem, karena tertutup longsor.

Selanjutnya berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 11.45 Wita, untuk dampak gempa di Kabupaten Bangli telah menyebabkan dua orang meninggal dunia, dua orang luka berat, satu orang luka ringan, satu orang trauma tekanan di perut, dan satu orang cedera ringan di kepala.

“Mereka ini ada yang dari Desa Trunyan, Desa Suter dan Desa Peninjoan,” ucap Rentin.

Korban meninggal dunia di Kabupaten Bangli bernama Ni Kadek Wahyu (25 tahun) dan Lionel Adi Putra (8 tahun). Kedua korban berasal dari Desa Trunyan.

Selanjutnya dua warga Trunyan lainnya, yakni Ni Made Mudawati (50) mengalami luka berat dan Putu Novitasari mengalami luka ringan.

Ni Wayan Sunadi (71) dari Banjar Beluhu, Desa Suter mengalami luka ringan, Putu Artika (36) dari Banjar Pulasari, Desa Peninjoan, mengalami trauma tekanan di perut dan Ni Luh Putu Setyawati (16) dari Banjar Pulasari, Desa Peninjoan, mengalami cedera ringan di kepala.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC