Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS Revisi Data Omicron
Internasional

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS Revisi Data Omicron

Channel9.id-Amerika Serikat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyatakan kalau 58.6% kasus Covid-19 di Amerika Serikat berasal dari varian Omicron per tanggal 25 Desember, Rabu (29/12/2021).

Badan kesehatan AS itu juga merevisi jumlah kasus Omicron pada minggu kedua Desember menjadi 22% dari yang awalnya 73%. Kesalahan data itu dikutip karena kecepatan varian Omicron yang begitu cepat.

“Kita mempunyai banyak data yang datang pada saat itu dan baru diketahui ada pengurangan kasus Omicron,” ungkap juru bicara CDC. “Penting untuk diketahui kalau kami masih melihat adanya pelonjakan kasus Omicron,” lanjutnya.

Baca juga: Dua Perusahaan Penerbangan di AS Batalkan Keberangkatan Sebelum Natal

Varian yang mudah menular itu pertama kali ditemukan di daerah selatan Afrika dan Hong Kong pada bulan November. Di Amerika Serikat sendiri, kasus pertama Omicron tercatat baru ditemukan pada tanggal 1 Desember pada orang yang baru saja kembali dari Afrika Selatan, ia dilaporkan sudah divaksin dua kali.

Sejak saat itu, varian itu dengan cepat menyebar di AS, menyebabkan banyaknya layanan penerbangan yang membatalkan penerbangannya pada saat masa-masa libur Natal dan Tahun Baru.

Data CDC juga menunjukkan bahwa varian Delta, yang menjadi varian paling dominan beberapa bulan terakhir ini, merupakan varian yang bertanggung jawab atas 41.1% warga AS yang positi Covid-19 per tanggal 25 Desember.

Mantan Komisaris Administrasi Makanan dan Obat-Obatan AS, Scott Gottlieb mencuit di Twitter, jika estimasi baru CDC itu tepat, maka bisa diasumsikan kalau sebagian besar pasien positif Covid-19 yang dilarikan ke rumah sakit itu bukan karena Omicron, tapi karena Delta.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  17  =  27