Channel9.id-Jakarta. Serial drama Indonesia semakin banyak diproduksi dengan beragam tema yang semakin memperkaya khasanah hiburan di Tanah Air. Kali ini, serial drama Indonesia baru berjudul ‘Night Shift for Cuties’ siap tayang di platform Netflix mulai 4 Juni 2026.
Serial ini menceritakan persahabatan karyawan toko swalayan bernama Muti dan Jenar serta upaya mereka untuk mewujudkan mimpi berjumpa dengan idola.
“Kami ingin menghadirkan potret kehidupan remaja sekaligus dinamika penggemar K-pop di Indonesia saat ini,” kata sutradara Monica Vanesa Tedja dalam siaran pers Netflix Indonesia, Senin (4/5/2026).
Monica menggarap skenario serial drama delapan episode itu bersama Aline Djayasukmana.
Lucky Kuswandi, sutradara film ‘Dear David’ (2023) dan ‘Ali & Ratu Ratu Queens’ (2021), bersama Kevin Ryan Hikmawan menjadi produser dalam penggarapan serial tersebut.
Serial ‘Night Shift for Cuties’ mengisahkan tentang kehidupan dua remaja penggemar KPop, yang awalnya baik-baik saja sebagai sahabat. Bukan hanya sekadar remaja, mereka juga diceritakan pekerja di minimarket.
Namun, keadaan berubah ketika mereka harus bersaing untuk bertemu dengan sang idola di Korea Selatan. Akankah mereka mendapatkan kesempatan sekali seumur hidup? Dan bagaimana hubungan persahabatan mereka yang akan diuji?
Sebagai debut karya panjang dari talenta baru Monica Vanesa Tedja dan diproduksi oleh Soda Machine Films, serial ‘Night Shift for Cuties’ menggandeng bintang-bintang muda yang berbakat dengan aktingnya yang gemilang.
Aktris Shenina Cinnamon yang meraih penghargaan Piala Gunungan Festival Film Wartawan Indonesia 2022 berkat aktingnya yang gemilang dalam film ‘Penyalin Cahaya’ itu kini berperan sebagai Muti.
Kemudian Nadya Syarifa, creative worker, copywriter, host, penyanyi, model dan influencer itu kini memerankan tokoh Jenar dalam serial ‘Night Shift for Cuties’ produksi Soda Machine Films.
Selain Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa, serial ‘Night Shift for Cuties’ juga dibintangi Sunny Soon, Emir Mahira, Gabrielle Novangeline, Bima Azriel, Ibnu Jamil, Ersa Mayori, Sita Nursanti, Indra Birowo, Park Nam, dan Baek Seo Ra.
Kontributor: Akhmad Sekhu





