Connect with us

Nasional

Terapkan Prokes Ketat, Kemendagri: Prosesi Pelantikan Bupati/Walikota Sesuai UU

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Akmal Malik memastikan prosesi pelantikan Bupati/Walikota hasil Pilkada Serentak 2020 pada akhir Februari 2021 mendatang akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Rencananya, pelantikan akan digelar secara virtual.

Akmal menegaskan, pelantikan secara virtual itu dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19, dengan mengurangi kegiatan tatap muka dan mobilitas di daerah. Cara itu, kata Akmal, dijalankan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

“Nanti rencananya agar juga tidak melanggar ketentuan pasal 164 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, bahwasanya Bupati/Walikota dilantik di ibukota provinsi, dengan Gubernur yang akan melantik tetap berada di ibukota provinsi,” ujarnya pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/02).

Baca juga: Kemdagri: Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Dilakukan Serentak dan Bertahap

Akmal menyebut, jumlah tamu undangan yang menghadiri pelantikan dibatasi. “Kita dapat memahami betapa banyaknya pergerakan dari kabupaten/kota ke provinsi, ketika pelantikan kita laksanakan di ibukota provinsi, sehingga tidak relevan dengan semangat kita untuk memerangi Covid-19,”katanya.

Lebih lanjut, keserentakan pelantikan bupati/walikota juga dinilai sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita membangun keserentakan ini adalah amanat Undang-Undang. Kita melaksanakan ini sebagai langkah untuk memerangi Covid-19, jadi agar jangan terlalu banyak kegiatan-kegiatan di daerah,”tandas Akmal.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mendikbud Luncurkan Tiga Layanan Pemantau Kinerja Perguruan Tinggi

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Mendikbud Nadiem Makarim meluncurkan tiga layanan yang bertujuan memantau dan mempercepat kinerja perguruan tinggi.

Tiga layanan tersebut yakni Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK) Dosen, Dashboard Indikator Kerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Command Center Dikti.

“Peningkatan kualitas mahasiswa, dosen, institusi, dan sistem pendidikan tinggi adalah tujuan dan cita-cita yang ingin kami capai melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” kata Nadiem berdasarkan keterangan resmi, Jumat 5 Maret 2021.

Nadiem menjelaskan, Selancar Pak Dosen dapat digunakan untuk menelusuri proses pengajuan usulan kenaikan pangkat dosen. Selain itu, aplikasi ini dapat mempermudah dosen untuk mendapatkan informasi terkait proses pengusulan kenaikan pangkat atau jabatan akademik.

“Aplikasi tersebut dapat digunakan melalui ponsel untuk memudahkan dosen mengetahui proses usulannya dan mendapatkan informasi melalui email dan web maupun WhatsApp secara real-time dan transparan,” ujarnya.

Aplikasi berikutnya Dashboard IKU berguna untuk membantu perguruan tinggi mengawasi capaian IKU yang dihitung berdasarkan poin pencapaian target dan pertumbuhan capaian, serta pengurangan poin jika ada temuan audit. Capaian nilai IKU digunakan sebagai dasar pemberian insentif BOPTN.

Layanan yang ketiga yakni Command Center dirancang sebagai pusat data yang akan membantu pemantauan keseluruhan aktivitas yang dilakukan melalui berbagai aplikasi data pendidikan tinggi.

“Semoga dengan dirancang dan diluncurkannya ketiga aplikasi ini, ibu dan bapak dosen sekalian dapat terus termotivasi untuk mengembang peserta didik dan institusi untuk sistem pendidikan tinggi Indonesia yang berkualitas dan tanggap dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

HY

Continue Reading

Nasional

Kemenkes Permudah Layanan Vaksin Bagi Lansia

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kementerian Kesehatan terus berupaya mempermudah akses bagi masyarakat mendapatkan vaksin. Seperti memperpendek jarak jangkauan bagi warga lansia mengakses vaksin dekat dari rumah, hingga mendekatkan lokasi vaksinasi bagi para pelaku pariwisata.

Bagi warga lanjut usia (lansia), Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran. Agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya.

“Dengan demikian para lansia tidak harus mengantri dan bepergian jauh sampai ke fasilitas kesehatan di ibukota provinsi untuk memperoleh vaksin,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (4/3/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Seperti yang sudah dirasakan warga lansia khusus yang memiliki KTP DKI Jakarta, saat ini sudah bisa mengakses vaksin secara drivethru. Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan, Halodoc dan Gojek. Lokasinya berada di lapangan parkir hall C, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Layanan ini sudah dibuka mulai Rabu 3 Maret 2021 dan akan terus berlangsung hingga akhir 2021 mendatang. Vaksinasi beroperasi setiap hari. Dengan jam pelayanan vaksin dimulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Para lansia ber-KTP DKI Jakarta, cukup mendaftarkan diri melalui layanan aplikasi kesehatan Halodoc.

Diharapkan melalui layanan vaksinasi Drivethru, jumlah antrian vaksinasi lansia di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta akan berkurang. Dan mempermudah para lansia mendapatkan akses vaksin Covid-19.

“Perlu diingat, kerjasama yang dijalin dengan Halodoc dan Gojek, bukan merupakan bentuk komersialisasi vaksin Covid-19. Kerjasama ini merupakan upaya meningkatkan cakupan vaksinasi di provinsi DKI Jakarta. Selain itu program vaksinasi drivethru ini gratis dan tidak dipungut biaya,” lanjut Wiku.

Lalu pada vaksinasi pariwisata, Kemenkes bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerjasama dengan Grab dan Good Doctor. Program yang dilakukan juga menggunakan sistem drivethru yang bertempat di Pulau Bali yang ditujukan pada pelaku pariwisata.

Pusat vaksinasi pertama akan beroperasi di Bali mulai 27 Februari – 5 Maret 2021 untuk gelombang 1. Dan 13 – 19 Maret 2021 untuk gelombang 2 yang berlokasi di Bali Nusa dua Convention Center. Program ini juga gratis dan diharapkan dapat mengakselerasi kekebalan komunitas dan memulihkan sektor pariwisata di Pulau Bali.

 

Continue Reading

Nasional

Pengunjung dan Karyawan Kafe Wajib Tes Rapid Antigen Bioscience

Published

on

By

Pengunjung dan Karyawan Kafe Wajib Tes Rapid Antigen Bioscience

Channel9.id-Surabaya. Untuk menggencarkan pelacakan potensi kasus Covid-19 di Kota Surabaya, para pengusaha yang tempat usahanya berpotensi mengundang kerumuman warga diwajibkan untuk melakukan uji tes Rapid Antigen Bioscience.

Pengetesan Covid-19 diberikan diberikan baik kepada pegawai maupun pengunjung. Metode pengetesan saat akan masuk di Buro Beer Garden dikawasan Jalan Sumatera Surabaya. Tes Covid-19 bagi setiap pengunjung cafe yang digagas Perkumpulan Pekerja Rumah Hiburan Umum (PERPERHU) Jawa Timur tersebut sebagai upaya menekan klaster baru penyebaran Covid-19.

Pengurus Perperhu Jawa Timur John Suy menuturkan, proses Rapid Antigen Bioscience ini menggunakan sample air liur. Dalam hitungan lima menit hasil tes sudah dapat diketahui dan dilakukan pendataan. Jika hasilnya diketahui positif maka pengunjung tidak diperbolehkan masuk kedalam.

Baca juga : Pengendara Diwajibkan Memasuki Posko COVID-19 di Surabaya

Tidak memerlukan waktu lama dalam proses pengecekan. Hanya berselang lima menit, hasil tes sudah dapat diketahui dan dilakukan pendataan.

“Jika hasilnya diketahui positif, maka tidak diperbolehkan masuk ke dalam,” terang Pengurus Perperhu Jawa Timur, John Suy.

John menerangkan, hasil pengecekan ini dapat diketahui pengunjung yang masuk ke dalam kafe benar-benar steril dan tidak terpapar Covid-19.

Pria yang juga menjadi general manager salah satu RHU di Surabaya ini menuturkan, uji coba tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah adanya klaster baru Covid-19.

Juga sekaligus menjadi salah satu langkah kongkrit dari RHU dalam mentaati aturan pemerintah. Sehingga RHU yang telah sesuai standar prokes mendapat kelonggaran. Baik jam operasional maupun pembatasan jumlah pengunjung.

Continue Reading

HOT TOPIC