Channel9.id-Jakarta. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali memperkuat langkah internasionalisasinya melalui penyelenggaraan Embassy Goes to Campus: Education and Culture Festival 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ, Selasa (30/6), menghadirkan perwakilan diplomatik dari 12 negara untuk membuka akses mahasiswa terhadap informasi pendidikan, beasiswa, dan kerja sama internasasional.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ Andy Hadiyanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi UNJ membangun jejaring global sekaligus memberikan pengalaman internasional secara langsung kepada mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para diplomat, mengenal sistem pendidikan tinggi di berbagai negara, mempelajari peluang beasiswa, program pertukaran mahasiswa, hingga menjalin jejaring internasional yang akan bermanfaat bagi pengembangan karier mereka di masa depan,” ujar Andy.
Ia menegaskan perguruan tinggi harus memperkuat kolaborasi lintas negara untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, UNJ terus memperluas kemitraan internasional sebagai bagian dari upaya menjadi universitas bereputasi global.
Lebih dari 500 peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, guru, dan masyarakat umum memadati lokasi acara. Mereka mengunjungi booth kedutaan yang menyajikan informasi mengenai sistem pendidikan tinggi, peluang beasiswa, pertukaran mahasiswa, bahasa, hingga budaya dari berbagai negara.
Sebanyak 12 negara berpartisipasi dalam festival ini, yakni Australia, Mesir, Prancis, Yunani, Iran, Italia, Jepang, Maroko, Meksiko, Palestina, Rusia, dan Taiwan. Selain pameran, sejumlah perwakilan negara juga menggelar sesi berbagi mengenai peluang studi lanjut dan program beasiswa di negara masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai persyaratan kuliah di luar negeri, program pertukaran mahasiswa, hingga peluang kerja sama riset.
Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasir El Shemy, mengapresiasi konsistensi UNJ dalam menyelenggarakan kegiatan internasional. Menurutnya, agenda seperti ini berkontribusi terhadap peningkatan reputasi kampus di tingkat global dan layak terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak negara.
Sementara itu, booth Palestina menjadi salah satu yang paling banyak dikunjungi. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdul Fatah Al Sathry turut menyapa mahasiswa serta memperkenalkan budaya negaranya melalui sajian kurma, kopi khas Palestina, hingga hidangan nasional Maqlubah.
UNJ menilai penyelenggaraan Embassy Goes to Campus 2026 semakin mempertegas komitmen kampus dalam membangun diplomasi pendidikan, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan lingkungan akademik berdaya saing global. Dalam beberapa tahun terakhir, UNJ juga aktif menggelar berbagai forum dan festival internasional serta memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi di berbagai kawasan dunia.
Baca juga: IKA UNJ Support Kegiatan Internasional Mahasiswa UNJ





