Channel9.id – Jakarta. Pemerintah bersama Danantara Indonesia dan Arm Limited membuka program pelatihan semikonduktor bagi insinyur muda Indonesia untuk memperkuat kapasitas teknologi nasional. Program ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin bergantung pada teknologi semikonduktor di berbagai sektor strategis.
Dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Rabu (22/4/2026), industri semikonduktor saat ini menjadi fondasi pengembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, perangkat pintar, hingga kendaraan listrik. Melalui kolaborasi ini, peserta diharapkan memahami ekosistem teknologi global sekaligus membuka peluang karier di industri yang terus berkembang.
Program pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Danantara dan Arm yang ditandatangani di Inggris pada 23 Februari 2026. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya percepatan penguasaan teknologi semikonduktor di Indonesia.
Pendaftaran “Joint Semiconductor Training” dibuka hingga 3 Mei 2026 dan pelatihan akan berlangsung pada 20-22 Mei 2026 di Jakarta. Program ini terbuka bagi mahasiswa tingkat akhir, lulusan baru, hingga profesional di bidang Ilmu Komputer atau Teknik Elektro.
Program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari praktisi global serta memahami perkembangan teknologi terkini. Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikat dan berpeluang direkrut oleh perusahaan BUMN.
“Bersama Arm sebagai perusahaan semikonduktor terkemuka asal Inggris, program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari praktisi global,” demikian dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
“Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan peserta pelatihan terbaik berkesempatan direkrut oleh perusahaan BUMN,” sambungnya.
HT





