Connect with us

Hot Topic

Pesta Usai Vaksin Covid-19, Raffi Ahmad Minta Maaf

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Presenter kondang Raffi Ahmad mengunggah video klarifikasi dan permintaan maaf terkait dirinya berpesta dan berfoto tanpa masker usai suntik vaksin Covid-19.

Raffi pun menjelaskan terkait isu tersebut melalui unggahan video berdurasi 2.23 menit di akun Instagram @raffinagita1717, pada Kamis (14/01).

“Sebelumnya, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Jokowi, Sekretariat Presiden, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam,” kata Raffi.

Ia menyebut, pesta tersebut diadakan di rumah pribadi salah satu ayah temannya yang menerapkan protokol kesehatan sebelum tamu masuk.

Baca juga: Istana Sudah Tegur Raffi Ahmad Karena Langgar Prokes Usai Divaksin

Raffi juga menjelaskan alasan soal dirinya membuka masker di pesta tersebut. Raffi mengaku, saat itu hendak makan. Namun, ada seseorang yang memotret dan menggunggah tanpa sepengetahuannya.

“Tapi apapun itu, saya juga minta maaf atas kejadian ini jadi heboh,”imbuhnya.

Ayah satu anak ini mengatakan, dirinya tidak ingin mengecewakan banyak pihak. Apalagi Raffi termasuk orang yang pertama menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Saya tidak ingin mengecewakan, apalagi kemarin Alhamdulilah saya beruntung mendapatkan vaksin pertama. untuk kedepannya saya ingin lebih baik lagi,”imbuhnya.

Suami artis Nagita Slavina ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yakni 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tak hanya itu ia juga meminta masyarakat untuk tidak takut disuntik vaksin Covid-19.

“Itu adalah salah satu hal yang terbaik untuk kita semua. Untuk semuanya, jangan takut vaksin dan tetap mematuhi 3M dan jaga kesehatan,”tutupnya.

Seperti diketahui, Raffi Ahmad merupakan salah satu penerima suntikan vaksin Covid-19 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (13/01) kemarin. Usai vaksinasi, beredar foto Raffi Ahmad hadir dalam satu pesta.

Pihak Istana pun merespon kabar tersebut. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyampaikan, pihaknya sudah menegur artis Raffi Ahmad karena kedapatan melanggar protokol kesehatan beberapa jam usai menjalani vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Listyo Sigit: Hukum Tidak Boleh Lagi Tajam ke Bawah, Tapi Tumpul ke Atas

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, jika dirinya menjadi Kapolri, proses penegakan hukum tidak boleh lagi bersifat tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

“Ke depan tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Sebagai contoh, tidak boleh ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum,” kata Listyo Sigit saat mengikuti fit and proper test Kapolri di Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu 20 Januari 2021.

Selain itu, tidak boleh ada lagi kasus seperti yang dialami seorang ibu yang menjadi tersangka setelah dilaporkan anaknya. Dia menilai, kasus-kasus yang menganggu keadilan masyarakat tidak boleh lagi ada di Polri.

“Tentunya ke depan tidak boleh lagi atau tentunya kasus lain yang mengusik rasa keadilan masyarakat,” kaya Listyo.

Namun, dia menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan humanis. Lantaran, masyarakat membutuhkan proses penegakan hukum yang menegakan keadilan, bukan dalam rangka memeroleh kepastian hukum.

“Saat ini, masyarakat perlu penegakan hukum yang menegakkan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan penegakan hukum bukan dalam rangka untuk kepastian hukum,” katanya.

Listyo menyampaikan, hal-hal itu yang akan menjadi fokus utama perbaikan di tubuh Polri. Sehingga, mampu mengubah wajah Polri yang memenuhi harapan masyarakat dengan orientasi kepentingan masyarakat berbasis hukum berkeadilan dan menghormati HAM, serta mengawal proses demokrasi.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Idham Azis Antar Calon Kapolri Listyo Sigit ke DPR

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit menjalani fit and proper test di Komisi III DPR hari ini. Saat menuju DPR, Kapolri Jenderal Idham Azis mengantar Listyo.

“Saya baru saja mengantar Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menjalankan fit and proper test dalam rangka pencalonan beliau sebagai Kapolri ke-25,” kata Idham Azis, Rabu 20 Januari 2021.

Idham menjelaskan, sikap ini merupakan bagian dari pembelajaran kepada para junior. Dia pun mengaku sejauh ini regenerasi berjalan baik dan mulus.

“Ini saya lakukan untuk memberi pelajaran kepada generasi Polri bahwa pergantian kepemimpinan Polri itu adalah suatu keniscayaan. Untuk memberi gambaran bahwa institusi Polri regenerasinya berjalan dengan baik dan mulus,” kata Idham Azis.

Baca juga: Hari Ini, Komjen Listyo Sigit Jalani Fit and Proper Test 

Idham menyatakan, proses mengantar Listyo ke DPR merupakan tradisi yang harus terus dijalankan ke depan. Ini juga menunjukkan internal Polri sangat solid.

“Dengan saya mengantar beliau ini merupakan tradisi baru yang harus kita tumbuh kembangkan dan jadi pembelajaran bagi generasi Polri berikutnya sehingga dalam internal solid,” ujar dia.

Idham juga memastikan para senior Komjen Listyo akan mendampingi proses ini sampai pelantikan berlangsung. Dia pun meminta doa dari semua pihak supaya proses ini berjalan lancar.

“Saya juga didampingi sama senior saya adik-adik saya bahwa kita semua mempunyai kewajiban untuk mengantar Bapak Komjen Listyo sampai nanti pelantikan beliau oleh Bapak Presiden sehinga beliau mejadi Kapolri yang ke-25,” katanya.

HY

Continue Reading

Hot Topic

DVI RS Polri Terima 324 Kantong Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Tim DVI RS Polri telah menerima 324 kantong jenazah korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Tim DVI membutuhkan kantong-kantong itu untuk memudahkan proses identifikasi korban.

“Kemudian total body part, body bag yang kami terima dari fase satu dari Tanjung Priok sebanyak 324 kantong. Tadi malam ada penambahan,” kata Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko, Rabu 21 Januari 2021.

Sedangkan sampel DNA yang diterima tim DVI, masih sama seperti kemarin, yakni 438 sampel. Jumlah korban sudah yang teridentifikasi yakni 40 korban.

Hery mengatakan identifikasi masih dilakukan. Dia menyatakan data yang diberikan adalah update sampai hari ini per pukul 09.00 WIB.

“Sebelumnya dari 40 korban teridentifikasi, 27 korban sudah diserahkan pada keluarganya,” ucap Hery.

HY

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC